English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Emas Tertekan, Dolar AS dan Yield Obligasi Jadi Faktor Utama

Geraldo Kofit · 1 Views

High Impact News Next Week:

High Impact News Next Week.png

 

XAUUSD / GOLD

image.png

Analisa Teknikal

Trend Besar: Bearish, Time Frame: Daily

Pada time frame Daily, Gold kembali menunjukkan tekanan jual setelah membentuk secondary trend ke arah bearish. Pelemahan ini semakin terkonfirmasi dengan munculnya pola Bearish Engulfing di area resistance 4.125, yang mengindikasikan dominasi seller mulai meningkat.

Selama harga masih bergerak di bawah level resistance tersebut, potensi penurunan masih lebih dominan dengan target menuju support terdekat di level 3.996. Jika area support tersebut berhasil ditembus, maka tekanan jual berpotensi berlanjut hingga support berikutnya di level 3.942, yang menjadi target pelemahan selanjutnya.

Sementara itu, indikator Stochastic juga bergerak turun menuju area oversold, menandakan momentum bearish masih mendominasi meskipun peluang technical rebound dapat muncul ketika harga mulai memasuki area jenuh jual.

 

Sentiment News Update

Dari sisi fundamental, harga Gold masih dipengaruhi oleh pergerakan Dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield), serta ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve. Selama dolar AS dan yield obligasi tetap berada di level tinggi, permintaan terhadap emas cenderung melemah karena investor lebih memilih aset yang memberikan imbal hasil.

Selain itu, pelaku pasar juga terus mencermati perkembangan geopolitik global serta rilis data ekonomi AS, khususnya inflasi dan pasar tenaga kerja, yang akan menjadi acuan arah kebijakan The Fed. Apabila data ekonomi AS tetap solid, tekanan terhadap Gold berpotensi berlanjut. Sebaliknya, meningkatnya ketidakpastian global atau ekspektasi penurunan suku bunga dapat kembali mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. (Reuters)

 

DOW / INDEX

image.png

Analisa Teknikal

Trend Besar: Bearish, Time Frame: Daily

Pada time frame Daily, Dow Jones masih menunjukkan kecenderungan bergerak dalam tren bearish setelah harga berhasil ditutup di bawah support minor 52.248, yang menjadi konfirmasi terbentuknya tren turun baru. Selain itu, Moving Average (MA) 21 kini berperan sebagai dynamic resistance di area 52.727, sehingga setiap kenaikan masih berpotensi menjadi peluang jual selama harga belum mampu kembali bergerak di atas level tersebut.

Dengan kondisi ini, peluang pelemahan masih lebih dominan dengan target menuju support terdekat di level 51.412. Sementara itu, indikator Stochastic masih bergerak turun menuju area oversold, menandakan momentum bearish masih kuat dan tekanan jual masih mendominasi pergerakan harga dalam jangka pendek.

 

Sentiment News Update

Dari sisi fundamental, pergerakan Dow Jones masih dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve, perkembangan laporan keuangan perusahaan (earnings), serta kondisi ekonomi Amerika Serikat.

Sikap The Fed yang masih berhati-hati dalam memberikan sinyal pelonggaran kebijakan moneter membuat investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) turut menekan valuasi saham, sementara pelaku pasar juga menantikan data ekonomi penting seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan pasar tenaga kerja untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga berikutnya.

Selama sentimen tersebut masih mendominasi, tekanan terhadap indeks Dow Jones berpotensi berlanjut meskipun peluang technical rebound dapat muncul ketika aksi jual mulai mereda. (Reuters)

 

USDJPY / FOREX

image.png

Analisa Teknikal

Trend Besar: Bearish, Time Frame: Daily

Pada time frame Daily, USDCAD menunjukkan indikasi memasuki tren bearish setelah membentuk pola ABC Correction, yang mengisyaratkan berakhirnya fase koreksi naik dan dimulainya tekanan jual baru. Saat ini, harga kembali tertahan di area dynamic resistance Moving Average (MA) 21 pada level 1.41106, sehingga peluang kenaikan masih terbatas.

Selama harga belum mampu menembus area resistance tersebut, potensi pelemahan masih lebih dominan dengan target menuju support terdekat di level 1.40034. Jika support tersebut berhasil ditembus, maka tekanan jual berpotensi berlanjut hingga support berikutnya di level 1.38980. Sementara itu, indikator Stochastic mulai bergerak turun meninggalkan area overbought menuju oversold, yang menunjukkan momentum bearish mulai menguat dan mendukung potensi kelanjutan tren turun.

 

Sentiment News Update

Pada time frame Daily, USDCAD menunjukkan indikasi memasuki tren bearish setelah membentuk pola ABC Correction, yang mengisyaratkan berakhirnya fase koreksi naik dan dimulainya tekanan jual baru. Saat ini, harga kembali tertahan di area dynamic resistance Moving Average (MA) 21 pada level 1.41106, sehingga peluang kenaikan masih terbatas.

Selama harga belum mampu menembus area resistance tersebut, potensi pelemahan masih lebih dominan dengan target menuju support terdekat di level 1.40034. Jika support tersebut berhasil ditembus, maka tekanan jual berpotensi berlanjut hingga support berikutnya di level 1.38980. Sementara itu, indikator Stochastic mulai bergerak turun meninggalkan area overbought menuju oversold, yang menunjukkan momentum bearish mulai menguat dan mendukung potensi kelanjutan tren turun.

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.