

Market Analysis
EURUSD di Bawah Tekanan, Tarif Trump dan Inflasi AS Jadi Pemicu

Kekhawatiran terhadap potensi perang dagang global membebani pasangan mata uang EUR/USD yang sensitif terhadap risiko. Gedung Putih mengindikasikan pada Rabu malam bahwa Presiden AS Donald Trump dapat mengumumkan rencana tarif timbal baliknya sebelum bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada hari Kamis, menurut CNBC. Trump baru-baru ini mengisyaratkan niatnya untuk memberlakukan tarif pada semua negara yang mengenakan bea impor pada Amerika Serikat.
Dalam data ekonomi, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Rabu bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 3,0% tahunan di bulan Januari, melampaui prakiraan 2,9%. IHK inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, meningkat menjadi 3,3% dari 3,2%, melebihi prakiraan 3,1%. Secara bulanan, inflasi utama meningkat menjadi 0,5% di bulan Januari dari 0,4% di bulan Desember, sementara IHK inti naik menjadi 0,4% dari 0,2%.
Data inflasi AS yang lebih kuat dari prakiraan telah memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga di 4,25%-4,50% untuk periode yang lebih lama. Menurut Alat FedWatch CME, kemungkinan penurunan suku bunga The Fed pada bulan Juni kini turun menjadi hampir 30%.
Ketua The Fed Jerome Powell mencatat bahwa meskipun inflasi telah moderat, bank sentral masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan. Berbicara pada hari Selasa, Powell menekankan bahwa The Fed tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga, mengutip kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang solid.
Investor tetap khawatir bahwa pungutan baru Presiden AS Donald Trump pada impor komoditas dan tarif timbal balik akan memicu perang dagang global, yang terus menopang harga Emas safe-haven. Selain itu, munculnya penjualan baru Dolar AS (USD) menambah dukungan pada emas batangan dan berkontribusi pada pergerakan naik.
Sementara itu, tanda-tanda inflasi yang masih berlanjut di AS menunjukkan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan tetap berpegang pada sikap hawkish-nya dan mempertahankan suku bunga stabil untuk waktu yang lama. Hal ini menyebabkan lonjakan semalam dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang akan membatasi penurunan USD yang lebih dalam dan membatasi logam kuning non-imbal hasil di tengah kondisi yang masih jenuh beli.
Kekhawatiran terhadap implikasi tarif Presiden AS Donald Trump pada impor baja dan aluminium, dan tarif timbal balik yang akan datang menghambat JPY. Selain itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan tetap berpegang pada sikap hawkish-nya, didukung oleh angka inflasi konsumen AS yang lebih tinggi dari prakiraan pada hari Rabu, akan membantu membatasi penurunan yang lebih dalam untuk Dolar dan pasangan USD/JPY. Ini, pada gilirannya, memerlukan kehati-hatian sebelum memposisikan penurunan USD/JPY yang berarti dari tertinggi satu pekan yang disentuh hari sebelumnya.
Download segera aplikasi Dupoin #One-Stop Trading Platform agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya seputar dunia trading atau investasi lainnya, dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER
Investasi Derivatif melibatkan risiko kerugian yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda investasikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
Kebijakan Privasi
PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures untuk keperluan internal. PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h
PT. Deu Calion Futures dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki risiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

