English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

CPO, Logam & Kakao Andil Terbesar Kinerja Ekspor hingga Mei 2025

Bloomberg Technoz · 626.5K Views

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kinerja ekspor industri pengolahan menjadi penyokong utama peningkatan ekspor keseluruhan Indonesia sampai akhir Mei.

Pada bulan Mei, ekspor industri pengolahan menyumbang andil 12% terhadap kinerja ekspor nonmigas selama periode Januari-Mei 2025.

"Ekspor industri pengolahan yang cukup besar adalah CPO [Crude Palm Oil], logam dasar bukan besi, kimia dasar organik, semikondukto serta mentega, lemak, minyak kakao," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Jakarta hari ini, Selasa (1/7/2025).

Selama kumulatif tahunan, ekspor Indonesia selama Januari hingga Mei terbesar adalah ke Amerika Serkat, ASEAN dan Uni Eropa. Sedangkan ke India menurun.

BPS mengungkapkan, nilai ekspor pada Mei saja naik 9,86% dibanding Mei 2024 mencapai US$ 24,61 miliar.

Nilai ekspor migas turun 21,71% pada periode tersebut. Sedangkan ekspor nonmigas naik 11,8% menjadi US$ 23,5 miliar pada Mei 2025, secara tahunan.

"Peningkatan ekspor pada Mei 2025 terutama didorong oleh kenaikan ekspor nonmigas pada komoditas lemak dan minyak hewan, naik 63,01% dengan andil 4,5%. Besi dan baja naik 27,58% dan mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya naik 45,11%," kata Puji.  

BPS mencatat, selama Mei 2025, ekspor nonmigas mencapai US$ 23,5 miliar secara total dan bila dirinci menurut sektor, sektor pertanian, kehutanan serta perikanan berkontribusi US$ 0,63 miliar. Lalu, sektor pertambangan dan lainnya menyumbang US$ 3,11 miliar dan industri pengolahan berkontribusi US$ 19,76 miliar.

"Secara tahunan, pertanian dan pengolahan kenaikan, petambangan turun," jelas Puji.