English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Pengertian Cost and Freight (CFR), Cara Kerja, dan Contohnya!

Beladdina Annisa · 1 Views

Cost and Freight (CFR) adalah syarat perdagangan internasional di mana penjual bertanggung jawab menanggung seluruh biaya pengiriman barang hingga pelabuhan tujuan, sementara risiko kerusakan atau kehilangan barang berpindah kepada pembeli sejak barang selesai dimuat di atas kapal di pelabuhan asal.

CFR Singkatan dari Apa?

CFR merupakan singkatan dari Cost and Freight. Istilah komersial internasional ini diatur secara resmi oleh International Chamber of Commerce dalam pedoman Incoterms. Penggunaan aturan ini khusus diterapkan untuk pengiriman barang yang menggunakan moda transportasi laut atau jalur perairan dalam negeri.

Dalam transaksi berstandar CFR, komponen harga yang disepakati mencakup nilai pokok barang ditambah seluruh ongkos pengangkutan kapal menuju pelabuhan tujuan. Persyaratan ini memisahkan secara tegas antara kewajiban membayar biaya pengiriman dan pengalihan tanggung jawab atas risiko keselamatan barang selama pelayaran.

Bagaimana Cara Kerja CFR?

Cara kerja CFR berpusat pada pembagian tugas, biaya, dan risiko yang terpisah antara eksportir dan importir. Proses dimulai ketika penjual memproduksi barang, mengemasnya sesuai standar pengiriman internasional, dan mengurus clearance pabean ekspor di negara asal. Penjual kemudian mengatur pengangkutan darat menuju pelabuhan keberangkatan dan menyewa ruang muat pada kapal kargo laut.

Titik Krusial dalam mekanisme ini terletak di pelabuhan muat. Begitu barang berhasil diangkat dan ditempatkan secara aman di atas kapal pengangkut, kewajiban pemindahan risiko secara otomatis berpindah kepada pihak pembeli. 

Sejak titik tersebut hingga barang tiba di pelabuhan tujuan, segala potensi bahaya seperti kecelakaan kapal, cuaca buruk, maupun kehilangan kargo menjadi tanggungan penuh pihak pembeli.Meskipun demikian, penjual tetap berkewajiban melunasi seluruh biaya pelayaran kapal hingga kargo tersebut tiba di dermaga tujuan yang ditunjuk.

Tanggung Jawab Penjual dalam CFR

image.png

 

Dalam skema perdagangan CFR, penjual memiliki kewajiban operasional dan finansial hingga barang dimuat ke kapal dan biaya pengangkutan dilunasi. Berikut adalah rincian tugas penjual:

1. Menyediakan Barang

Penjual berkewajiban menyediakan barang dagangan yang sesuai dengan spesifikasi, kualitas, dan jumlah yang tertera di dalam kontrak jual beli, beserta faktur komersial dan dokumen pendukung lainnya.

2. Mengurus Pengiriman ke Pelabuhan Asal

Segala urusan logistik dari lokasi pabrik atau gudang penyimpan milik penjual menuju pelabuhan keberangkatan merupakan tanggung jawab penjual, termasuk biaya transportasi darat dan penanganan awal.

3. Mengurus Formalitas Ekspor

Penjual wajib menyelesaikan seluruh prosedur kepabeanan ekspor, mengurus izin pengeluaran barang dari instansi pemerintah terkait, serta melunasi pajak atau pungutan ekspor di negara asal.

4. Memuat Barang ke Kapal

Proses pemindahan fisik kargo dari area penumpukan dermaga ke atas kapal pengangkut ditanggung oleh penjual hingga barang berada secara aman di atas kapal.

5. Membayar Freight

Penjual menanggung seluruh biaya angkutan laut utama dari pelabuhan keberangkatan sampai kapal tiba di pelabuhan tujuan yang disepakati.

Welcome Reward.jpg

Tanggung Jawab Pembeli dalam CFR

Begitu proses pemuatan di pelabuhan asal selesai, tanggung jawab logistik dan finansial beralih ke pihak pembeli:

1. Menanggung Risiko Setelah Barang Dimuat

Pembeli memikul penuh semua risiko fisik atas kerusakan atau kehilangan barang sejak pemuatan di kapal selesai. Karena penjual tidak diwajibkan membeli asuransi, pembeli disarankan mengamankan kargo dengan polis asuransi mandiri.

2. Mengurus Impor

Pembeli bertanggung jawab menyelesaikan izin pabean impor, penyiapan dokumen penerimaan di negara tujuan, serta pemenuhan regulasi teknis yang disyaratkan otoritas setempat.

3. Membayar Bea Masuk dan Pajak Impor

Seluruh beban finansial berupa bea masuk, pajak pertambahan nilai, serta pungutan impor resmi di pelabuhan tujuan menjadi kewajiban yang harus dilunasi oleh pembeli.

4. Mengurus Pengangkutan Setelah Pelabuhan Tujuan

Setelah kargo dibongkar di pelabuhan kedatangan, pembeli wajib mengatur penerimaan barang, membayar biaya terminal, serta membiayai transportasi lanjutan menuju gudang akhir.

Demo Account.jpg

Siapa yang Menanggung Risiko dalam CFR?

Pihak yang menanggung risiko dalam syarat CFR adalah pembeli. Sering terjadi kekeliruan anggapan bahwa pihak yang membayar pengiriman juga menanggung risiko perjalanan. Pada skema ini, titik peralihan risiko terjadi lebih awal dibanding titik peralihan biaya.

Risiko kerusakan, pencurian, atau tenggelamnya muatan beralih dari penjual kepada pembeli pada saat barang telah selesai dimuat ke atas kapal di pelabuhan keberangkatan. Apabila terjadi musibah di samudera lepas, kerugian finansial ditanggung penuh oleh pembeli. Oleh karena itu, pembeli perlu mengambil polis asuransi kargo laut secara independen untuk melindungi nilai investasi barang selama masa pelayaran.

Contoh Transaksi CFR

Sebagai gambaran nyata, sebuah perusahaan manufaktur di Surabaya menjual produk mesin industri senilai seratus ribu dolar Serikat kepada importir di Shanghai, Tiongkok, dengan syarat kesepakatan CFR Shanghai.

Peran Penjual di Surabaya: Memproduksi mesin, mengurus dokumen ekspor di Bea Cukai Tanjung Perak, membiayai transportasi lokal ke pelabuhan, memuat mesin ke kapal, serta melunasi tarif angkutan laut dari Surabaya hingga Pelabuhan Shanghai.

Titik Peralihan Risiko: Ketika mesin selesai diangkat dan diletakkan di atas kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tanggung jawab atas keselamatan barang resmi berpindah ke pembeli di Shanghai.

Peran Pembeli di Shanghai: Membeli polis asuransi pengiriman secara mandiri sebelum kapal berlayar, mengurus proses pengeluaran barang dan pabean impor di Pelabuhan Shanghai, membayar bea masuk, serta menanggung biaya pembongkaran dan truk pengangkut menuju lokasi pabrik mereka.

 

 

Peringatan Risiko: Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi dan edukasi. Seluruh konten di atas tidak dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, ajakan, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen investasi apa pun.  Perdagangan aset finansial (Saham, Forex, Komoditas) melibatkan risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kehilangan modal. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari keputusan investasi pembaca. DYOR (Do Your Own Research) sangat disarankan

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!