

Market Analysis
Dupoin Spotlight: Oktober 2024 Telah Hadir!

Dengan penuh antusiasme, kami mempersembahkan Dupoin Spotlight periode Oktober 2024. Dupoin Spotlight merupakan kumpulan media mention yang disusun dari berbagai sumber media terpercaya.
Sepanjang bulan September, lebih dari 50 artikel mengenai Dupoin telah dipublikasikan di berbagai media relasi kami. Pada periode ini, Anda akan menemukan pembahasan mengenai kegiatan internal Dupoin, serta analisis harian pasar emas dan minyak yang disampaikan oleh para ahli kami.
Berikut berita pilihan Bulan ini, yaitu cerita pengalaman Top Trader Dupoin hingga harga emas cetak rekor baru. Lantas, seperti apa berita lengkapnya, simak beritanya dibawah ini:
Berikut Dupoin Spotlight Oktober 2024:
Top Trader Dupoin, ‘Trading Itu Bukan Judi Kalau Ada Money Management’
Dalam dunia trading, Yapto menekankan bahwa yang terpenting adalah manajemen keuangan atau money management. Ia sering mendapat nasihat dari mentor bahwa pengelolaan risiko adalah hal yang harus selalu diperhatikan. Menurut Yapto, trading bukan sekadar tentang untung besar dalam waktu singkat, tetapi lebih tentang bagaimana mengelola modal dan risiko dengan bijak.
Menurut Yapto, Money management untuk menetapkan batas kerugian yang siap ditanggung dan menentukan target keuntungan yang realistis. Dengan kata lain, money management adalah kunci untuk tetap bertahan di pasar dan menghindari kerugian besar akibat keputusan emosional atau keserakahan. Selain money management, menurutnya, keserakahan adalah musuh utama dalam trading. Klik pada judul untuk berita selengkapnya.
Top Trader Dupoin: Trading di Broker Lokal, Aman Tak Kalah dari Broker Luar
Menurut pengalaman I Putu Adi Wijaya dan Okta, ada beberapa ciri broker yang aman. Pertama, pastikan broker tersebut teregulasi dan terdaftar di BAPPEBTI. Ini menjamin bahwa broker tersebut beroperasi sesuai dengan peraturan di Indonesia.
Kedua, periksa penawaran dari broker tersebut. Jika penawarannya terdengar terlalu baik untuk menjadi kenyataan, seperti tidak ada spread atau komisi yang sangat rendah, maka hal ini patut dicurigai. "Lihat apakah ada masalah dalam transaksi, apakah sering terjadi slippage atau penundaan saat open posisi. Jika semuanya berjalan lancar, berarti broker tersebut bisa dipercaya," katanya. Klik pada judul untuk berita selengkapnya.
Harga Emas Cetak Rekor Baru, Tren Kenaikan Diprediksi Berlanjut ke Level US$ 2.800
Harga emas kembali menjadi sorotan setelah mencapai rekor tertinggi baru di kisaran US$ 2.770 per ons troi pada perdagangan hari Selasa (29/10). Kenaikan harga emas dipicu oleh melonggarnya sektor tenaga kerja Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data terbaru dari Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Karyawan (JOLTS) AS, menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja di Amerika Serikat mulai menunjukkan tanda-tanda pelonggaran, yang mana lowongan pekerjaan mencapai angka 7,44 juta di bulan September, lebih rendah dari perkiraan yang mencapai 8 juta. Klik pada judul untuk berita selengkapnya.
Peningkatan Stok AS Batasi Kenaikan Harga Minyak Dunia
Harga minyak mentah mengalami penurunan tipis pada perdagangan Rabu (23/10), di tengah kekhawatiran pasar atas peningkatan persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Andy Nugraha, analis Dupoin Indonesia, memproyeksikan adanya potensi kenaikan harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk hari ini.
Berdasarkan analisis teknikal yang dilakukan oleh Nugraha, indikator Moving Average menunjukkan tren bullish mulai terbentuk pada WTI. Ia menjelaskan jika harga minyak mampu bertahan di atas level kunci, potensi kenaikan hingga USD74 per barel bisa terjadi pada hari ini. Klik pada judul untuk berita selengkapnya.
China dan Konflik Timur Tengah Dorong Harga Emas Tembus Level Penting
Harga emas kembali menembus rekor tertinggi sepanjang masa di level US$2.740 pada Senin (21/10/2024). Kenaikan ini disebabkan pemangkasan suku bunga bank sentral China, People's Bank of China (PBoC), dan memanasnya konflik Timur Tengah. Hal ini diprediksi masih akan berlanjut hingga mendorong harga emas menembus level penting.
Analis Dupoin Indonesia Andy Nugraha menjelaskan, peningkatan ini terjadi karena didorong oleh meningkatnya permintaan safe haven akibat konflik yang semakin dalam di Timur Tengah serta langkah-langkah pelonggaran kredit oleh People's Bank of China (PBoC), yang menurunkan suku bunga untuk mendorong perekonomian. Klik pada judul untuk berita selengkapnya.
Download segera aplikasi Dupoin #One-Stop Trading Platform agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya seputar dunia trading atau investasi lainnya, dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

