English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Sinyal Ekonomi Beragam karena Keyakinan Produsen Jepang Meningkat, Sektor Jasa Melemah

Investing · 729 Views

© Reuters.

Di Jepang, kepercayaan diri para produsen besar mencapai level tertinggi dalam dua tahun terakhir, sementara sentimen sektor jasa menurun karena kenaikan biaya yang terkait dengan pelemahan yen. Kontras dalam suasana bisnis ini menambah kompleksitas lanskap ekonomi.

Survei tankan Bank of Japan (BOJ) mengungkapkan pada hari Senin bahwa indeks sentimen utama untuk produsen besar berada di +13 di bulan Juni, meningkat dari +11 di bulan Maret, dan sedikit di atas ekspektasi pasar +12. Ini menandai level tertinggi sejak Maret 2022, dengan peningkatan yang disebabkan oleh pemulihan produksi mobil dan kenaikan harga yang berhasil untuk mengimbangi biaya bahan baku yang lebih tinggi.

Namun, sektor jasa tidak membagikan optimisme ini, karena biaya tenaga kerja dan tingginya harga bahan impor membebani sentimen. Indeks sentimen untuk perusahaan-perusahaan besar non-manufaktur turun menjadi +33 di bulan Juni dari +34 di bulan Maret, penurunan pertama dalam dua tahun terakhir, sejalan dengan perkiraan pasar.

Ke depan, pabrikan besar mengantisipasi sedikit perbaikan dalam tiga bulan ke depan, sedangkan bisnis sektor jasa memperkirakan kondisi akan semakin memburuk karena tekanan kenaikan biaya pada margin keuntungan.

Pada catatan yang berbeda, revisi yang tidak terjadwal pada data historis produk domestik bruto (PDB) Jepang menunjukkan kontraksi ekonomi yang lebih dalam daripada yang dilaporkan sebelumnya.

Angka yang direvisi menunjukkan ekonomi menyusut sebesar 2,9% secara tahunan pada kuartal pertama tahun 2024, penyesuaian ke bawah dari estimasi awal penurunan 1,8%. Selain itu, data PDB untuk kuartal ketiga dan keempat tahun 2023 juga direvisi ke bawah, terutama karena data pesanan konstruksi yang dikoreksi.

Penurunan PDB ini diperkirakan akan mempengaruhi pertumbuhan kuartalan dan perkiraan harga BOJ mendatang, yang akan diumumkan pada pertemuan kebijakan yang dijadwalkan pada 30-31 Juli. Bank sentral mengakhiri delapan tahun suku bunga negatif di bulan Maret, karena melihat pencapaian target inflasi 2% yang berkelanjutan dalam jangkauan.

Meskipun inflasi tetap berada di atas target 2% selama dua tahun, pemulihan ekonomi Jepang yang goyah menimbulkan tantangan bagi lintasan kenaikan suku bunga BOJ. Ekspektasi inflasi perusahaan jangka panjang telah sedikit meningkat, dengan perusahaan-perusahaan memperkirakan inflasi mencapai 2,3% tiga tahun dari sekarang dan 2,2% dalam lima tahun, menurut survei tankan.

Gubernur BOJ Kazuo Ueda telah menyatakan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut akan dipertimbangkan jika ada bukti yang cukup bahwa inflasi yang mendasari akan secara konsisten memenuhi target bank.

Para pelaku pasar terbagi mengenai kapan BOJ akan menaikkan suku bunga lagi dari level mendekati nol saat ini, dengan beberapa memperkirakan kenaikan tahun ini. Sinyal-sinyal ekonomi yang beragam dari survei tankan dan revisi PDB berkontribusi pada ketidakpastian seputar waktu langkah BOJ selanjutnya.

Saham apa yang layak dibeli untuk trade Anda berikutnya?

Dengan valuasi yang meroket di 2024, banyak investor yang ragu untuk menanamkan lebih banyak dana di saham. Bingung tujuan investasi berikutnya? Dapatkan akses ke portofolio kami yang teruji dan ketahui peluang dengan potensi tinggi. Pada tahun 2024 saja, AI ProPicks telah mengidentifikasi 2 saham yang melonjak lebih dari 150%, 4 saham lainnya yang meningkat lebih dari 30%, dan 3 saham yang naik lebih dari 25%. Rekam jejak ini sangat mengesankan. Dengan portofolio yang dirancang untuk saham Dow, saham S&P, Saham Teknologi, dan saham Mid Cap, Anda dapat mempertimbangkan berbagai strategi untuk membangun kekayaan.