English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Apakah Harus Menjual Emas Saat Harganya Turun?

Kompas · 523.8K Views
Ilustrasi harga emas.
Lihat Foto
Ilustrasi harga emas. (PEXELS/MICHAEL STEINBERG)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam dunia investasi, emas batangan dikenal sebagai aset safe haven, yakni pelindung nilai di tengah gejolak ekonomi.

Namun, tak sedikit investor yang panik saat harga emas mengalami penurunan tajam dan langsung memutuskan untuk menjual. Pertanyaannya, apakah langkah tersebut bijak?

Menjual emas saat harga turun bisa tampak logis demi mencegah kerugian lebih lanjut, tetapi keputusan ini sebaiknya tidak diambil secara emosional.

Pexels/Robert Lens Ilustrasi emas. Simak daftar harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian hari ini.

Dalam artikel ini akan dijelaskan penyebab harga emas turun dan apakah yang harus dilakukan investor ketika harga emas turun?

Mengapa harga emas bisa turun?

Berikut beberapa penyebab harga emas turun yang perlu diketahui.

1. Penguatan dollar AS

Penurunan harga emas sering terjadi saat dollar AS menguat, karena semakin mahal harga emas untuk pembeli non?AS.

2. Kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed)

Saat The?Fed menaikkan suku bunga, instrumen berbasis bunga seperti obligasi atau deposito lebih menarik daripada emas, sehingga investor menjual emas mereka.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Simak Rinciannya Per 30 Juni 2025

3. Aksi ambil untung dan deleveraging

Investor sering menjual emas saat sudah meraih untung (profit-taking) atau untuk menutup tekanan margin di aset lain.

4. Penurunan permintaan fisik

Turunnya konsumsi emas perhiasan dan kebutuhan industri turut menekan harga emas.