English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Gold Naik di Atas $4.000, Sentimen Safe Haven Kembali Mendominasi Pasar

Geraldo Kofit · 1 Views

Harga emas kembali menguat dan diperdagangkan di atas level psikologis US$4.000 per ounce seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Penguatan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong investor mencari instrumen yang lebih aman. Di sisi lain, pelaku pasar juga terus mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Ekspektasi bahwa The Fed berpotensi melanjutkan siklus penurunan suku bunga turut memberikan dukungan bagi harga emas, karena suku bunga yang lebih rendah cenderung meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. (Investing & Reuters)

 

Calendar:

Calendar 20 July.png

 

WTI / OIL

image.png

Trend Besar: Bullish Market / Time Frame: Daily (1 Hari) 

Analisa Teknikal

Secara teknikal, harga WTI Crude Oil pada time frame Daily masih menunjukkan tren bullish yang cukup kuat. Sebelumnya, harga membentuk base area yang kemudian dikonfirmasi dengan pantulan dari Moving Average (MA) 21 sebagai dynamic supportdi sekitar level 78.19. Kondisi ini membentuk pola Rally–Base–Rally, yang mengindikasikan peluang kelanjutan tren naik dengan target menuju area resistance di level 92.23.

Selain itu, indikator Stochastic masih bergerak di area overbought tanpa menunjukkan sinyal pelemahan yang signifikan, menandakan momentum beli masih mendominasi pergerakan harga. Meskipun demikian, trader tetap perlu mengantisipasi kemungkinan koreksi jangka pendek. Selama harga masih mampu bertahan di atas support 81.21, prospek bullish masih tetap terjaga. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak terburu-buru mengambil posisi yang berlawanan dengan arah tren utama hingga muncul sinyal pembalikan yang lebih jelas.

 

Analisa Fundamental 

Dari sisi fundamental, harga WTI Crude Oil masih didukung oleh ekspektasi meningkatnya permintaan energi global serta potensi terbatasnya pasokan minyak di pasar. Sentimen positif juga datang dari komitmen negara-negara OPEC+ dalam menjaga keseimbangan produksi, sehingga kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan masih relatif terbatas. Selain itu, apabila aktivitas ekonomi global terus menunjukkan perbaikan, permintaan minyak dari sektor industri, manufaktur, dan transportasi berpotensi meningkat sehingga dapat menjadi katalis bagi kenaikan harga. (Investing)

Di sisi lain, pelaku pasar tetap perlu mencermati perkembangan kebijakan ekonomi Amerika Serikat, data persediaan minyak mentah (EIA Crude Oil Inventories), serta kondisi geopolitik di kawasan produsen minyak utama. Penurunan stok minyak AS atau meningkatnya ketegangan geopolitik dapat memperkuat sentimen bullish dan mendorong harga melanjutkan kenaikan. 

Sebaliknya, apabila data persediaan minyak menunjukkan kenaikan yang signifikan atau muncul kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global yang dapat menekan permintaan energi, harga WTI berpotensi mengalami koreksi. Selama sentimen fundamental masih mendukung keseimbangan pasokan dan permintaan, peluang WTI untuk melanjutkan penguatan sejalan dengan proyeksi teknikal menuju area resistance 92.23 masih tetap terbuka.

 

NZD/USD

image.png

Trend Besar: Bullish Market / Time Frame: H4

Analisa Teknikal

Secara teknikal, pasangan mata uang NZD/USD pada time frame H4 menunjukkan potensi pelemahan setelah gagal melanjutkan tren kenaikan. Harga mengalami false breakout di area resistance kuat sekitar 0.58502, kemudian membentuk swing high baru yang diikuti munculnya candlestick Bearish Marubozu sebagai sinyal dominasi tekanan jual. Selain itu, terbentuknya pola Rising Wedgesemakin memperkuat indikasi bahwa harga berpotensi mengalami koreksi lebih lanjut.

Dengan kondisi tersebut, NZD/USD diperkirakan memiliki peluang untuk bergerak turun menuju support terdekat di level 0.58040, dengan target berikutnya pada 0.57744 apabila tekanan jual terus berlanjut. Di sisi lain, Moving Average (MA) 21 kini berperan sebagai dynamic resistance, sehingga setiap kenaikan berpotensi mendapat tekanan jual kembali. Sementara itu, indikator Stochastic telah memasuki area oversold, yang menunjukkan bahwa meskipun tren utama masih cenderung bearish, tetap terdapat peluang terjadinya rebound atau koreksi naik dalam jangka pendek sebelum harga kembali melanjutkan tren penurunannya.

 

Analisa Fundamental 

Dari sisi fundamental, USD/JPY berpotensi mengalami tekanan seiring meningkatnya permintaan terhadap mata uang safe haven, termasuk Yen Jepang, di tengah memanasnya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas tewasnya dua tentara AS. Kondisi tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi aset berisiko dan beralih ke mata uang yang dianggap lebih aman, sehingga berpotensi memberikan tekanan pada pasangan USD/JPY.

Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat serta pernyataan pejabat Federal Reserve dan Bank of Japan (BoJ). Apabila data ekonomi AS melemah atau pasar semakin meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed, sementara Yen tetap didukung oleh sentimen safe haven, maka tekanan turun pada USD/JPY berpotensi berlanjut. (Investing)

welcome reward

 

DOW / Dow Jones

image.png

Trend Besar: Bullish Market / Time Frame: Daily

Analisa Teknikal

Secara teknikal, indeks Dow Jones pada time frame Daily masih menunjukkan potensi pelemahan setelah gagal ditutup di atas area resistance kuat pada level 53.120.

Kegagalan menembus resistance tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi, sehingga harga berpeluang melanjutkan koreksi menuju support terdekat di level 51.969, dengan target berikutnya di 51.409 apabila tekanan bearish berlanjut. Koreksi yang terjadi saat ini masih tergolong wajar karena harga sedang membentuk secondary trend(koreksi) di dalam primary trend yang sebelumnya bergerak naik cukup signifikan.

Selain itu, Moving Average (MA) 21 yang sebelumnya berfungsi sebagai dynamic support kini telah berubah menjadi dynamic resistance, sehingga setiap kenaikan berpotensi kembali mendapat tekanan jual.

Sementara itu, indikator Stochasticmasih bergerak di area oversold, yang menunjukkan bahwa momentum bearish masih cukup kuat. Meskipun terdapat peluang terjadinya rebound teknikal dalam jangka pendek, selama harga belum mampu kembali menembus area resistance utama, prospek pergerakan Dow Jones masih cenderung bearish.

 

Analisa Fundamental

Secara teknikal, indeks Dow Jones pada time frame Daily masih menunjukkan potensi pelemahan setelah gagal ditutup di atas area resistance kuat pada level 53.120.

Kegagalan menembus resistance tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi, sehingga harga berpeluang melanjutkan koreksi menuju support terdekat di level 51.969, dengan target berikutnya di 51.409 apabila tekanan bearish berlanjut. Koreksi yang terjadi saat ini masih tergolong wajar karena harga sedang membentuk secondary trend(koreksi) di dalam primary trend yang sebelumnya bergerak naik cukup signifikan.

Selain itu, Moving Average (MA) 21 yang sebelumnya berfungsi sebagai dynamic support kini telah berubah menjadi dynamic resistance, sehingga setiap kenaikan berpotensi kembali mendapat tekanan jual.

Sementara itu, indikator Stochasticmasih bergerak di area oversold, yang menunjukkan bahwa momentum bearish masih cukup kuat. Meskipun terdapat peluang terjadinya rebound teknikal dalam jangka pendek, selama harga belum mampu kembali menembus area resistance utama, prospek pergerakan Dow Jones masih cenderung bearish.

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.