English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Militer AS & Saudi Gempur Pasukan Pro-Iran, Harga Minyak Dibayangi Ketidakpastian

Geraldo Kofit · 1 Views

Global News

The Fed Tahan Suku Bunga, Sikap Kevin Warsh Bikin Pasar Menebak Arah Kebijakan Selanjutnya.

Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan sesuai ekspektasi pasar. Namun, Ketua The Fed Kevin Warsh tidak memberikan sinyal yang jelas mengenai langkah kebijakan berikutnya, sehingga meningkatkan ketidakpastian di pasar keuangan.

Di sisi lain, tiga anggota FOMC menyampaikan perbedaan pendapat dengan mendukung kenaikan suku bunga, mencerminkan kekhawatiran bahwa inflasi masih belum sepenuhnya terkendali. Investor kini akan mencermati data inflasi dan ketenagakerjaan AS sebagai penentu apakah The Fed akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya. (Reuters)

AS dan Arab Saudi Serang Kelompok Pro-Iran di Irak, Risiko Konflik Timur Tengah Kembali Meningkat.

Amerika Serikat dan Arab Saudi melancarkan serangan terhadap kelompok bersenjata yang didukung Iran di Irak sebagai respons atas serangan drone yang sebelumnya menargetkan fasilitas minyak Arab Saudi.

Aksi militer ini memicu kecaman dari Iran yang menilai tuduhan tersebut tidak berdasar dan memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat memperburuk situasi kawasan. Eskalasi terbaru ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi meluasnya konflik di Timur Tengah, yang berisiko mengganggu pasokan energi global dan mempertahankan tekanan kenaikan harga minyak. (Reuters)

welcome reward

Fundamental Analysis

WTI / OIL - Pergerakan WTI Oil akan dipengaruhi oleh ekspektasi permintaan minyak global, perkembangan geopolitik, serta sentimen terhadap kebijakan produksi OPEC+. Pelaku pasar juga akan memperhatikan perkembangan stok minyak mentah Amerika Serikat dan prospek pertumbuhan ekonomi global yang menjadi indikator permintaan energi.

Jika muncul sentimen positif terhadap permintaan minyak atau adanya potensi gangguan pasokan dari negara-negara produsen, harga WTI berpeluang melanjutkan penguatan. Sebaliknya, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global atau peningkatan pasokan minyak dapat kembali memberikan tekanan terhadap harga minyak. (Reuters, Bloomberg)


EURUSD - Pergerakan EURUSD masih akan didominasi oleh perbedaan ekspektasi kebijakan moneter antara European Central Bank (ECB) dan Federal Reserve (The Fed). Fokus investor tertuju pada data ekonomi dari Amerika Serikat dan kawasan Euro, terutama inflasi, aktivitas bisnis, serta pasar tenaga kerja.

Jika data ekonomi AS melemah atau pasar semakin yakin The Fed akan memangkas suku bunga, EURUSD berpotensi menguat karena tekanan terhadap dolar AS. Sebaliknya, apabila data ekonomi AS kembali solid atau ECB memberikan sinyal kebijakan yang lebih dovish, maka dolar AS berpotensi menguat dan menekan pergerakan EURUSD. (Reuters, Forex Factory, Investing.com)

 

DOW - Pergerakan Dow Jones akan dipengaruhi oleh sentimen terhadap kebijakan moneter Federal Reserve, pergerakan imbal hasil obligasi AS (US Treasury Yield), serta perkembangan laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat. Penurunan imbal hasil obligasi dan meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga umumnya menjadi katalis positif bagi pasar saham.

Sebaliknya, apabila data ekonomi AS kembali menunjukkan kekuatan yang mendorong kenaikan Treasury Yield, tekanan terhadap indeks saham dapat meningkat. Investor juga akan mencermati perkembangan sentimen global dan arus dana ke aset berisiko yang berpotensi meningkatkan volatilitas pada indeks Dow Jones. (Reuters, CNBC, Bloomberg)

Calendar:

Calendar July, 9.png

 

Technical Analysis

WTI / OIL

image.png

 Technical Trends

  • Short Term = Bearish
  • Medium Term = Bearish
  • Long Term = Bearish

Commodity Pick

image.png

Technical Review

Pada time frame H4, WTI telah menyelesaikan pembentukan secondary trend dan membentuk swing high baru. Harga juga membentuk candlestick Doji di area dynamic resistance 84.03, yang mengindikasikan potensi pembalikan arah. Selama harga masih tertahan di bawah level tersebut, WTI berpeluang melanjutkan pelemahan menuju support 81.48. Selain itu, indikator Stochastic mulai bergerak turun dari area overbought, sejalan dengan terbentuknya primary trend bearish yang mengindikasikan tekanan jual masih mendominasi.

 

EUR/USD

image.png

 Technical Trends

  • Short Term = Bullish
  • Medium Term = Bullish
  • Long Term = Bullish

Forex Pick

image.png

Technical Review

Pada time frame H4, EURUSD berpotensi melanjutkan penguatan setelah membentuk swing low baru di area support 1.13667. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka menuju resistance 1.15272. Selain itu, indikator Stochastic menunjukkan potensi Bullish Divergence yang sejalan dengan terbentuknya pola Double Bottom, sehingga mengindikasikan peluang reversal dari tren bearish ke bullish.

 

DOW/Dow Jones

image.png

 Technical Trends

  • Short Term = Bearish
  • Medium Term = Bearish
  • Long Term = Bearish

Index Pick

image.png

Technical Review

Pada time frame Daily, Dow Jones masih menunjukkan potensi pelemahan setelah terbentuk candlestick Bearish Engulfing yang mengonfirmasi dominasi tekanan jual. Selama momentum bearish masih bertahan, harga berpeluang melanjutkan penurunan menuju area support 51.611 hingga 50.878. Sementara itu, indikator Stochastic juga bergerak turun menuju area oversold, yang sejalan dengan potensi berlanjutnya tren bearish

 

AMZN/ Amazon

image.png

 Technical Trends

  • Short Term = Bearish
  • Medium Term = Bearish
  • Long Term = Bearish

Stocks US Pick

image.png

Technical Review

Pada time frame Weekly, saham AMZN masih menunjukkan tren bearish yang cukup signifikan. Harga kembali gagal menembus resistance 234.82, sehingga tekanan jual masih mendominasi pergerakan. Selain itu, struktur harga masih membentuk pola ABC Correction, yang mengindikasikan potensi pelemahan lanjutan menuju area support 216.68 hingga 201.55. Sementara itu, indikator Stochastic juga masih bergerak turun menuju area oversold, yang menunjukkan momentum bearish masih kuat dan belum terdapat sinyal pembalikan arah yang signifikan.

 

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.