

Market Analysis
EURUSD Kembali Menguat, Efek Potensi Penurunan Suku Bunga The Fed

XAUUSD

Analisa Teknikal
Prediksi untuk minggu ini cenderung masih akan melanjutkan kenaikan dan kenaikan ini masih akan berlanjut sedemikian rupa dan sesuai dengan predikksi di minggu sebelumnya. Potensi kenaikan ini masih didukung dengan analisa trendline dan analisa candlestick serta dukungan dengan USD yang cenderung mashi kuat untuk turun. Tanda penguatan ini sepertinya juga masih akan terjadi diminggu ini lebih tingggi karena ada berita FOMC di minggu ini dan The Fed chair powel Speech yang dimana cukup berpengaruh tinggi terhadap USD.
Analisa Fundamental
Harga emas (XAU/USD) mendapatkan momentum di sekitar $2.505 selama awal sesi Asia pada hari Senin di tengah harapan penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS pada bulan September. para pedagang emas akan mengambil lebih banyak isyarat dari pembacaan pertama Indeks Manajer Pembelian Global (IMP) S&P AS dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell minggu ini.
Logam mulia naik ke level tertinggi sepanjang masa pada hari Jumat karena para investor menempatkan lebih banyak taruhan pada penurunan suku bunga dari The Fed AS pada bulan September. Data ekonomi AS minggu lalu menunjukkan bahwa Penjualan Ritel melampaui estimasi, tetapi Indeks Harga Produsen dan Konsumen AS mengindikasikan inflasi mereda.
Selain itu, Pembangunan Perumahan Baru (Housing Starts) AS turun 6,8% di bulan Juli menjadi 1,238 juta unit dari kenaikan 1,1% di bulan Juni, level terendah sejak tahun 2020. Angka ini menambah kekhawatiran atas kekuatan ekonomi, terutama setelah laporan inflasi dan tenaga kerja yang lebih lemah baru-baru ini. Hal ini, pada gilirannya, memicu penurunan lebih dalam oleh The Fed dan mendukung logam mulia ini karena suku bunga yang lebih rendah umumnya mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak berimbal hasil.
Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan pada hari Minggu bahwa ekonomi AS tidak menunjukkan tanda-tanda overheating, oleh karena itu para pengambil kebijakan The Fed harus berhati-hati dalam mempertahankan kebijakan pembatasan lebih lama dari yang diperlukan. Pasar saat ini memprakirakan hampir 76% kemungkinan penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bp) pada pertemuan bulan September, menurut CME FedWatch Tool.
Ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan perang di Ukraina semuanya berkontribusi pada permintaan safe haven emas. Konflik antara Hizbullah dan Israel telah meningkat selama akhir pekan, meskipun ada upaya-upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan guna mencegah serangan Hizbullah-Iran ke Israel, demikian menurut Guardian. Kantor berita tersebut melaporkan bahwa serangan Israel pada hari Sabtu merupakan salah satu serangan paling berdarah bagi warga sipil sejak pertempuran dimulai pada bulan Oktober.
Potensi Long - Term : Buy
Potensi Short - Term : Sell
Resistance : 2447.55
Entry : 2507.39
Support : 2275.92
OIL / WTI

Analisa Teknikal
Prediksi untuk OIL / WTI di minggu ini diprediksi harga akan cenderung menurun kembali secara garis besar dan sesuai dengan prediksi meski pada tampilan chart harga cenderugn naik.Alasannya karena pengaruh dari Petrodollar yang dimana penggunaan minyak WTI akan cenderung berkurang kedepannya dan hal ini akan menyebabkan penurunan secara garis besar. Meski untuk saat ini harga cenderung ada kenaikan. Berdasarkan perbadingan arah harga, harga cenderung akan menurun karena harga tertinggi sebelumnya cenderung lebih rendah dari yang sebelumnya.Prediksi dan analisa ini didukung dengan analisa candlestick dan analisa trendline.
Analisa Fundamental
“Kami sekarang memprakirakan harga minyak Brent di $85 dan harga WTI di $80 per barel. Ini memperhitungkan premi risiko tertentu karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kami juga berasumsi bahwa pembatalan bertahap pemangkasan produksi sukarela oleh OPEC+ yang direncanakan mulai Oktober akan ditangguhkan setidaknya hingga akhir tahun. Jika tidak, akan ada risiko kelebihan pasokan dan penurunan harga yang tidak diinginkan karena permintaan yang lemah pada kuartal keempat.”
“Namun, OPEC+ telah sebagian ‘mempercepat’ peningkatan produksi yang direncanakan mulai musim gugur. Menurut IEA, volume produksi pada bulan Juli adalah 920 ribu barel per hari di atas level yang disepakati karena Irak, Rusia, dan Kazakhstan memproduksi jauh lebih banyak dari yang sebenarnya disepakati.”
“Produksi minyak OPEC+ pada bulan Juli juga 250 ribu barel per hari lebih tinggi daripada pada bulan Juni. Irak dan Kazakhstan sudah memproduksi lebih banyak pada bulan Juli daripada yang diizinkan pada September 2025, yaitu pada akhir peningkatan produksi bertahap. Produksi di Rusia saat ini berada di level yang seharusnya baru tercapai pada Maret/April 2025
Potensi Long - Term : Sell
Potensi Short - Term : Buy
Resistance : 84.59
Entry : 76.57
Support : 72.48
EURUSD

Analisa Teknikal
Prediksi untuk Euro akan cenderung naik karena pengaruh USD yang cenderung menurun akan tinggi dan sesuai dengan prediksi di hari sebleumnya yang dimana mendukung untuk penguatan terhadap Euro. Hal ini juga terjadi karena ada kelanjutan arah tren sehingga peluang ini akan bagus untuk investor yang menyukai pair EURUSD ini. Untuk di minggu ini belum ada berita yang cukup signifkan terhadap Euro dan harga masih akan cukup naik. Prediksi dan analisa ini di dukung dengan analisa tren dan candlestick.
Analisa Fundamental
EUR/USD melanjutkan kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 1,1030 selama jam-jam Asia pada hari Senin. Kenaikan pasangan mata uang ini dapat dikaitkan dengan meningkatnya peluang penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS (The Fed) mulai bulan September.
Data ekonomi AS minggu lalu mengindikasikan bahwa Penjualan Ritel melebihi ekspektasi, sementara Indeks Harga Produsen (IHP) dan Indeks Harga Konsumen (IHK) menunjukkan bahwa inflasi menurun. Selain itu, pembangunan rumah baru di AS turun 6,8% di bulan Juli menjadi 1,238 juta unit, menyusul kenaikan 1,1% di bulan Juni, menandai level terendah sejak tahun 2020. Penurunan ini telah meningkatkan kekhawatiran terhadap ketahanan ekonomi, terutama mengingat laporan inflasi dan tenaga kerja yang lebih lemah baru-baru ini.
Presiden Federal Reserve Bank of San Francisco Mary Daly menekankan pada hari Minggu bahwa bank sentral AS harus mengambil pendekatan bertahap untuk mengurangi biaya pinjaman, menurut Financial Times. Daly menepis kekhawatiran para ekonom bahwa ekonomi AS sedang berada di ambang perlambatan tajam yang akan membenarkan penurunan suku bunga yang cepat.
Selain itu, Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee memperingatkan bahwa para pejabat bank sentral harus berhati-hati untuk mempertahankan kebijakan yang ketat lebih lama dari yang diperlukan. Meskipun belum pasti apakah The Fed akan memangkas suku bunga bulan depan, kegagalan untuk melakukannya dapat membahayakan pasar tenaga kerja, menurut CNBC.
Di Zona Euro, para investor mengantisipasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan menurunkan suku bunga secara bertahap. Para pengambil kebijakan ECB ragu-ragu untuk berkomitmen pada jalur penurunan suku bunga tertentu karena kekhawatiran bahwa
tekanan harga dapat meningkat.
Potensi Long - Term : Buy
Potensi Short - Term : Sell
Resistance : 1.10058
Entry : 1.10278
Support : 1.06668
GBPUSD

Analisa Teknikal
Prediksi untuk Poundsterling harga cenderung masih menunjukan kenaikan lebih tinggi dan sesuai dengan analisa karena diprediksi sebelumnya harga cenderung menunjukan kenaian yang cukup tinggi. Tanda kenaikan ini juga karena pelemahan USD yang akan berkepanjangan sehingga dengan ini akan membuat inflasi yang cukup tinggi kedepannya. Untuk di minggu ini belum ada berita yagn cukup signifkan dan Prediksi dan analisa ini didukung dengan anlaisa trendline dan analisa candlestick.
Analisa Fundamental
Pasangan mata uang GBP/USD melanjutkan momentum penembusan minggu lalu dan naik ke puncak lebih dari satu bulan, di sekitar pertengahan 1,2900-an selama sesi Asia hari Senin. Pergerakan naik yang kuat terjadi setelah pemantulan yang kuat baru-baru ini dari sekitar Simple Moving Average (SMA) 200-hari yang signifikan secara teknis dan dapat dilihat sebagai pemicu baru bagi para pedagang bullish.
Pound Inggris (GBP) terus mendapat dukungan dari data makro Inggris minggu lalu yang relatif lebih kuat, yang menunjukkan ekonomi yang masih tangguh dan mungkin telah memupus harapan untuk penurunan suku bunga oleh Bank of England (BoE) di bulan September. Dolar AS (USD), di sisi lain, mendekam di dekat level terendah sejak Januari yang disentuh pada awal bulan ini di tengah ekspektasi Federal Reserve (The Fed) yang dovish dan menjadi faktor lain yang menjadi pendorong bagi pasangan mata uang GBP/USD.
Terlepas dari kenyataan bahwa pasar telah mengurangi pertaruhan mereka untuk pelonggaran kebijakan yang lebih agresif, para investor tampaknya yakin bahwa bank sentral AS akan memulai siklus pemangkasan suku bunga di bulan September. Ekspektasi ini ditegaskan kembali oleh komentar-komentar terbaru dari Presiden The Fed San Francisco Mary Daly, yang mengatakan bahwa bank sentral AS perlu mengambil pendekatan bertahap untuk menurunkan biaya pinjaman. Hal ini membuat imbal hasil obligasi pemerintah AS tertekan dan membebani USD.
Selain itu, lingkungan risk-on yang umum semakin menahan para pedagang untuk menempatkan taruhan bullish di sekitar Greenback yang merupakan safe haven. Hal ini, pada gilirannya, memvalidasi prospek positif jangka pendek untuk pasangan mata uang GBP/USD dan mendukung prospek perpanjangan tren naik selama hampir dua minggu di tengah ketiadaan data makro yang relevan baik dari Inggris maupun AS. Namun, para pedagang mungkin akan menunggu lebih banyak isyarat mengenai jalur pemangkasan suku bunga The Fed sebelum menempatkan taruhan agresif.
Oleh karena itu, fokus akan tetap pada rilis Risalah Rapat FOMC pada hari Rabu. Ini akan diikuti oleh IMP global pada hari Kamis, yang, bersama dengan pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole, akan menjadi dorongan yang berarti selama akhir pekan ini.
Potensi Long - Term : Buy
Potensi Short - Term : Sell
Resistance : 1.30408
Entry : 1.29435
Support : 1.26101
Hangseng

Analisa Trendline
Prediksi unttuk Hangseng akan cenderung untuk naik dan ini karena dampak dari pelemahan USD yang cukup tinggi ini. Selain itu ini juga karena dampak dari investor yang yang telah melihat peluang dan kesempatan terhadap kelanjutan naik untuk indeks Hangseng Ini sehingga dengan ini harga akan cenderung naik sedemikan rupa di dukung dengan bantuan dari arah trend yang akan cukup tinggi terhadap kenaikan. Dari tampilan di chart juga menunjukan belum ada tanda pembalikan yang cukup signifkan terhadap indeks hangseng ini sehingga dengan ini perlu untku di perhatiakan.
Analisa Fundamental
Prediksi untuk Hangseng akan mengalami penurunan dan kenaikan akan penurunan ini di kisaran 0.60% - 1.40% dan peluang ini bisa di manfaatkan oleh beberap investor dan perlu untuk di perhatikan.
Potensi Long - Term : Sell
Potensi Short - Term : Buy
Resistance : 17441
Entry : 17562
Support : 15231
Download segera aplikasi Dupoin #One-Stop Trading Platform agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya seputar dunia trading atau investasi lainnya, dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER
Investasi Derivatif melibatkan risiko kerugian yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda investasikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
Kebijakan Privasi
PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures untuk keperluan internal. PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki risiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

