English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Jelang Rilis Data Sentimen Konsumen AS, Emas Dibayangi Skenario Pelemahan

Geraldo Kofit · 1 Views

High Impact News Next Week:

High Impact News Next Week.png

 

XAUUSD / GOLD

image.png

Analisa Teknikal

Trend Besar: Bearish, Time Frame: Daily

Saat ini, Gold masih berada dalam tekanan bearish dan berpotensi melanjutkan pelemahan menuju Supportterdekat di level 3942. Apabila area support tersebut berhasil ditembus, maka peluang penurunan akan semakin terbuka dengan target menuju Support berikutnya di level 3782.

Tekanan jual masih mendominasi karena harga belum mampu melakukan closing di atas area Resistancesaat ini dan juga masih tertahan di bawah Moving Average 21 yang berperan sebagai dynamic resistance. Selama harga masih bergerak di bawah area tersebut, tren bearish masih menjadi skenario utama.

Dari sisi indikator, Stochastic juga masih menunjukkan momentum pelemahan dan bergerak menuju area oversold, yang mengindikasikan bahwa tekanan seller masih cukup kuat. Oleh karena itu, selama belum terdapat konfirmasi breakout di atas resistance maupun perubahan arah pada indikator, peluang Gold untuk melanjutkan penurunan masih lebih dominan.

Analyst : Geraldo Kofit, CSA, CTA, WPB

 

Sentiment News Update

Pergerakan Gold malam ini berpotensi dipengaruhi oleh rilis data Preliminary University of Michigan Consumer Sentiment dan Preliminary UoM Inflation Expectations. Kedua data tersebut menjadi indikator penting untuk mengukur tingkat kepercayaan konsumen serta ekspektasi inflasi di Amerika Serikat, yang dapat memengaruhi pergerakan USD dan harga emas.

Apabila Consumer Sentiment dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, disertai dengan Inflation Expectationsyang tetap tinggi atau meningkat, maka USD berpotensi menguat. Kondisi tersebut dapat mendukung skenario teknikal Gold untuk melanjutkan pelemahan menuju Support 3942. Jika level tersebut berhasil ditembus, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju Support 3782.

 Sebaliknya, apabila Consumer Sentiment dirilis lebih rendah dari ekspektasi atau Inflation Expectationsmengalami penurunan, USD berpotensi melemah sehingga Gold memiliki peluang untuk mengalami rebound atau koreksi naik dalam jangka pendek. Namun, selama harga masih berada di bawah area Resistance dan Moving Average 21 sebagai dynamic resistance, tren bearish secara teknikal masih menjadi acuan utama.

Sumber: (University of Michigan – Consumer Sentiment & Inflation Expectations)

 

DOW / INDEX

image.png

Analisa Teknikal

Trend Besar: Bullish, Time Frame: Daily

Saat ini, Dow Jones pada time frame Daily berpotensi mengalami koreksi dan membentuk pola ABC Correction, yang mengindikasikan adanya perubahan tren setelah harga gagal melanjutkan penguatan. Hal ini terlihat dari kegagalan harga menembus area Resistance pada level 52.964 hingga 53.637, sehingga tekanan jual mulai mendominasi pergerakan.

Sinyal pelemahan juga dikonfirmasi oleh indikator Stochastic yang mulai bergerak turun menuju area oversold, menunjukkan bahwa momentum bullish mulai melemah. Selain itu, harga telah berhasil menembus Moving Average 21, yang kini berpotensi berubah fungsi menjadi dynamic resistance dan dapat membatasi ruang kenaikan dalam jangka pendek.

Selama harga masih bergerak di bawah area Resistance dan Moving Average 21, skenario bearish masih menjadi acuan utama. Dalam kondisi tersebut, Dow Jones berpeluang melanjutkan koreksi menuju Supportterdekat di level 52.010, kemudian berpotensi melanjutkan pelemahan hingga Support berikutnya di level 51.399 apabila tekanan jual terus berlanjut.

Analyst : Geraldo Kofit, CSA, CTA, WPB

 

Sentiment News Update

 Pergerakan Dow Jones malam ini berpotensi dipengaruhi oleh rilis data Preliminary University of Michigan Consumer Sentiment dan Preliminary UoM Inflation Expectations. Kedua data tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur tingkat kepercayaan konsumen dan ekspektasi inflasi di Amerika Serikat, yang dapat memengaruhi sentimen investor terhadap pasar saham.

 Apabila Consumer Sentiment dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, disertai dengan Inflation Expectationsyang meningkat, pasar berpotensi kembali mengkhawatirkan bahwa tekanan inflasi masih bertahan. Kondisi tersebut dapat memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat dari Federal Reserve, sehingga berpotensi memberikan tekanan pada Dow Jones. Skenario ini sejalan dengan analisa teknikal yang menunjukkan potensi koreksi menuju Support 52.010, bahkan berlanjut ke 51.399 apabila tekanan jual semakin kuat.

 Sebaliknya, apabila Consumer Sentiment dirilis lebih rendah dari ekspektasi dan Inflation Expectationsmenurun, sentimen pasar dapat menjadi lebih positif karena meningkatkan harapan terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar di masa mendatang. Kondisi tersebut berpotensi menahan laju koreksi Dow Jones atau memicu rebound jangka pendek. Namun, selama harga masih berada di bawah area Resistance 52.964–53.637 serta Moving Average 21 yang kini berperan sebagai dynamic resistance, skenario koreksi masih menjadi acuan utama.

 Sumber: (University of Michigan – Consumer Sentiment & Inflation Expectations)

 

USDJPY / FOREX

image.png

Analisa Teknikal

Trend Besar: Bullish, Time Frame: Daily

Saat ini, USD/JPY pada time frame Daily kembali menunjukkan kegagalan untuk membentuk tren bearish. Harga berhasil mengalami rejection pada Moving Average 21 yang berperan sebagai dynamic support di area 161.646, sehingga mengindikasikan bahwa tekanan buyer masih cukup kuat untuk mempertahankan tren bullish.

Selama harga mampu bertahan di atas Moving Average 21, USD/JPY berpotensi melanjutkan penguatan menuju Resistance terdekat di level 162.834. Apabila level tersebut berhasil ditembus, peluang kenaikan akan semakin terbuka dengan target berikutnya di 163.584.

Dari sisi indikator, Stochastic juga kembali bergerak mengarah ke atas, yang menunjukkan peningkatan momentum bullish dan belum memberikan sinyal pelemahan yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga dan indikator masih searah, sehingga peluang kelanjutan tren naik masih lebih dominan selama harga tetap bertahan di atas area dynamic support.

Analyst : Geraldo Kofit, CSA, CTA, WPB

 

Sentiment News Update

Pergerakan USD/JPY malam ini berpotensi dipengaruhi oleh rilis data Preliminary University of Michigan Consumer Sentiment dan Preliminary UoM Inflation Expectations. Kedua data tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur tingkat kepercayaan konsumen serta ekspektasi inflasi di Amerika Serikat, yang akan memengaruhi arah pergerakan USD.

Apabila Consumer Sentiment dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, disertai dengan Inflation Expectationsyang tetap tinggi atau meningkat, maka USD berpotensi menguat karena mencerminkan optimisme terhadap kondisi ekonomi Amerika Serikat. Kondisi tersebut sejalan dengan analisa teknikal yang menunjukkan bahwa USD/JPY masih memiliki peluang melanjutkan penguatan menuju Resistance 162.834dan 163.584, setelah berhasil bertahan di atas Moving Average 21 sebagai dynamic support.

Sebaliknya, apabila Consumer Sentiment dirilis lebih rendah dari ekspektasi dan Inflation Expectationsmengalami penurunan, USD berpotensi melemah sehingga dapat membatasi kenaikan USD/JPY atau memicu koreksi jangka pendek. Namun, selama harga masih mampu bertahan di atas area 161.646 sebagai dynamic support, tren bullish secara teknikal masih menjadi skenario utama.

Sumber: (University of Michigan – Consumer Sentiment & Inflation Expectations)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.