English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Tips dan Cara Trading AUDNZD untuk Trader Pemula

Ocky Satria · 631.1K Views

Tips dan Cara Trading  AUDNZD untuk Trader Pemula

Dalam dunia trading forex, banyak pasangan mata uang yang bisa Anda pilih. Salah satunya adalah AUDNZD, pasangan mata uang dari dua negara tetangga yang ekonominya saling berkaitan erat: Australia dan Selandia Baru. Bagi trader pemula, memahami cara trading AUDNZD bisa menjadi langkah awal yang baik untuk mengenal dinamika pasar forex yang lebih kompleks.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai apa itu AUDNZD, karakteristik unik dari pasangan mata uang ini, serta strategi dan tips cara trading AUDNZD untuk pemula agar dapat meminimalkan risiko dan memaksimalkan peluang.

 

Apa itu AUDNZD?

AUDNZD adalah simbol pasangan mata uang yang menunjukkan nilai tukar antara Dolar Australia (AUD) dan Dolar Selandia Baru (NZD). Dalam pasangan ini, AUD adalah base currency (mata uang dasar) dan NZD adalah quote currency (mata uang kutipan). Artinya, jika harga AUDNZD berada di 1.0700, maka dibutuhkan 1.07 NZD untuk membeli 1 AUD.

Kedua mata uang ini berasal dari negara dengan hubungan ekonomi yang erat, terutama dalam bidang perdagangan komoditas dan pariwisata. Karena itu, pergerakan harga AUDNZD seringkali dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga dari Reserve Bank of Australia (RBA) dan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ), data ekonomi seperti GDP, inflasi, serta harga komoditas seperti susu dan logam.

Baca juga: Kenali Pasangan Mata Uang AUDNZD: Istilah dan Konsep Dasar!

Karakteristik Trading AUDNZD

Mengenal karakteristik pasangan mata uang ini penting sebelum Anda terjun ke pasar. Berikut adalah beberapa poin penting yang menggambarkan ciri khas AUDNZD:

  1. Volatilitas Cenderung Sedang
     AUDNZD dikenal sebagai pasangan mata uang dengan volatilitas yang lebih rendah dibandingkan pasangan mayor seperti EURUSD atau GBPJPY. Hal ini membuatnya cocok untuk pemula karena pergerakannya relatif stabil dan tidak terlalu ekstrem.

  2. Waktu Aktif Utama di Sesi Asia dan Pasifik
     Karena melibatkan dua mata uang dari negara di zona waktu Asia-Pasifik, aktivitas perdagangan AUDNZD paling tinggi terjadi pada sesi Asia (pukul 05.00–14.00 WIB). Di luar sesi ini, likuiditas bisa menurun.

  3. Sensitif terhadap Data Ekonomi Regional
     AUDNZD sangat responsif terhadap rilis data ekonomi dari Australia dan Selandia Baru, seperti data inflasi, tingkat pengangguran, dan keputusan suku bunga. Bahkan pernyataan gubernur bank sentral dari kedua negara bisa memicu pergerakan harga yang signifikan.

  4. Terpengaruh oleh Harga Komoditas
     AUD memiliki korelasi positif dengan harga logam (khususnya emas dan bijih besi), sementara NZD cenderung berkorelasi dengan harga susu. Fluktuasi harga komoditas global sering memengaruhi nilai tukar AUDNZD.

  5. Spread Relatif Lebih Tinggi
    Dibandingkan pasangan mata uang mayor lainnya, AUDNZD kadang memiliki spread yang sedikit lebih tinggi, tergantung broker yang digunakan. Hal ini harus dipertimbangkan dalam strategi manajemen risiko.

Cara Trading AUDNZD

Jika Anda seorang trader pemula yang baru memasuki dunia trading, maka penting untuk terlebih dahulu memahami cara kerja platform trading seperti MetaTrader 4 atau aplikasi broker. Familiarisasi ini penting agar Anda tidak membuat kesalahan teknis yang bisa merugikan.

Untuk mengurangi risiko kerugian dan mendapatkan pengalaman langsung tanpa harus mengeluarkan modal besar, Anda bisa memanfaatkan program Welcome Reward dari Dupoin. Program ini memberikan bonus trading hingga $100 untuk akun promo yang bisa digunakan langsung dalam aktivitas trading. Program ini memungkinkan Anda belajar sambil praktik langsung di pasar nyata, tanpa harus mempertaruhkan dana pribadi terlebih dahulu.

Klik Banner untuk informasi lebih lanjut terkait program Welcome Reward.

Perhatikan Teknikal Trading AUDNZD

Gambar 1. Candlestick AUDNZD interval 1H (tradingview)

Salah satu tools gratis yang bisa Anda gunakan untuk menganalisis pergerakan harga AUDNZD adalah TradingView. Platform ini menyediakan chart real-time dengan berbagai indikator teknikal yang memudahkan trader pemula untuk membaca arah pasar.

Berdasarkan grafik AUDNZD pada timeframe 1 jam (1H) yang diambil pada tanggal 1 Agustus 2025, tampak bahwa harga mengalami lonjakan signifikan pada sesi terakhir. Kenaikan tajam ini menembus area resistance di sekitar 1.0935–1.0940, yang sebelumnya beberapa kali gagal ditembus.

Sebelum breakout ini terjadi, harga AUDNZD bergerak dalam pola konsolidasi datar (sideways) selama beberapa hari terakhir, berkisar antara 1.0900 hingga 1.0930. Struktur ini menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase akumulasi, dan breakout yang terjadi bisa menjadi awal tren naik baru (bullish momentum).

Lonjakan harga terakhir juga disertai dengan candlestick bullish besar, mengindikasikan tekanan beli yang kuat. Jika harga mampu bertahan di atas area 1.0940, maka peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju level psikologis berikutnya seperti 1.0960 atau bahkan 1.0980 cukup terbuka.

Namun, trader tetap perlu waspada terhadap potensi pullback ke area support baru di 1.0925–1.0930 untuk menguji kekuatan breakout.

Analisis ini cocok dikombinasikan dengan indikator tambahan seperti Moving Average atau RSI, agar sinyal yang dihasilkan lebih valid sebelum mengambil keputusan entry.

Gambar 2. Candlestick AUDNZD interval 1D (tradingview)

Pada grafik harian (1D) AUDNZD, terlihat bahwa pasangan mata uang ini sedang berada dalam fase pemulihan setelah tren penurunan tajam yang terjadi pada bulan Maret hingga April 2025. Setelah mencapai titik terendah di kisaran 1.0630, harga mulai menunjukkan pemulihan bertahap dan berhasil mencetak level tertinggi baru di sekitar 1.0950 pada pertengahan Juli.

Saat ini, harga AUDNZD terlihat berkonsolidasi di atas level psikologis 1.0900, menunjukkan potensi penahanan harga di area ini sebelum terjadi breakout lanjutan atau pembalikan arah. Pola yang terbentuk di bulan Juli memperlihatkan adanya higher high dan higher low, yang merupakan karakteristik dari tren naik (uptrend) yang masih terjaga.

Jika harga mampu menembus resistance harian di sekitar 1.0955–1.0970, maka peluang penguatan lebih lanjut ke area 1.1000 menjadi cukup terbuka. Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus support dinamis di area 1.0890–1.0900, maka bisa terjadi koreksi ke bawah dengan target berikutnya di sekitar 1.0850.

Dengan kondisi saat ini, trader pemula disarankan untuk menunggu konfirmasi arah berikutnya, dan mempertimbangkan menggunakan indikator teknikal tambahan seperti RSI atau Moving Average untuk mendukung keputusan entry. Kombinasi analisa teknikal harian ini dengan timeframe yang lebih kecil seperti 1 jam bisa memberikan pandangan yang lebih tajam terhadap sinyal trading.

Indikator Teknikal AUDNZD

Berdasarkan data indikator teknikal AUDNZD dari situs Investing.com pada tanggal 1 Agustus 2025 pukul 03:22 AM GMT, tampak bahwa mayoritas indikator memberikan sinyal "Buy", bahkan secara keseluruhan disimpulkan sebagai "Strong Buy" dengan 8 sinyal beli dan tidak ada sinyal netral atau jual. Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di angka 69.33, mendekati area overbought namun masih memberikan sinyal beli. Stochastic (9,6) juga mendukung sinyal beli dengan nilai 60.975, sementara Stochastic RSI (14) yang sangat tinggi di 95.645 menandakan kondisi overbought, yaitu harga telah naik cukup signifikan dalam waktu singkat.

Indikator momentum lainnya seperti MACD (12,26) menunjukkan angka positif 0.001, memperkuat sinyal bullish. ADX (Average Directional Index) di angka 34.439 menandakan bahwa kekuatan tren saat ini cukup solid. Williams %R dan CCI (Commodity Channel Index) juga berada dalam zona overbought, yang mengindikasikan harga sudah cukup tinggi dan mungkin mendekati titik jenuh beli. ATR (Average True Range) menunjukkan nilai 0.0009, yang menandakan tingkat volatilitas tinggi saat ini. Sementara indikator lain seperti Highs/Lows, Ultimate Oscillator, ROC, dan Bull/Bear Power semuanya mengarah ke sinyal beli, mendukung sentimen positif terhadap AUDNZD.

Secara keseluruhan, kondisi teknikal menunjukkan dominasi buyer di pasar AUDNZD, meskipun beberapa indikator sudah mengarah ke overbought. Artinya, meskipun tren naik masih berlanjut, trader perlu waspada terhadap potensi koreksi atau pullback jangka pendek. Strategi yang disarankan adalah menunggu konfirmasi lanjutan sebelum entry atau mempertimbangkan entry setelah retracement kecil.

Indikator Teknikal Moving Average

Berdasarkan data indikator Moving Averages (MA) AUDNZD dari Investing.com pada tanggal 1 Agustus 2025 pukul 03:22 AM GMT, seluruh nilai rata-rata bergerak baik simple maupun exponential menunjukkan sinyal "Buy", sehingga secara keseluruhan disimpulkan sebagai "Strong Buy".

Secara detail:

  • MA5 berada di 1.0931 (simple) dan 1.0932 (exponential), yang mencerminkan harga sangat dekat dengan pergerakan jangka pendek dan berada dalam momentum naik.

  • MA10, MA20, dan MA50 semuanya juga menunjukkan posisi harga saat ini berada di atas garis rata-rata, memperkuat arah tren jangka pendek hingga menengah tetap bullish.

  • MA100 dan MA200 sebagai indikator jangka panjang, masing-masing mencatat nilai 1.0921 dan 1.0923 (simple), dan 1.0920 serta 1.0924 (exponential), juga memberi sinyal beli, yang berarti tren jangka panjang pun sedang dalam fase naik (bullish trend).

Kondisi di mana seluruh Moving Average memberikan sinyal beli dari jangka pendek hingga panjang merupakan indikasi tren naik yang kuat dan konsisten. Bagi trader pemula, ini bisa menjadi sinyal yang meyakinkan untuk mempertimbangkan entry posisi beli, terutama jika dikonfirmasi oleh indikator teknikal lainnya. Namun, tetap disarankan menunggu retracement atau koreksi kecil sebelum entry agar mendapatkan harga masuk yang lebih optimal.

 

Pivot Points

Data Pivot Points AUDNZD, menunjukkan level-level harga penting yang dapat digunakan trader sebagai referensi support dan resistance untuk menentukan entry atau exit posisi.

Ringkasan Nilai Pivot:

  • Pivot Point utama (PP) berada di kisaran 1.0938–1.0939 pada hampir semua metode perhitungan (Classic, Fibonacci, Camarilla, Woodie’s, dan DeMark’s). Ini adalah level tengah yang sering dijadikan acuan arah pasar.

  • Resistance 1 (R1) berkisar antara 1.0942–1.0947, menunjukkan level atas pertama yang mungkin menjadi hambatan jika harga naik lebih lanjut.

  • Resistance 2 dan 3 (R2–R3) ada di kisaran 1.0948–1.0956, yang berfungsi sebagai level lanjutan jika breakout terjadi.

  • Support 1 (S1) rata-rata di level 1.0934–1.0936, sedangkan Support 2 dan 3 (S2–S3) berada di kisaran 1.0928–1.0924, yang bisa menjadi target koreksi jika harga mulai melemah.

Karena saat ini harga AUDNZD diperdagangkan mendekati area pivot point utama (1.0938–1.0939), maka ini menjadi titik keseimbangan yang krusial. Jika harga menembus R1 dan bertahan di atasnya, maka potensi menuju R2 atau bahkan R3 sangat terbuka — mengindikasikan momentum bullish. Sebaliknya, jika harga gagal menembus R1 dan malah kembali turun ke bawah pivot, maka S1 menjadi batas bawah awal yang perlu diperhatikan.

Cara Menggunakan Informasi Ini untuk Pemula

  • Gunakan TradingView sebagai tools gratis untuk memantau grafik harga AUDNZD secara real-time, baik dalam timeframe pendek (1 jam) maupun harian (1 hari) agar Anda bisa mengenali pola dan tren harga.

  • Perhatikan breakout harga seperti yang terlihat pada grafik 1 jam. Jika harga menembus resistance dengan candlestick besar, itu bisa menjadi sinyal untuk entry beli (buy).

  • Lihat tren jangka menengah hingga panjang dari timeframe 1 hari. Saat harga membentuk pola higher high dan higher low, ini menunjukkan potensi tren naik yang bisa dimanfaatkan.

  • Gunakan indikator teknikal sebagai konfirmasi arah. Ketika mayoritas indikator seperti RSI, MACD, dan ADX memberikan sinyal "Buy", ini menandakan dominasi buyer sedang berlangsung.

  • Perhatikan indikator Moving Average. Jika harga berada di atas semua MA (baik simple maupun exponential), ini mengindikasikan bahwa tren naik masih kuat — kondisi ideal untuk mencari peluang buy.

  • Gunakan Pivot Points untuk menentukan level penting. Anda bisa entry saat harga menembus level R1 atau mengambil profit di R2/R3. Sebaliknya, S1/S2 bisa digunakan sebagai referensi cut loss jika harga berbalik turun.

  • Untuk latihan tanpa risiko, manfaatkan program Welcome Reward dari Dupoin yang memberikan hingga $100 modal trading di akun promo. Anda bisa mencoba strategi yang telah Anda pelajari tanpa mengeluarkan modal pribadi.

  • Catat semua transaksi Anda dan evaluasi hasilnya secara berkala. Ini akan membantu Anda mengenali pola sukses dan menghindari kesalahan yang sama di masa mendatang.

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!