English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Emas di Pegadaian: Antam Tetap, UBS-Galeri 24 Naik Sedikit

Bloomberg Technoz · 326.1K Views

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas yang dijual di PT Pegadaian (Persero) pada hari ini tidak banyak mengalami perubahan di tengah pergerakan banderol si logam berharga yang tengah lesu di pasar global.

Pada hari ini, Rabu (28/5/2025), harga emas dengan merek Antam yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Persero) di Pegadaian untuk ukuran terkecil 0,5 gram, dijual seharga Rp1.046.000. Tidak berubah dibanding banderol hari sebelumnya.

Sementara untuk ukuran 1 gram, emas merek Antam di Pegadaian dijual seharga Rp1.987.000 per gram. Level harga itu juga tak berubah dibanding kemarin.

Adapun untuk emas batangan yang diproduksi PT Untung Bersama Sejahtera dengan merek UBS, pada hari ini mengalami kenaikan tipis. Emas UBS ukuran 0,5 gram hari ini dijual seharga Rp1.040.000, naik Rp1.000 saja dibanding harga kemarin.

Sementara ukuran 1 gram emas UBS yang dijual di Pegadaian, ditetapkan seharga Rp1.924.000, naik Rp3.000 dibanding harga hari sebelumnya.

PT Pegadaian juga memiliki emas yang diproduksi oleh anak usahanya, dengan merek emas Galeri 24. Pada hari ini, emas batangan merek Galeri 24 ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp1.005.000, naik Rp1.000 dibanding hari Selasa. 

Sedangkan untuk ukuran 1 gram, emas Galeri 24 hari ini dijual seharga Rp1.916.000, naik Rp2.000 dibanding hari sebelumnya. 

Harga emas yang dijual di PT Pegadaian pada hari ini yang masih mencatat kenaikan, agak berkebalikan dengan dinamika harga emas global. Di pasar dunia, harga emas melanjutkan penurunan seiring dengan kebangkitan pamor dolar Amerika Serikat (AS) yang menyurutkan minat pemodal terhadap aset-aset safe haven seperti emas.

Perkembangan negosiasi tarif AS dengan Uni Eropa juga membuat minat terhadap emas agak tertahan.

Harga emas batangan di pasar spot global kemarin sempat turun 1,5% sebelum akhirnya ditutup melemah 1,29% di bursa New York di level US$ 3.300,87 per troy ounce.

Pelemahan harga emas karena adanya sinyal bahwa Jepang mungkin siap untuk menyesuaikan penerbitan utang. Sentimen itu telah mendorong harga obligasi global termasuk US Treasury, surat utang AS dan menaikkan pamor dolar AS.

Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli dalam mata uang lain, sementara imbal hasil utang yang lebih rendah mengurangi daya tarik logam mulia tanpa bunga.

Investor juga tidak terlalu khawatir dengan risiko karena Uni Eropa dan AS mengisyaratkan kesediaan untuk mengakhiri kebuntuan dan bekerja menuju kesepakatan perdagangan selama enam minggu ke depan.

Ini merupakan situasi yang membaik  pertama terkait hubungan ekonomi mereka yang dingin sejak masa jabatan kedua Presiden Donald Trump dimulai pada bulan Januari.

Pada pembukaan pasar Asia pagi ini, harga emas dunia bergerak naik lagi ke level US$ 3,309,14 per troy ounce.