

Market Analysis
Tips dan Cara Trading NZDJPY yang Aman untuk Pemula

Bagi trader pemula, memilih pasangan mata uang yang tepat untuk memulai sangat penting. Salah satu pasangan yang menarik untuk dipelajari adalah NZDJPY. Artikel ini akan membimbing Anda memahami cara trading NZDJPY dari dasar hingga siap memulai trading pertama Anda. Mulai dari pengenalan pasangan mata uang, karakteristiknya, hingga strategi awal yang bisa Anda gunakan.
Apa itu NZDJPY?
NZDJPY adalah simbol dari pasangan mata uang yang terdiri dari Dolar Selandia Baru (NZD) sebagai mata uang dasar dan Yen Jepang (JPY) sebagai mata uang kutipan. Dalam dunia forex, pasangan ini termasuk dalam kategori cross pair karena tidak melibatkan Dolar AS (USD).
Dengan kata lain, saat Anda membeli NZDJPY, artinya Anda membeli Dolar Selandia Baru dan secara bersamaan menjual Yen Jepang. Sebaliknya, saat menjual pasangan ini, Anda menjual NZD dan membeli JPY.
Pasangan ini sangat populer di kalangan trader karena dipengaruhi oleh dua ekonomi yang cukup berbeda, yaitu ekonomi berbasis komoditas (New Zealand) dan ekonomi berbasis ekspor serta kebijakan moneter longgar seperti Jepang.
Baca juga: Langkah Awal Memahami Pergerakan Dasar Trading NZDJPY!
Karakteristik Trading NZDJPY
Sebelum memutuskan untuk mulai trading NZDJPY, ada baiknya Anda memahami karakteristik khas dari pasangan mata uang ini. Berikut beberapa poin pentingnya:
1. Volatilitas Sedang hingga Tinggi
NZDJPY tergolong pasangan mata uang dengan volatilitas yang cukup menarik. Ini memberikan peluang besar bagi trader harian (day trader) maupun swing trader untuk memanfaatkan pergerakan harga dalam jangka pendek hingga menengah.
2. Dipengaruhi oleh Sentimen Risiko Global
NZD adalah mata uang yang dikenal sebagai risk-sensitive atau sensitif terhadap risiko. Sementara JPY sering dianggap sebagai safe haven. Jadi, ketika sentimen pasar global sedang positif (risk-on), NZD cenderung menguat terhadap JPY. Sebaliknya, saat sentimen negatif (risk-off), JPY bisa menguat karena investor mencari aset yang lebih aman.
3. Jam Aktif Trading
Pasangan NZDJPY aktif diperdagangkan saat sesi Asia (sekitar pukul 06.00 – 14.00 WIB), karena pasar Tokyo dan Wellington buka pada waktu tersebut. Likuiditas terbaik biasanya terjadi pada jam-jam ini.
4. Dipengaruhi oleh Komoditas
Selandia Baru adalah negara eksportir komoditas seperti susu, daging, dan kayu. Pergerakan harga komoditas ini bisa berdampak langsung pada nilai tukar NZD, yang pada akhirnya memengaruhi pasangan NZDJPY.
5. Suku Bunga
Perbedaan suku bunga antara Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) dan Bank of Japan (BoJ) juga memainkan peran penting dalam menentukan arah tren NZDJPY. Saat RBNZ cenderung menaikkan suku bunga sementara BoJ tetap mempertahankan suku bunga rendah, NZDJPY cenderung bullish.
Cara Trading NZDJPY
Jika Anda baru mengenal dunia trading, penting untuk memahami platform yang digunakan untuk melakukan transaksi. Platform trading seperti MetaTrader 4, MetaTrader 5, atau aplikasi trading berbasis web yang disediakan oleh broker menjadi tempat Anda mengamati chart, mengatur strategi, dan mengeksekusi order.
Namun, sebelum benar-benar menempatkan modal Anda, ada baiknya Anda memanfaatkan program atau promosi yang bisa meminimalkan risiko awal. Salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan adalah program Welcome Reward dari Dupoin.
Melalui program ini, Anda bisa mulai trading dengan akun promo dan mendapatkan bonus hingga $100 tanpa perlu deposit awal. Ini merupakan langkah ideal bagi pemula untuk merasakan langsung dinamika pasar forex tanpa takut kehilangan uang pribadi. Dengan adanya modal virtual dari Welcome Reward, Anda bisa menguji strategi trading NZDJPY secara real-time tanpa tekanan finansial.
Klik Banner untuk informasi lebih lanjut terkait program Welcome Reward.
Perhatikan Teknikal Trading NZDJPY
Salah satu tools gratis yang bisa Anda gunakan untuk menganalisis pergerakan harga NZDJPY adalah TradingView. Dengan fitur chart interaktif dan indikator teknikal yang lengkap, Anda bisa memantau arah pasar secara real-time dan membuat keputusan trading yang lebih bijak.
Pada chart 1 jam (1H) NZDJPY tanggal 1 Agustus 2025, terlihat pola harga mengalami fluktuasi cukup dinamis. Setelah sempat menurun hingga ke area sekitar 87.300 pada akhir Juli, harga mengalami rebound kuat pada awal Agustus dan menyentuh level tertinggi sekitar 88.900 sebelum kembali terkoreksi.
Struktur harga menunjukkan reversal naik (bullish reversal) yang cukup kuat sejak 31 Juli, ditandai dengan serangkaian candlestick bullish panjang yang membentuk higher high dan higher low. Namun, saat harga mendekati resistance minor di area 88.900, momentum tampak melemah dan terjadi koreksi ringan.
Kondisi saat ini mencerminkan potensi pembentukan konsolidasi jangka pendek, dengan level support sementara berada di sekitar 88.300 dan resistance di area 88.900. Trader dapat mempertimbangkan strategi buy on dip jika harga kembali turun ke area support tersebut, atau menunggu konfirmasi breakout di atas resistance untuk masuk posisi beli yang lebih agresif.
Pada grafik harian (1D) NZDJPY, terlihat bahwa tren harga mengalami pemulihan signifikan sejak awal April 2025 setelah sebelumnya mengalami tekanan bearish pada kuartal pertama tahun ini.
Setelah mencapai level terendah di bawah 80.000 pada bulan April, harga secara bertahap mulai menunjukkan tren naik yang konsisten, dengan serangkaian higher high dan higher low, menandakan perubahan momentum dari bearish ke bullish. Hingga awal Agustus 2025, harga telah mendekati zona resisten psikologis di kisaran 89.000, yang sempat tertembus namun kembali terkoreksi ringan.
Pola harga menunjukkan bahwa pasar NZDJPY sedang dalam fase konsolidasi ringan di dekat area resisten, namun masih mempertahankan struktur uptrend. Ini mengindikasikan potensi kelanjutan bullish jika harga berhasil breakout dan bertahan di atas level 89.000.
Adapun level-level penting yang bisa diperhatikan:
-
Support harian kuat berada di sekitar 87.500 – 87.000
-
Resistance utama di kisaran 89.500 – 90.000
Dengan kecenderungan tren naik yang stabil selama beberapa bulan terakhir, trader harian maupun swing trader dapat mempertimbangkan strategi buy the dip atau menunggu konfirmasi breakout di atas resistance untuk entri posisi beli lanjutan.
Kondisi ini juga menunjukkan bahwa fundamental pasar dan sentimen global cenderung mendukung penguatan NZD terhadap JPY, terutama saat risiko pasar meningkat dan investor menghindari aset safe haven seperti Yen.
Indikator Teknikal NZDJPY

Berdasarkan data indikator teknikal NZDJPY dari Investing.com per tanggal 1 Agustus 2025, terdapat kecenderungan sinyal campuran namun sedikit lebih condong ke arah bearish. Dari total 13 indikator yang ditampilkan, terdapat 4 sinyal sell, 3 netral, dan hanya 1 sinyal buy.
Indikator MACD(12,26) memberikan sinyal buy, menandakan momentum jangka pendek masih mendukung kenaikan. Namun, indikator lainnya seperti ROC, Bull/Bear Power, Highs/Lows, dan Ultimate Oscillator justru memberi sinyal sell, menunjukkan tekanan jual mulai meningkat dalam waktu dekat.
Sementara itu, sejumlah indikator osilator seperti Stochastic RSI (14), Williams %R, dan CCI (14) menunjukkan kondisi oversold atau jenuh jual. Ini dapat diartikan bahwa harga NZDJPY telah turun cukup dalam dan ada potensi teknikal untuk rebound atau pembalikan arah jika didukung sentimen pasar. Namun, karena belum ada konfirmasi pembalikan yang kuat, sinyal ini masih bersifat spekulatif.
RSI (14) berada di level 49.596, mendekati titik netral 50, menandakan tidak ada dominasi kekuatan antara pembeli dan penjual. ADX (14) yang berada di angka 33.079 menunjukkan adanya tren yang cukup kuat, namun tidak memberikan arah tren secara spesifik.
Jadi, meskipun terdapat beberapa sinyal oversold yang bisa memunculkan potensi pembalikan harga, mayoritas indikator masih mengarah pada tekanan sell.
Indikator Teknikal Moving Average

Selain itu, data Moving Averages (MA) NZDJPY, sinyal yang ditunjukkan bersifat netral dengan total 6 sinyal buy dan 6 sinyal sell, yang terbagi rata antara metode Simple Moving Average (SMA) dan Exponential Moving Average (EMA).
Untuk jangka pendek, baik SMA5, SMA10, dan SMA20 menunjukkan sinyal sell, karena harga saat ini berada di bawah nilai rata-rata masing-masing periode tersebut. Begitu juga dengan EMA5, EMA10, dan EMA20 yang seluruhnya juga memberikan sinyal sell, mengindikasikan bahwa momentum harga dalam beberapa hari terakhir cenderung melemah atau bergerak sideways ke bawah.
Namun, untuk jangka menengah hingga panjang, indikator SMA50, SMA100, dan SMA200 semuanya memberikan sinyal buy, yang juga sejalan dengan sinyal dari EMA50, EMA100, dan EMA200. Ini menunjukkan bahwa tren utama NZDJPY masih terjaga dalam kondisi bullish dalam horizon waktu yang lebih panjang.
Data MA ini menandakan bahwa NZDJPY berada dalam fase koreksi jangka pendek dalam tren naik jangka menengah hingga panjang. Trader perlu mencermati apakah pelemahan ini akan berlanjut atau justru menjadi peluang untuk masuk posisi beli saat harga menyentuh area support yang signifikan.
Pivot Points

data Pivot Points NZDJPY dari Investing.com per tanggal 1 Agustus 2025, level pivot utama berada di sekitar 88.72 – 88.73 menurut semua metode perhitungan yang ditampilkan, seperti Classic, Fibonacci, Camarilla, Woodie’s, dan DeMark’s. Ini menunjukkan konsistensi titik keseimbangan harga yang cukup kuat di sekitar area tersebut.
Penjelasan Setiap Level:
-
Pivot Point (PP) sekitar 88.72 – 88.73 adalah level tengah yang menjadi acuan utama arah tren harian. Jika harga berada di atas pivot ini, cenderung mengindikasikan sentimen bullish, sementara harga di bawah pivot mencerminkan tekanan bearish.
-
Support Levels (S1, S2, S3):
-
S1 berkisar antara 88.57 – 88.66, menunjukkan zona koreksi ringan yang bisa menjadi area pantulan awal.
-
S2 dan S3 yang lebih dalam seperti 88.52, 88.53, dan 88.38 menjadi penanda tekanan jual yang lebih kuat jika harga terus turun.
-
Resistance Levels (R1, R2, R3):
-
R1 sekitar 88.77 – 88.81 adalah level resistance awal. Jika harga menembusnya, bisa membuka jalan ke R2 di kisaran 88.85 – 88.93, dan R3 mendekati 89.00.
Data pivot points ini menunjukkan bahwa harga NZDJPY saat ini berada sangat dekat dengan level pivot utama, yakni di kisaran 88.72 – 88.73. Ini mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase pengujian arah, antara lanjut naik ke resistance atau turun menguji support.
Untuk trader, level pivot ini sangat berguna sebagai panduan entry dan exit:
-
Entry buy dapat dipertimbangkan saat harga menembus R1, dengan target ke R2.
-
Entry sell bisa dilakukan jika harga gagal bertahan di atas pivot dan turun menembus S1, dengan target ke S2.
Cara Menggunakan Informasi Ini untuk Pemula
-
Gunakan chart dari TradingView untuk memantau pergerakan harga NZDJPY secara real-time dan mengidentifikasi pola candlestick, support-resistance, serta potensi tren harian maupun mingguan.
-
Perhatikan teknikal timeframe 1 jam (1H) untuk membaca pergerakan harga jangka pendek. Jika harga mendekati resistance dan mulai koreksi, Anda bisa mempertimbangkan posisi jual jangka pendek, atau sebaliknya jika harga rebound dari support.
-
Gunakan analisis timeframe 1 hari (1D) untuk melihat arah tren jangka menengah. Jika tren naik masih terjaga seperti pada chart terbaru, fokuslah pada peluang beli saat harga koreksi.
-
Cermati data indikator teknikal seperti RSI, MACD, dan Stochastic untuk mengetahui apakah pasar sedang oversold (jenuh jual) atau overbought (jenuh beli), dan kapan kemungkinan harga akan berbalik arah.
-
Gunakan informasi dari Moving Averages untuk menentukan tren dominan. Jika MA jangka panjang menunjukkan sinyal buy sementara MA pendek menunjukkan sell, itu berarti harga sedang terkoreksi dalam tren naik, dan bisa menjadi peluang beli setelah koreksi selesai.
-
Manfaatkan Pivot Points sebagai acuan level penting harian. Jika harga berada di atas pivot point, bias umumnya cenderung naik, dan jika berada di bawah pivot, waspadai potensi penurunan.
-
Untuk mulai praktik trading tanpa risiko uang pribadi, manfaatkan program Welcome Reward dari Dupoin yang memberikan bonus hingga $100 untuk akun trading pemula. Ini cocok digunakan untuk menguji strategi berdasarkan analisis di atas tanpa khawatir kerugian finansial.
-
Gunakan pendekatan kombinasi: misalnya, tunggu harga menyentuh level pivot dan konfirmasi dari MACD atau RSI sebelum membuka posisi, agar keputusan trading Anda lebih terukur.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!


