English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

EURUSD Gagal Tembus Resistance, Sentimen Bank Sentral Dorong Pelemahan Lanjutan

Geraldo Kofit · 1 Views

EUR/USD

image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bearish | Time Frame: Daily

Pada time frame Daily, EUR/USD masih berada dalam dominasi bearish trend dan berpotensi melanjutkan pelemahan. Harga sebelumnya telah membentuk secondary trend atau koreksi naik, tetapi gagal menembus area resistance 1.14628. Kegagalan tersebut membentuk swing high baru dan menunjukkan bahwa seller masih mendominasi pergerakan pasar.
Selain itu, harga masih bergerak di bawah Moving Average 21 & 34 yang berfungsi sebagai dynamic resistance. Selama harga belum mampu closing di atas kedua Moving Average dan resistance 1.14628, setiap penguatan masih berpotensi menjadi koreksi sementara sebelum primary trend bearish kembali berlanjut.

Dengan kondisi tersebut, EUR/USD berpotensi bergerak turun menuju support terdekat di level 1.13217. Apabila support tersebut berhasil ditembus, tekanan seller berpeluang membawa harga turun lebih dalam menuju support berikutnya di level 1.12690. Indikator Stochastic juga bergerak turun menuju area oversold, menunjukkan momentum pelemahan masih cukup dominan.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, EUR/USD masih berpotensi mendapatkan tekanan jual apabila Dolar AS tetap memperoleh dukungan dari ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang cenderung ketat. Kekhawatiran terhadap inflasi dapat membuat pasar mempertahankan ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama, sehingga meningkatkan daya tarik Dolar AS dan memberikan tekanan terhadap Euro.

Di sisi lain, Euro masih berpotensi tertahan apabila prospek pertumbuhan ekonomi kawasan Eropa menunjukkan perlambatan. Ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar dari European Central Bank juga dapat membatasi penguatan Euro dan meningkatkan dominasi seller pada EUR/USD.

Sentimen fundamental tersebut searah dengan analisa teknikal yang menunjukkan harga masih tertahan di bawah Moving Average 21 & 34 sebagai dynamic resistance dan gagal menembus resistance 1.14628. Selama Dolar AS tetap kuat dan belum terdapat katalis positif signifikan bagi Euro, peluang EUR/USD untuk melanjutkan pelemahan menuju support 1.13217 hingga 1.12690 masih tetap terbuka.

 

XAUUSD / GOLD

image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bearish | Time Frame: H4

Pada time frame H4, Gold masih menunjukkan potensi pelemahan setelah harga belum mampu menembus area resistance kuat di level 4.034. Kegagalan harga melanjutkan kenaikan dari area tersebut mengindikasikan tekanan buyer mulai melemah dan membuka peluang terbentuknya swing high baru.

Apabila swing high berhasil terkonfirmasi, Gold berpotensi kembali melanjutkan primary trend bearishmenuju area support terdekat di level 3.987. Area ini menjadi level penting untuk menentukan kelanjutan arah harga. Jika support 3.987 berhasil ditembus dan harga mampu closing di bawah level tersebut, tekanan seller berpotensi semakin dominan.

Dengan demikian, peluang pelemahan Gold masih cukup terbuka dengan target penurunan berikutnya menuju level 3.957. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.034, outlook Gold pada time frame H4 masih cenderung bearish. Demikian, outlook Gold pada time frame H4 masih cenderung bullish, selama harga tetap bertahan di atas area support utama dan tidak kembali menembus level 4.020.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, Gold masih berpotensi mendapatkan tekanan jual karena pasar masih menghadapi risiko inflasi Amerika Serikat yang tinggi. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga ketat dapat mendukung penguatan Dolar AS dan yield obligasi, sehingga membatasi daya tarik Gold sebagai aset tanpa imbal hasil.

Selain itu, kenaikan harga energi juga berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan membuat pasar lebih berhati-hati terhadap peluang pelonggaran kebijakan moneter. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan seller pada Gold dan membatasi pergerakan naik dalam jangka pendek.

Sentimen fundamental ini searah dengan analisa teknikal yang menunjukkan Gold gagal menembus resistance 4.034 dan berpotensi membentuk swing high baru. Selama Dolar AS dan yield obligasi tetap kuat, peluang Gold untuk melanjutkan pelemahan menuju support 3.987 hingga 3.957 masih terbuka.

Namun, trader tetap perlu mencermati data inflasi Amerika Serikat dan pernyataan Federal Reserve, karena perubahan ekspektasi suku bunga dapat menjadi katalis utama pergerakan Gold.

 

GBP/USD

image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bearish | Time Frame: H4

Pada time frame H4, GBP/USD berpotensi melanjutkan pergerakan turun setelah harga gagal mempertahankan struktur bullish sebelumnya. Harga saat ini tertahan pada area resistance 1.33700 dan masih berada di bawah Moving Average 21 & 34, yang mulai berfungsi sebagai dynamic resistance dan membatasi pergerakan naik harga.

Jika diperhatikan dari struktur pergerakan harga, GBP/USD telah membentuk lower high dan penguatan yang terjadi saat ini berpotensi hanya menjadi secondary trend. Selama harga belum mampu menembus dan closing di atas resistance 1.33700, tekanan seller masih berpeluang kembali mendominasi pasar dan melanjutkan primary trend bearish.

Dengan kondisi tersebut, GBP/USD berpotensi bergerak turun menuju area support terdekat di level 1.33207. Apabila support tersebut berhasil ditembus, maka pelemahan dapat berlanjut menuju support berikutnya di level 1.32887. Sementara itu, indikator Stochastic memang mulai keluar dari area oversold, sehingga terdapat peluang koreksi naik sementara. Namun, selama harga masih tertahan di bawah dynamic resistance, penguatan tersebut masih berpotensi terbatas sebelum harga kembali melemah.

 

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, GBP/USD masih berpotensi mendapatkan tekanan jual apabila Dolar AS tetap memperoleh dukungan dari ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve yang cenderung ketat. Kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dapat membuat pasar mempertahankan ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama, sehingga meningkatkan daya tarik Dolar AS dan memberikan tekanan terhadap Pound Sterling.

Di sisi lain, Pound Sterling berpotensi kehilangan momentum apabila pasar melihat adanya perlambatan ekonomi Inggris atau meningkatnya ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dari Bank of England. Kondisi tersebut dapat membatasi penguatan GBP dan meningkatkan dominasi seller pada GBP/USD.

Sentimen fundamental ini searah dengan analisa teknikal yang menunjukkan harga masih tertahan di bawah Moving Average 21 & 34 sebagai dynamic resistance dan membentuk struktur lower high. Selama Dolar AS tetap kuat dan belum terdapat katalis positif signifikan bagi Pound Sterling, peluang GBP/USD untuk melanjutkan pelemahan menuju support 1.33207 hingga 1.32887 masih tetap terbuka.

Trader tetap perlu mencermati data inflasi Amerika Serikat, data ekonomi Inggris, serta pernyataan Federal Reserve dan Bank of England, karena perubahan ekspektasi suku bunga dapat menjadi katalis utama pergerakan GBP/USD

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.