English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Pelemahan Dolar Terhenti karena Berbagai Faktor Ini

Inbizia · 748.4K Views

 

Selama perdagangan hari ini (26/Agustus), Indeks Dolar AS (DXY) sedikit mencuat ke 101.00 setelah jatuh sekitar 0.85% ke 100.60 kemarin. Kemunduran Dolar terhenti karena 3 hal berikut ini.

Pelemahan Dolar Terhenti karena Berbagai Faktor Ini

Pertama, hampir seluruh komentar Jerome Powell di Simposium Jackson Hole sudah diperkirakan pasar sejak jauh-jauh hari. Powell hanya mengonfirmasi prospek pemotongan suku bunga pada September, tanpa memberikan detail proyeksi jumlah dan frekuensi penurunannya.

Samy Chaar, kepala ekonom di Lombard Odier Jenewa, mengatakan bahwa tidak ada hal baru dalam pernyataan Powell kemarin. Diskursus tentang tingkat inflasi dan risiko perlambatan tenaga kerja AS pun telah sepenuhnya diantisipasi pasar.

Menurut Chaar, nilai tukar Dolar tidak akan turun lebih jauh dalam waktu dekat karena mayoritas investor tidak memperhitungkan pemangkasan suku bunga dalam jumlah besar. Lagipula, ia menilai rate cut yang terlalu banyak merupakan langkah berlebihan untuk saat ini.

Data FedWatch CME menunjukkan peluang 68% untuk Fed rate cut sebesar 25 bp dan 32% untuk pemotongan sebanyak 50 bp pada September mendatang—tidak banyak berubah dari sebelumnya.

Konflik geopolitik Timur Tengah saat ini cukup menguntungkan bagi aset safe haven, termasuk Dolar. Akhir pekan kemarin, Israel melancarkan serangan udara di Lebanon selatan. Hezbollah pun membalas dengan mengirimkan roket dan pesawat tanpa awak.

Aksi tersebut menjadi gencatan senjata terbesar antara Israel-Hezbollah dalam 10 bulan terakhir. Harga minyak melonjak 3% pasca peristiwa tersebut. Apabila situasi makin tidak kondusif, para investor mungkin akan beramai-ramai membeli Dolar AS atau emas.

Secara teknikal, pelemahan Dolar mereda pada beberapa pair mayor. Misalnya, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan DXY telah melewati 30—menandakan kondisi oversold. Begitu juga USD/CAD.

Sementara itu, GBP/USD dan EUR/USD sudah menembus 70, menunjukkan oversold. Pada umumnya, pembalikan harga akan terjadi apabila sudah overbought/oversold berdasarkan RSI.