English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Emas Dunia Sudah Hampir US$3.000/Troy Ons, Jual atau Beli?

Bloomberg Technoz · 806.2K Views

Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Rekor baru pun tercipta.

Pada Kamis (13/3/2025), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 2.986,3/troy ons. Melejit 1,64% dari hari sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang masa.

Dalam sepekan terakhir, harga emas membukukan kenaikan 2,6% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga bertambah 3,66%.

Sepanjang 2025 (year-to-date), harga emas menguat 13,78%. Setahun ini, harga meroket 38,18%.

Rilis data ekonomi terbaru di Amerika Serikat (AS) jadi sentimen positif bagi harga emas. US Bureau of Labor Statistics mengumumkan, inflasi tingkat produsen di Negeri Paman Sam pada Februari tidak bergerak alias 0% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Pencapaian ini di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi produsen di 0,3% mtm pada Februari. Inflasi di 0% juga menjadi yang terendah dalam 7 bulan terakhir.

Dibandingkan dengan Februari tahun lalu (year-on-year/yoy), inflasi tingkat produsen ada di 3,2%. Juga di bawah konsensus pasar yang memperkirakan di 3,3% yoy.

Data ini menjadi sinyal bahwa perekonomian AS ‘mendingin’. Artinya, kebutuhan akan stimulus moneter pun membesar. 

Ada harapan bank sentral Federal Reserve bisa kembali menurunkan suku bunga acuan tahun ini. Meski mungkin tidak seagresif tahun lalu, di mana Federal Funds Rate dipangkas 100 basis poin (bps).

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan lebih menguntungkan saat suku bunga turun.

Macquarie Group memperkirakan harga emas bisa menembus level US$ 3.500/troy ons pada kuartal II-2025. Sementara BNP Paribas SA memperkirakan harga emas bisa mencapai rata-rata di US$ 3.000/troy ons tahun ini.

Emas batangan. (Bloomberg)

Analisis Teknikal

Lalu bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati pelaku pasar?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih mantap di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 68,14. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Namun hati-hati, karena indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 100. Paling tinggi, sangat jenuh beli (overbought).

Oleh karena itu, waspadai risiko penurunan harga emas. Cermati pivot point di US$ 2.969/troy ons.

Jika pivot point itu tertembus, maka sepertinya harga emas akan menguji support terdekat di US$ 2.942/troy ons yang menjadi Moving Average (MA) 5. Andai tertembus lagi, MA-10 di US$ 2.926/troy ons bisa menjadi target selanjutnya.

Sedangkan target resisten terdekat ada di US$ 2.992/troy ons. Penembusan di titik ini berpotensi mengerek harga emas menuju US$ 3.015/troy ons.