English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Emas Dunia Stabil, Investor Hati-hati Jelang Rilis Data Ekonomi AS

Kompas · 642.2K Views

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik tipis 0,1 persen ke level 3.329,91 dollar AS per ons, setelah pada sesi sebelumnya sempat anjlok ke level terendah sejak dua minggu.

Sementara harga emas berjangka Comex New York Exchange turun 0,3 persen ke level 3.343,1 dollar AS per ons.

Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Daniel Pavilonis, menilai peluang emas untuk mencetak rekor harga baru semakin kecil.

Sebab, selain faktor ekonomi AS, gencatan senjata antara Iran dan Israel yang meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut membebani permintaan emas, yang merupakan aset lindung nilai atau safe haven.

"Saya pikir jalannya sekarang lebih ke arah penurunan, mungkin ke 2.900 dollar AS jika situasi di Timur Tengah tidak memburuk," ujarnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyambut baik berakhirnya perang antara Iran dan Israel, dengan harapan hubungan diplomatik yang lebih baik akan mencegah Iran mengembangkan kembali program nuklirnya.

Di sisi lain, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan bahwa bank sentral tidak terburu-buru memangkas suku bunga karena ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan tarif Trump masih belum terselesaikan.

Pada Mei lalu, Trump menunda kenaikan tarif perdagangannya hingga 9 Juli untuk memungkinkan AS melakukan negosiasi dengan banyak negara mitra dagang.

Namun, Powell menambahkan, jika tekanan inflasi tetap terkendali, maka kemungkinan besar bank sentral akan memangkas suku bunga lebih cepat dari perkiraan.

Saat ini, pasar melihat peluang lebih dari 85 persen untuk pemangkasan suku bunga pada bulan September.

Investor kini menanti data ekonomi penting AS, yakni produk domestik bruto (PDB) dan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada Kamis, serta data pengeluaran konsumsi pribadi yang dirilis pada Jumat.

Data-data tersebut akan menjadi gambaran bagi pasar mengenai kebijakan suku bunga Federal Reserve ke depannya.

Kebijakan suku bunga AS memang sangat mempengaruhi pergerakan harga emas dunia.

Sebab, ketika suku bunga naik atau tinggi, maka emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi tak menarik bagi investor, berbeda dari obligasi dan saham yang memang memberikan imbal hasil.

Sebaliknya, ketika suku bunga menurun atau rendah, maka imbal hasil pada instrumen investasi lainnya ikut menurun, sehingga emas akan menjadi lebih menarik bagi investor.