

Market Analysis
Pemutusan hubungan kerja menyebar di berbagai perusahaan AS dan Kanada di tengah ketidakpastian ekonomi

Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat dan Kanada menghadapi pengurangan tenaga kerja yang signifikan saat mereka menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu. Tren ini berlanjut dari tahun sebelumnya, dengan berbagai sektor yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
Di sektor teknologi, Cisco Systems berencana untuk mengurangi 7% tenaga kerja globalnya sebagai bagian dari upaya restrukturisasi. Pengumuman ini muncul sekitar enam bulan setelah perusahaan ini mengurangi tenaga kerjanya sebesar 5%.
Amazon juga melakukan pemangkasan besar-besaran di seluruh unitnya, termasuk kurang dari 5% di Buy with Prime, 5% di Audible, dan pengurangan signifikan di departemen lain seperti Twitch, One Medical, Amazon Pharmacy, dan Amazon Web Services.
Alphabet melakukan pemutusan hubungan kerja di beberapa tim, termasuk X Lab, penjualan iklan, dan tim yang bertanggung jawab atas produk perangkat keras seperti Pixel dan Nest, serta sebagian besar tim augmented reality.
Microsoft memangkas sekitar 1.900 pekerjaan di Activision Blizzard dan Xbox. IBM, sambil merencanakan PHK, juga berfokus pada perekrutan untuk peran yang berpusat pada AI. Intel mengurangi tenaga kerjanya lebih dari 15%, setara dengan sekitar 17.500 pekerjaan, karena berusaha merevitalisasi bisnis manufakturnya.
Industri media juga terkena dampaknya, dengan Paramount Global memangkas 15% tenaga kerja di AS, yang berdampak pada sekitar 2.000 orang, sebagai bagian dari inisiatif pemangkasan biaya menjelang merger dengan Skydance Media. Pixar Animation Studios melepaskan sekitar 14% karyawannya, yang akan berdampak pada sekitar 175 pekerja. Entitas media lain seperti Sky, The Los Angeles Times, Paramount Global, Business Insider, dan Bell Canada juga mengurangi jumlah karyawan mereka.
Di sektor otomotif, Tesla berencana untuk mengurangi tenaga kerja globalnya hingga lebih dari 10%, sementara produsen kendaraan listrik Lucid memangkas 6% stafnya.
Perusahaan-perusahaan jasa keuangan juga tidak luput dari PHK. PayPal Holdings diperkirakan akan memangkas 2.500 pekerjaan, atau 9% dari tenaga kerja globalnya. Citigroup bertujuan untuk mengurangi 20.000 tenaga kerjanya dalam beberapa tahun ke depan, dengan 716 pekerjaan di New York yang telah diumumkan. Morgan Stanley memangkas pekerjaan di unit manajemen kekayaannya, yang berdampak pada kurang dari 1% karyawan divisi tersebut.
Nasdaq juga mengurangi tenaga kerjanya karena mengintegrasikan perusahaan fintech Adenza. BlackRock berencana memangkas sekitar 3% dari tenaga kerjanya, meskipun mereka mengantisipasi jumlah karyawan yang lebih besar pada akhir 2024.
Di sektor konsumen dan ritel, Walmart memangkas pekerjaan di kantor pusatnya dan memindahkan banyak pekerja jarak jauh ke kantor-kantor tertentu. Estee Lauder, Wayfair, Macy's, Levi Strauss & Co, dan Nike, termasuk merek Converse, semuanya merencanakan pengurangan tenaga kerja. Hershey's juga menerapkan rencana restrukturisasi yang berdampak pada kurang dari 5% karyawannya.
Sektor kesehatan mengalami pemutusan hubungan kerja di Novavax dan perusahaan kesehatan konsumen Kenvue. Di sektor manufaktur, Lockheed Martin, Spirit AeroSystems, dan L3Harris telah mengumumkan PHK.
Sektor logistik juga terkena dampaknya, dengan United Parcel Service dan FedEx yang merencanakan pemutusan hubungan kerja yang signifikan. Di sektor sumber daya alam, Chesapeake Energy, TC Energy, dan Enbridge semuanya mengurangi jumlah tenaga kerjanya.
PHK ini mencerminkan tren pemangkasan biaya dan restrukturisasi yang lebih luas karena perusahaan-perusahaan di berbagai industri mempersiapkan diri untuk menghadapi potensi tantangan ekonomi di masa depan.

