English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Jelang Debat, Harris dan Trump Punya Strategi Berbeda

Sindonews · 12.6K Views
Jelang Debat, Harris...
 
WASHINGTON - Kamala Harris dan Donald Trump tengah bersiap secara tajam untuk debat presiden hari Selasa (10/9/2024) waktu setempat.

Keduanya menyiapkan pertarungan yang tidak hanya mencerminkan dua visi yang berbeda untuk Amerika Serikat (AS), tetapi juga dua politisi yang mendekati momen-momen besar dengan sangat berbeda.

Harris menghabiskan akhir pekan dengan menyendiri di satu hotel bersejarah di pusat kota Pittsburgh, tempat dia fokus mengasah jawaban dua menit yang tajam, sesuai aturan debat.

Sementara itu, Trump secara terbuka mengabaikan pentingnya belajar untuk debat. Mantan presiden itu malah memilih mengisi hari-harinya dengan acara-acara yang berhubungan dengan kampanye.

Harris Tiba di Philadelphia Jelang Debat

Wakil Presiden AS Kamala Harris tiba di Philadelphia pada Senin sore, mengatakan dia merasa "baik" menjelang debatnya hari Selasa dengan Donald Trump.

Harris melintasi Pennsylvania setelah menghabiskan beberapa hari di satu hotel di pusat kota Pittsburgh untuk mempersiapkan pertarungan.

Saat iring-iringan mobilnya meninggalkan Pittsburgh, wartawan melihat ajudan lama Partai Demokrat Philippe Reines, yang memerankan Trump dalam debat tiruan dan terlihat mengenakan setelan Angkatan Laut ala Trump dan dasi merah cerah.

Ketidakpastian Trump adalah Keuntungan


Tim kampanye Donald Trump mengatakan ketidakpastiannya akan memberinya keuntungan besar dalam debat hari Selasa.

"Anda tidak dapat mempersiapkan diri untuk Presiden Trump. Tidak ada cara untuk melakukannya," ujar penasihat senior tim kampanye Jason Miller kepada wartawan selama panggilan telepon pada hari Senin, membandingkan tantangan yang dihadapi Wakil Presiden Kamala Harris dengan "seorang petinju yang mencoba mempersiapkan diri untuk Floyd Mayweather atau Muhmmad Ali."

"Anda tidak tahu dari sudut mana mereka akan menyerang Anda," ujar dia.