

Market Analysis
G7 Tegaskan Iran Takkan Miliki Senjata Nuklir, Dorong De-eskalasi Konflik

Iran dilaporkan meminta banyak negara, termasuk Oman, Qatar, dan Arab Saudi, untuk mendesak Presiden AS Donald Trump menggunakan pengaruhnya terhadap Israel untuk gencatan senjata segera, menurut Reuters.
Para pemimpin G7 mengeluarkan pernyataan, "Kami telah secara konsisten jelas bahwa Iran tidak pernah bisa memiliki senjata nuklir." Mereka menekankan bahwa menyelesaikan krisis dapat mengarah pada de-eskalasi permusuhan yang lebih luas di kawasan tersebut.
Menuju ke risiko peristiwa bank sentral utama, meningkatnya keyakinan bahwa The Fed akan turun tangan untuk mendukung ekonomi dan menurunkan biaya pinjaman lebih lanjut pada tahun 2025 membuat Dolar AS (USD) tertekan di dekat level terendah dalam tiga tahun. Hal ini bertindak sebagai pendorong bagi harga Emas.
Selain itu, ketidakpastian terkait perdagangan dan meningkatnya ketegangan geopolitik berkontribusi dalam membatasi penurunan untuk XAU/USD yang merupakan aset safe-haven. Oleh karena itu, akan bijaksana untuk menunggu aksi jual yang kuat sebelum mengantisipasi kelanjutan pullback dari level tertinggi hampir dua bulan.
Bank of Japan, seperti yang diprakirakan secara luas, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah pada akhir pertemuan kebijakan bulan Juni pada hari Selasa ini. BoJ akan mengurangi pembelian JGB bulanan secara langsung menjadi sekitar ¥2 triliun pada Januari-Maret 2027. Jumlah ini akan dipangkas sekitar ¥400 miliar setiap kuartal kalender hingga Januari-Maret 2026 dan kemudian sekitar ¥200 miliar setiap kuartal kalender dari April-Juni 2026.
Dalam konferensi pers pasca-pertemuan, Gubernur BoJ Kazuo Ueda mengatakan bahwa keputusan pengurangan pembelian obligasi bukan semata-mata tentang pertimbangan fiskal tetapi terutama untuk menghindari volatilitas berlebihan yang berdampak negatif pada ekonomi. Ueda menambahkan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut tergantung pada kemungkinan pencapaian proyeksi bank sentral.
Yen Jepang bergerak sedikit sebagai reaksi terhadap pembaruan kebijakan terbaru di tengah ekspektasi bahwa Bank of Japan mungkin tidak akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini di tengah ketidakpastian perdagangan. Faktanya, Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba dan Presiden AS Donald Trump gagal mencapai terobosan mengenai tarif di KTT Kelompok Tujuh.
Ishiba ingin Trump menghapus tarif 25% pada kendaraan Jepang dan 24% tarif timbal balik pada impor Jepang lainnya, yang telah ditangguhkan hingga 9 Juli. "Masih ada beberapa poin di mana kedua belah pihak tidak sejalan, jadi kami belum mencapai kesepakatan mengenai paket perdagangan," kata Ishiba kepada para wartawan.
Sementara itu, Menteri Keuangan Jepang Katsunobu Kato mengatakan bahwa saat ini tidak ada rencana tetap untuk mengadakan pembicaraan lebih lanjut dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Kato menambahkan bahwa harga minyak yang lebih tinggi dan JPY yang lebih rendah bukan kombinasi yang menguntungkan bagi ekonomi Jepang karena negara tersebut adalah pengimpor energi yang sangat besar.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

