English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

GDP Inggris Lampaui Ekspektasi, GBP/USD Bergeming

Inbizia · 234 Views

Dolar Komoditas Runtuh Akibat Maraknya Aksi Jual

Selama perdagangan sesi Eropa (28/Juni), pasangan mata uang GBP/USD hanya mendatar di 1.2640. Padahal, rilis data ekonomi terbaru Inggris menunjukkan hasil yang gemilang.

Gross Domestic Product (GDP) Inggris tumbuh dari -0.3% ke +0.7% pada kuartal pertama 2024, melebihi perkiraan konsensus di +0.6%. GDP Inggris dalam basis tahunan meningkat dari -0.2% menjadi +0.3%. Ini juga lebih tinggi dari estimasi kenaikan ke +0.2% saja.

Sementara itu, pendapatan riil rumah tangga yang dapat dibelanjakan (RHDI) naik ke 2.4% dalam setahun terakhir. Menurut para ekonom, angka-angka tersebut menandakan pemulihan yang baik setelah perekonomian Inggris terpuruk tahun lalu.

Perbaikan ekonomi seharusnya dapat mengerek nilai tukar Pound sterling dan menunda prospek penurunan suku bunga BoE (Bank of England). Rob Wood, kepala ekonom Inggris di Pantheon Macroeconomics, mengatakan bahwa BoE dapat memundurkan waktu rate cut hingga September.

Akan tetapi, para pelaku pasar masih meyakini BoE akan mulai memangkas suku bunga pada Agustus berdasarkan hasil rapat kebijakan minggu lalu. Data pasar saat ini menunjukkan peluang imbang antara rate cut Agustus dan September.

Ketidakpastian politik menjelang Pemilu Inggris minggu depan juga masih membayangi Pound sterling. Berdasarkan hasil survei, Partai Buruh di bawah kepemimpinan Keir Starmer berpotensi menang mudah atas Partai Konservatif yang dipimpin oleh PM Rishi Sunak. Apabila hasil pemilu terlalu jauh dari perkiraan, Pound berisiko ambles versus Dolar AS.