English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Dolar AS Terguncang Rumor Trump Bakal Pecat Powell

Analisa Forex · 145.4K Views

Dolar AS Terguncang Rumor Trump Bakal Pecat Powell

Indeks Dolar AS (DXY) sempat meningkat sampai level tertinggi dua pekan pada 98.91 tadi pagi (16/7/2025). Akan tetapi, Greenback langsung tumbang sampai level terendah tiga hari pada 97.71 setelah beredarnya rumor mengenai rencana pemecatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Bloomberg hari ini melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump akan segera memecat Powell dari jabatannya sebagai ketua Federal Reserve. Seorang narasumber anonim yang dikutip oleh Reuters juga mengatakan Trump terbuka terhadap gagasan seputar pemecatan Powell.

Laporan-laporan media massa tersebut sontak mengguncang pasar keuangan dunia. Indeks saham utama Wall Street tumbang, sementara nilai tukar Dolar AS anjlok signifikan. Kepanikan baru mereda setelah Trump menyampaikan bahwa ia tidak punya rencana untuk memecat Powell.

Kekhawatiran pelaku pasar terpusat pada dua hal. Pertama, pemecatan ketua The Fed menandakan intervensi politik dalam pengambilan kebijakan moneter sehingga menggerus kredibilitas dan independensinya. Kedua, Trump kemungkinan akan mendukung tokoh yang cenderung dovish untuk menggantikan Powell. Keduanya sama-sama berdampak bearish bagi Dolar AS dalam jangka pendek maupun jangka menengah, sehingga pelaku pasar terus mengawasi perkembangan selanjutnya.

“Jika kita mendapatkan berita utama hari ini tentang (pemecatan Powell), maka kita akan melihat aksi jual dolar yang jauh lebih besar. Independensi Federal Reserve adalah fondasi status AS sebagai mata uang cadangan nomor 1,” kata Francesco Pesole, pakar strategi forex di ING Bank.

Pesole menjelaskan lebih lanjut, “Mengingat implikasi dari pemecatan ketua The Fed, reaksi (saat ini) masih relatif terkendali. Euro/dolar berada di level $1.17 dan seharusnya diperdagangkan lebih tinggi karena hal ini, karena implikasinya sangat besar. Pasar masih belum sepenuhnya memperhitungkan semua ini. Anda mungkin akan memperkirakan jika Powell dilengserkan hari ini, maka The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga pada bulan September.”

Lee Hardman, analis mata uang senior MUFG, menyampaikan pandangan senada. Katanya, “Jika (pemecatan Powell) itu terjadi, itu akan sangat merusak kepercayaan investor terhadap Dolar, (DAN) itulah sebabnya kita mulai melihat aksi jual besar-besaran, dan itu bisa berlanjut lebih jauh jika dia (Trump) benar-benar melakukannya.”