

Market Analysis
Harga Emas Nyaris di Bawah US$4.000/Troy ons, Mau Jual atau Beli?

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia turun pada perdagangan kemarin. Bagaimana prediksi harga sang logam mulia untuk hari ini?
Pada Senin (20/7/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.005,8/troy ons. Melemah 0,28% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Koreksi harga emas disebabkan oleh investor yang masih wait and see, menunggu kepastian penyelesaian konflik di Timur Tengah. Sebenarnya ada kabar yang cukup melegakan.
Bloomberg News memberitakan bahwa Kementerian Luar Negeri Iran mengungkapkan telah menerima proposal dari mediator terkait konflik mereka dengan Amerika Serikat (AS). Namun belum ada kejelasan lebih lanjut.Meski demikian, harga minyak masih saja melonjak. Kemarin, harga minyak jenis brent ditutup di US$ 89,02/barel, naik 1,04%.
Artinya, dunia masih berada dalam ancaman inflasi tinggi seiring lesatan harga energi. Alhasil, bank sentral di berbagai negara tentu sulit untuk menghindari pengetatan kebijakan moneter melalui kenaikan suku bunga acuan.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga naik.
“Emas merespons dingin kabar dari Timur Tengah. Ini menunjukkan bahwa sebagian investor mulai apatis terhadap isu geopolitik dan mengarahkan perhatian mereka ke prospek kebijakan moneter,” kata Justin Lin, Analis di Global X ETFs, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana perkiraan gerak harga emas untuk hari ini, Selasa (21/7/2026)? Apakah bakal turun lagi atau bisa bangkit berdiri?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih terjebak di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 41. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.
Kemudian indikator Stochastic RSI 14 hari berada di 37. Menghuni area jual (short) yang kuat.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas sejatinya berpeluang naik. Target resisten terdekat adalah US$ 4.011/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Resisten lanjutan ada di MA-10 yaitu US$ 4.043/troy ons.
Namun kalau harga emas turun lagi, maka US$ 3.999/troy ons rasanya akan menjadi pivot point. Dari situ, harga emas berisiko menguji support US$ 3.994-3.977/troy ons.
Target paling pesimistis atau support terjauh ada di US$ 3.963/troy ons.

