

Market Analysis
Rekomendasi Forex Dolar AS 5 Mei 2025 : Dapat Terbebani Ketidakpastian Pembicaraan Perdagangan

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir turun pada hari Jumat terpicu penguatan pasar saham terdukung berita optimisme kemungkinan pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok.
Indeks dolar AS ditutup turun 0,12% pada 100,03.
Pelemahan dolar AS juga terjadi karena pendapatan per jam rata-rata AS pada bulan April naik kurang dari yang diperkirakan, faktor dovish untuk kebijakan Fed.
Rata-rata pendapatan per jam AS bulan April naik +0,2% m/m dan +3,8% t/t, sedikit lebih lemah dari ekspektasi +0,3% m/m dan +3,9% t/t.
Namun pelemahan dolar AS dikurangi setelah imbal hasil Treasury AS naik dan memperkuat perbedaan suku bunga dolar setelah pesanan pabrik AS pada bulan Maret membukukan kenaikan terbesar dalam 8 bulan, dan Non Farm Payrolls bulan April naik lebih dari yang diperkirakan, faktor hawkish untuk kebijakan Fed.
Data Non Farm Payrolls AS bulan April naik +177.000, lebih tinggi dari ekspektasi +138.000, meskipun data penggajian nonpertanian bulan Maret direvisi lebih rendah sebanyak 43.000 pekerjaan menjadi +185.000 dari yang dilaporkan sebelumnya +228.000.
Tingkat pengangguran bulan April tidak berubah pada 4,2%, sesuai dengan ekspektasi.
Pesanan pabrik AS bulan Maret naik +4,3% m/m, kenaikan terbesar dalam 8 bulan.
Kementerian Perdagangan Tiongkok sedang menilai kemungkinan perundingan dagang dengan AS. Dikatakan, “AS baru-baru ini mengirim pesan ke Tiongkok melalui pihak-pihak terkait, dengan harapan dapat memulai perundingan dagang dengan Tiongkok, dan saat ini kami sedang mengevaluasinya.”
Pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok di awal pekan ini diperkirakan masih belum terlihat kepastiannya. Pasar masih akan menunggu di hari-hari ini, apakah meningkat lagi optimisme perdagangan AS-Tiongkok dan negara mitra dagang AS lainnya.
Malam nanti akan dirilis data ISM Services PMI April yang diindikasikan sedikit menurun.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS akan mencermati perkembangan perdagangan, yang jika memberikan sentimen optimsme perdagangan AS dengan Tiongkok dan negara mitra dagang lainnya, akan memberikan sentimen positif bagi dolar AS. Namun jika belum ada kepastian perdagangan, akan menekan dolar AS. Juga jika malam nanti data ISM Services PMI terealosor turun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 99,51-98,98. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 100,44-100,84.

