

Market Analysis
Inflasi Masih Tinggi, Suku Bunga Memanas Jelang FOMC Juli

Menjelang keputusan Federal Reserve (FOMC) pada akhir Juli, perdebatan mengenai arah suku bunga semakin meningkat seiring inflasi AS yang masih menunjukkan tekanan. Mayoritas pelaku pasar masih memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga, namun sejumlah pejabat dan ekonom menilai kenaikan harga energi serta risiko inflasi yang kembali meningkat dapat mendorong sikap yang lebih hawkish.
Oleh karena itu, perhatian investor kini tertuju pada hasil rapat FOMC dan pernyataan Ketua The Fed yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan moneter pada beberapa bulan mendatang. (Forex Factory)
Calendar:
Trend Utama : Bullish Market, Time Frame : Daily (1 Hari)
Analisa Teknikal
Pada time frame Daily, WTI Oil menunjukkan peluang untuk melanjutkan penguatan setelah berhasil membentuk secondary trend. Harga juga mendapatkan rejection yang kuat tepat di Moving Average (MA) 21 pada level 77.73, yang kini kembali berfungsi sebagai dynamic support. Reaksi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan beli masih mendominasi dan tren naik masih terjaga.
Selama harga mampu bertahan di atas area 77.73, potensi kenaikan masih terbuka dengan target menuju area resistance 86.10 hingga 90.52. Struktur harga saat ini juga mengisyaratkan bahwa fase koreksi telah selesai, sehingga peluang kelanjutan tren bullish menjadi lebih besar apabila harga mampu mempertahankan momentum penguatannya.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, harga WTI Oil masih berpotensi menguat seiring meningkatnya ekspektasi terhadap perbaikan permintaan energi global serta dukungan dari kebijakan produksi OPEC+ yang tetap menjaga pasokan minyak tetap ketat. Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan stok minyak mentah Amerika Serikat, kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah, serta prospek pertumbuhan ekonomi global yang dapat memengaruhi keseimbangan antara permintaan dan pasokan.
Apabila persediaan minyak AS kembali menurun atau OPEC+ mempertahankan pembatasan produksi, harga minyak berpeluang melanjutkan penguatannya. Namun, jika muncul kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global atau peningkatan produksi dari negara-negara produsen utama, kenaikan harga minyak berpotensi menjadi lebih terbatas. (Reuters)
USD/JPY
Trend Utama : Bearish Market, Time Frame : H1 (1 Jam)
Analisa Teknikal
Pada time frame H1, USDJPY berpotensi melanjutkan pelemahan setelah membentuk pola Head & Shoulders, yang merupakan salah satu pola bearish reversal dan mengindikasikan perubahan arah dari bullish menjadi bearish. Pola ini semakin diperkuat dengan indikator Stochastic yang bergerak turun menuju area oversold, menunjukkan bahwa momentum jual masih mendominasi pergerakan harga.
Selama harga tetap berada di bawah area neckline pola tersebut, peluang penurunan masih lebih besar dengan target menuju area support terdekat di level 163.580 hingga 163.452. Apabila support tersebut berhasil ditembus, maka tekanan jual berpotensi berlanjut menuju level support berikutnya.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, pergerakan USDJPY masih dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) dan Bank of Japan (BoJ). Investor akan terus mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat, terutama inflasi, pasar tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi, sebagai acuan arah suku bunga The Fed.
Sementara itu, setiap sinyal dari BoJ mengenai normalisasi kebijakan moneter atau potensi intervensi di pasar valuta asing dapat meningkatkan permintaan terhadap yen Jepang. Selain itu, meningkatnya sentimen risk-off di pasar keuangan global juga berpotensi memperkuat yen sebagai aset safe haven, sehingga memberikan tekanan terhadap pergerakan USDJPY. (Reuters)
EUR/USD
Analisa Teknikal
Trend Besar : Bearish Market, Time Frame : H4 (4 Jam)
Pada time frame H4, EURUSD mulai menunjukkan peluang reversal setelah membentuk pola Double Bottom, yang merupakan salah satu pola pembalikan arah dari bearish menjadi bullish. Pola ini didukung oleh indikator Stochastic yang bergerak naik menuju area overbought, menandakan momentum beli mulai meningkat.
Selama harga mampu bertahan di atas area support yang telah terbentuk, peluang penguatan masih terbuka dengan target menguji area resistance terdekat di kisaran 1.14176 hingga 1.14515. Apabila harga berhasil menembus dan ditutup di atas area resistance tersebut, maka akan semakin mengonfirmasi perubahan tren menjadi bullish dan membuka peluang kenaikan menuju resistance berikutnya.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, pergerakan EURUSD masih dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter European Central Bank (ECB) dan Federal Reserve (The Fed). Pelaku pasar akan terus mencermati rilis data inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan pasar tenaga kerja dari kawasan Euro maupun Amerika Serikat sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga ke depan.
Apabila ekspektasi penurunan suku bunga The Fed kembali meningkat atau data ekonomi AS dirilis lebih lemah dari perkiraan, dolar AS berpotensi melemah sehingga memberikan ruang bagi EURUSD untuk melanjutkan penguatannya. Sebaliknya, jika data ekonomi AS tetap solid atau ECB memberikan sinyal kebijakan yang lebih dovish, penguatan EURUSD berpotensi terbatas meskipun secara teknikal peluang bullish mulai terlihat. (Reuters)
Trend Besar : Bullish Market, Time Frame : Daily
Analisa Teknikal
Pada time frame Daily, Dow Jones mulai menunjukkan potensi pembalikan arah setelah harga berhasil bertahan di zona support kuat 51.882–51.412. Area tersebut menjadi titik pantul yang membentuk pola Falling Wedge, yaitu pola yang umumnya mengindikasikan potensi bullish reversal.
Selain itu, indikator Stochastic juga membentuk Bullish Divergence, yang menunjukkan bahwa momentum jual mulai melemah meskipun harga masih berada di area rendah. Kombinasi kedua sinyal tersebut membuka peluang bagi Dow Jones untuk melanjutkan penguatan menuju area resistance terdekat di level 52.909 hingga 53.405. Namun, konfirmasi tren bullish yang lebih kuat baru akan diperoleh apabila harga berhasil menembus dan bertahan di atas area resistance tersebut.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, pergerakan Dow Jones berpotensi mendapat dukungan apabila ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve kembali meningkat. Investor juga akan mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat, seperti inflasi, pasar tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi, serta laporan keuangan (earnings) perusahaan-perusahaan besar yang menjadi komponen indeks.
Jika data ekonomi menunjukkan perlambatan yang terkendali dan meningkatkan peluang penurunan suku bunga, sentimen terhadap pasar saham berpotensi membaik. Namun, apabila data ekonomi kembali lebih kuat dari perkiraan atau imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) kembali naik, penguatan Dow Jones berpotensi terbatas karena investor cenderung bersikap lebih berhati-hati terhadap aset berisiko. (Reuters)
Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.


