English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Prospek Suram EURUSD di Tengah Ekspektasi Kebijakan Agresif The Fed

Geraldo Kofit · 1 Views

XAUUSD / GOLD

image.png

Trend Besar: Bullish Market  / Time Frame: H1 (1 jam)

Analisa Teknikal

Secara teknikal, harga Gold telah mencapai area resistance kuat di sekitar 4.130, yang sebelumnya menjadi zona penolakan harga. Setelah menyentuh level tersebut, harga membentuk swing high baru dan muncul candlestick Doji, yang mengindikasikan mulai melemahnya momentum kenaikan.
Konfirmasi pelemahan juga terlihat dari indikator Stochastic yang mulai bergerak turun dari area overbought, menandakan potensi terjadinya aksi profit taking atau koreksi jangka pendek. Selama harga masih berada di bawah area resistance, Gold berpotensi melemah menuju area support terdekat di kisaran 4.094–4.081. Area tersebut berpotensi menjadi titik terbentuknya secondary trend (pullback) sebelum harga kembali melanjutkan tren naik, selama support tetap mampu bertahan.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, pergerakan Gold masih didukung oleh tingginya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral. Namun, setelah mencatat kenaikan yang cukup signifikan dan menyentuh area resistance kuat di sekitar 4.130, pelaku pasar berpotensi melakukan profit taking sambil menunggu katalis fundamental berikutnya.\

Dalam jangka pendek, fokus pasar akan tertuju pada rilis data ekonomi Amerika Serikat serta pernyataan pejabat Federal Reserve. Apabila data ekonomi dirilis lebih kuat dari ekspektasi atau muncul sinyal kebijakan moneter yang lebih ketat (hawkish), maka Dolar AS berpotensi menguat sehingga memberikan tekanan pada harga Gold. Sebaliknya, apabila data ekonomi melemah atau ekspektasi penurunan suku bunga kembali meningkat, maka koreksi Gold berpotensi terbatas dan tren kenaikan masih dapat berlanjut setelah fase pullback selesai.

Dengan demikian, selama belum ada sentimen fundamental yang secara signifikan mengubah arah pasar, potensi pelemahan Gold saat ini lebih cenderung merupakan koreksi sehat (healthy pullback) dalam tren bullish yang masih berlangsung, sejalan dengan sinyal teknikal yang mengarah pada pembentukan secondary trend sebelum melanjutkan kenaikan. (Investing)

 

EUR/USD

image.png

Trend Besar: Bearish Market / Time Frame: Daily (1 Hari)

Analisa Teknikal

Secara teknikal, pasangan mata uang EUR/USD masih berpotensi melanjutkan pelemahannya setelah gagal menembus area resistance di level 1.14614. Kegagalan tersebut membentuk valid swing high, yang mengindikasikan tekanan jual masih mendominasi pergerakan harga. Selain itu, terbentuknya pola Bearish Flag semakin memperkuat sinyal kelanjutan tren turun.

Selama harga masih bergerak di bawah area resistance tersebut, EUR/USD berpeluang melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 1.13562. Dari sisi indikator, Stochastic pada time frame Daily masih bergerak turun menuju area oversold dan belum menunjukkan sinyal pembalikan arah yang signifikan, sehingga momentum bearish diperkirakan masih akan berlanjut dalam jangka pendek.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap pasangan EUR/USD masih dipengaruhi oleh menguatnya sentimen terhadap dolar Amerika Serikat (USD) seiring ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga yang relatif tinggi lebih lama. Kondisi tersebut didukung oleh data ekonomi AS yang masih solid, sehingga meningkatkan daya tarik dolar dibandingkan mata uang lainnya.

Di sisi lain, kawasan Eropa masih menghadapi tantangan berupa perlambatan pertumbuhan ekonomi dan ketidakpastian arah kebijakan European Central Bank (ECB), yang membatasi penguatan euro.

Selama sentimen tersebut masih mendominasi pasar dan belum ada katalis positif yang signifikan dari kawasan Euro, tekanan jual pada EUR/USD diperkirakan masih berlanjut. Kondisi fundamental ini sejalan dengan gambaran teknikal yang menunjukkan terbentuknya pola Bearish Flag, kegagalan harga menembus level resistance, serta masih kuatnya momentum bearish pada indikator Stochastic.

Oleh karena itu, pelaku pasar akan mencermati rilis data ekonomi utama dari Amerika Serikat maupun Zona Euro, terutama data inflasi, tenaga kerja, dan pernyataan pejabat bank sentral yang berpotensi menjadi pemicu pergerakan EUR/USD menuju area support berikutnya. (Investing)

 

GBP/USD

image.png

Trend Besar: Bearish Market / Time Frame : Daily (1 Hari) 

Analisa Teknikal

Secara teknikal, GBP/USD berpotensi melanjutkan pelemahan setelah gagal mempertahankan kenaikan di atas area resistance 1.34795, sehingga membentuk false breakout. Kegagalan tersebut diikuti dengan terbentuknya pola Double Top, yang merupakan salah satu sinyal pembalikan arah dari tren naik ke tren turun.

Sinyal pelemahan semakin diperkuat oleh indikator Stochastic yang bergerak turun dari area overbought, menunjukkan bahwa momentum beli mulai berkurang. Selain itu, terbentuk indikasi bearish divergence, yaitu ketika harga membentuk puncak yang lebih tinggi, namun indikator tidak mampu membentuk puncak yang sama, sehingga mengindikasikan melemahnya momentum kenaikan.

Selama harga masih bergerak di bawah area resistance 1.34795, GBP/USD berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area supportterdekat pada kisaran 1.33229 hingga 1.32482.

image.png

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, pelemahan GBP/USD dipicu oleh rilis data Consumer Price Index (CPI) Inggris yang tercatat sebesar 2.6%, lebih rendah dibandingkan forecast 2.7% dan periode sebelumnya 2.8%. Penurunan inflasi ini mengindikasikan bahwa tekanan harga di Inggris semakin mereda, sehingga meningkatkan peluang Bank of England (BoE) untuk mengambil kebijakan moneter yang lebih dovish, termasuk potensi penurunan suku bunga pada pertemuan mendatang.

Sentimen tersebut memberikan tekanan terhadap nilai tukar Pound Sterling karena imbal hasil aset berdenominasi GBP menjadi kurang menarik bagi investor. Kondisi ini sejalan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan terbentuknya false breakout, Double Top, dan bearish divergence, sehingga memperkuat potensi pelemahan GBP/USD menuju area support 1.33229–1.32482. (Forex Factory)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.