

Market Analysis
Harga Emas Terendah dalam Sebulan, Mending Jual atau Beli?

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia merosot pada perdagangan kemarin. Harga sang logam mulia kini berada di level terendah dalam sekira sebulan terakhir.
Pada Rabu (30/7/2025), harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 3.279,6/troy ons. Anjlok 1,41% dan menjadi yang terlemah sejak 27 Juni lalu.
Dalam sepekan terakhir, harga emas dunia melorot 3,2% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga minus 1,76%.
Kabar dari Amerika Serikat (AS) jadi sentimen negatif bagi harga emas. Dini hari tadi waktu Indonesia, bank sentral AS Federal Reserve mengumumkan hasil rapat Komite Pengambil Kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC).
Gubernur Jerome ‘Jay’ Powell dan sejawat memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di 4,25-4,5%. Dalam voting, 9 dari 11 anggota FOMC sepakat untuk hold. Sementara 2 lainnya yaitu Anggota Dewan Gubernur Christopher Waller dan Michelle ‘Miki’ Bowman memilih penurunan 25 basis poin (bps).
“Terlalu banyak, banyak ketidakpastian yang harus diselesaikan. Rasanya kita belum mendekati akhir dari proses itu,” tegas Powell dalam konferensi pers usai rapat, sebagaimana diwartakan Bloomberg News.
Suku bunga yang belum turun membuat nilai tukar mata uang dolar AS melesat. Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan 6 mata uang dunia) berada di posisi terkuat sejak Mei.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga belum turun.
Emas juga merupakan aset yang dibanderol dalam dolar AS. Ketika mata uang Negeri Adikuasa terapresiasi, maka emas jadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata yang lainnya.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini? Apakah bisa bangkit berdiri atau malah jatuh lagi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas terjerembab di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 41. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.
Namun, indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 0. Paling kecil, sudah sangat jenuh jual (oversold).
Oleh karena itu, ada harapan harga emas bisa naik hari ini. Target resisten terdekat adalah US$ 3.319/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka Ma-10 di US$ 3.353/troy ons bisa menjadi target selanjutnya.
Sedangkan target support terdekat ada di US$ 3.268/troy ons. Penembusan di titik ini berisiko melongsorkan harga emas menuju US$ 3.003/troy ons yang menjadi target paling pesimistis.
