English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Minyak WTI dan Brent Naik ke Posisi Tertinggi 2 Pekan Lebih

Jul Allens · 50.4K Views
china oil

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia di pasar komoditas internasional yang berakhir Jumat dinihari (20/9) alami kenaikan ke posisi tertinggi 2 pekan lebih.

Kenaikan harga minyak mentah terjadi di tengah ekspektasi permintaan energi global yang lebih kuat dan  risiko yang lebih tinggi dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

The Fed turunkan suku bunga yang agresif sebesar 50bps, merangsang prospek konsumsi bahan bakar di AS dan ekonomi dunia.

Juga memberikan beberapa kelonggaran bagi PBoC untuk meringankan biaya pinjaman dan mendukung permintaan di importir minyak utama dunia.

Sementara itu, laporan menunjukkan bahwa walkie-talkie  meledak di seluruh Lebanon selatan Rabu malam setelah ledakan pager serupa sehari sebelumnya, menambah kekhawatiran peperangan di wilayah tersebut.

Kemudian masuknya Iran dalam konflik diatas setelah Menteri Pertahanan Israel memperingatkan bahwa negara itu memasuki fase baru dalam perang melawan tetangganya.

Masih terkait dengan pasokan, pasar juga mengamati peningkatan pasokan yang membayangi dari OPEC+.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk bulan September 2024 naik 1,83% ke $71,16 per barel.

Untuk harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent naik 1,67% menjadi $74,88 per barel.

Untuk pergerakan harga minyak berikutnya, minyak WTI diperkirakan akan bergerak dalam kisaran resisten di $75.65 – $79.80 dan kisaran support di $67.50 – $64.10.