English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Biden Ajak Warga Amerika Legowo dengan Hasil Pilpres

KOMPAS · 44.1K Views

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Joe Biden mendesak rakyat Amerika untuk legowo dengan hasil Pilpres AS 2024 yang dimenangkan oleh Donald Trump dari Partai Republik.

“Kemunduran tidak dapat dihindari. Menyerah tidak bisa dimaafkan,” kata Biden di Rose Garden Gedung Putih.

Ia saat itu berbicara kepada para stafnya yang kecewa dengan kekalahan Wakil Presiden Kamala Harris dalam Pilpres Amerika.

"Kekalahan kali ini bukan berarti kita kalah," tambahnya, dikutip dari Reuters.

Biden mengatakan pemilu hari Selasa telah membuktikan integritas sistem pemilu AS dan menjanjikan peralihan kekuasaan secara tertib.

Pernyataan Biden itu seperti teguran implisit kepada Trump yang berusaha membatalkan kekalahannya pada Pilpres AS 2020 dari Biden dan mengajukan klaim kecurangan yang tidak berdasar selama kampanye tahun ini.

“Sesuatu yang saya harap bisa kita lakukan, siapa pun yang Anda pilih, adalah melihat satu sama lain bukan sebagai lawan, melainkan sebagai sesama warga Amerika, turunkan suhu,” kata Biden.

“Saya juga berharap kita bisa melupakan pertanyaan tentang integritas sistem pemilu Amerika. Sistem ini jujur, adil, dan transparan. Dan dapat dipercaya, menang atau kalah," ucapnya.

Biden mengundang Trump untuk datang bertemu di Gedung Putih dan tim kampanye Trump mengatakan presiden terpilih akan datang.

Dalam beberapa minggu ke depan, Trump akan memilih sataf yang akan bekerja di bawah kepemimpinannya.

Baca juga: Akui Kekalahan Harris, Joe Biden Ucapkan Selamat ke Trump dan Beri Undangan ke Gedung Putih

Sementara itu, beberapa anggota Partai Demokrat menyalahkan Biden (81) atas kekalahan Harris, dan mengatakan bahwa ia seharusnya tidak mencalonkan diri kembali.

Biden baru membatalkan upaya pencalonannya kembali pada bulan Juli setelah debat TV yang buruk dengan Trump menimbulkan kekhawatiran tentang kebugaran mentalnya.

“Kita kalah dalam pertempuran ini. Amerika yang Anda impikan memintamu untuk bangkit,” katanya.

Harris pada Rabu juga telah berusaha menghibur para pendukungnya.

Seperti Biden, ia berjanji untuk membantu transisi Trump sebelum pelantikannya pada 20 Januari, namun ia juga mendesak para anggota Partai Demokrat untuk terus memperjuangkan apa yang mereka yakini.