

Market Analysis
Harga Emas Bangkit Usai Jatuh 4 Hari Beruntun, Jual atau Beli?

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia ditutup naik pada perdagangan kemarin. Bagaimana prediksi harga sang logam mulia untuk hari ini?
Pada Selasa (29/7/2025), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 3.327,7/troy ons. Menguat 0,39% dibandingkan hari sebelumnya.
Harga emas mampu menguat usai turun 4 hari beruntun. Selama 4 hari tersebut, harga terpangkas 3,4%.
Selama sepekan terakhir, harga emas masih membukukan koreksi 3,02% secara point-to-point.
Oleh karena itu, harga emas memang sepertinya sudah ‘murah’. Ini membuat investor melakukan bargain buying alias serok di bawah, yang kemudian membuat harga naik.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana proyeksi harga emas untuk hari ini? Apakah bisa naik lagi atau kembali terkoreksi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih tersangkut di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 47.
RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Namun RSI emas belum jauh di bawah 50 sehingga bisa dibilang cenderung netral.
Namun, indikator Stochastic RSI ada di 12. Di bawah 20 yang berarti tergolong jenuh jual (oversold).
Dengan demikian, ruang kenaikan harga emas sepertinya masih terbuka. Target resisten terdekat adalah US$ 3.336/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka MA-10 di US$ 3.359/troy ons bisa menjadi target selanjutnya.
Adapun target support adalah US$ 3.264/troy ons yang menjadi MA-100. Target paling pesimistis atau support terjauh adalah MA-200 di US$ 3.000/troy ons.
