English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

RI Disebut Masih Aman dari Sasaran Tarif Trump, Tidak Naik

Bloomberg Technoz · 78.6K Views

Bloomberg Technoz, Jakarta - Donald Trump, Presien Terpilih Amerika Serikat (AS), diperkirakan bakal menerapkan kebijakan perdagangan yang agresif. Namun, sepertinya Indonesia belum masuk dalam daftar negara yang akan disasar.

"Dalam pembahasan 2 hari ini, kami update kembali langkah-langkah kebijakan dari Presiden Terpilih Trump di AS, karena ini berpengaruh terhadap stabilitas pasar keuangan global," sebut Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI), dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Rencana kebijakan Trump, lanjut Perry, sepertinya akan memperluas cakupan negara, kenaikan tarif bea masuk, dan menambah komoditas. Terkait negara yang bakal disasar, awalnya diperkirakan hanya China, Kanada, Meksiko, Uni Eropa, dan Vietnam.

Namun kemudian, tambah Perry, sepertinya cakupan negara tersebut akan diperluas. Bisa ditambah Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara lain yang mencatatkan surplus perdagangan dengan AS yang tinggi.

"Indonesia kalau tidak salah di ranking 15. Jadi insya Allah tidak jadi sasaran untuk yang dilakukan sekarang," ujar Perry.