English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Sentimen Positif BoE dan Tekanan Dolar AS Dorong Penguatan GBPUSD

Geraldo Kofit · 1 Views

 

GBP/USD

image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bearish | Time Frame: Daily

Pada time frame Daily, GBP/USD saat ini berada dalam fase transisi tren dari bearishmenuju bullish. Perubahan arah ini diperkuat oleh terbentuknya pola Falling Wedge, yang telah berhasil dikonfirmasi melalui breakout dan retest. Keberhasilan harga bertahan setelah retest menunjukkan bahwa area breakout kini berfungsi sebagai support baru dan mengindikasikan peluang berlanjutnya tren naik.

Dengan struktur harga yang semakin bullish, GBP/USD berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area resistance terdekat di level 1.34269, dengan target berikutnya pada level 1.35086. Selain itu, indikator Stochastic masih bergerak di area overbought tanpa menunjukkan sinyal pelemahan yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa momentum beli masih kuat dan buyer masih mendominasi pergerakan pasar.

Selama harga mampu bertahan di atas area hasil breakout dan retest, outlook GBP/USD masih cenderung bullish dengan peluang melanjutkan penguatan menuju target resistance yang telah ditentukan. Namun, trader tetap perlu mengantisipasi potensi koreksi jangka pendek sebagai bagian dari pergerakan harga yang sehat sebelum tren naik kembali berlanjut.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, GBP/USD masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan seiring membaiknya sentimen terhadap Pound Sterling dan berkurangnya tekanan dari Dolar AS. Optimisme terhadap prospek ekonomi Inggris, didukung oleh data ekonomi yang tetap solid serta ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan mempertahankan kebijakan moneter yang relatif ketat, menjadi faktor yang mendukung penguatan mata uang Inggris.

Di sisi lain, apabila pasar semakin memperkirakan Federal Reserve akan mengambil kebijakan moneter yang lebih akomodatif atau data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan perlambatan, maka Dolar AS berpotensi melemah. Perbedaan ekspektasi kebijakan moneter antara BoE dan Federal Reserve dapat menjadi katalis utama yang mendorong penguatan GBP/USD dalam jangka menengah.

Sentimen fundamental tersebut sejalan dengan analisa teknikal yang menunjukkan keberhasilan harga melakukan breakout dan retest dari pola Falling Wedge, yang mengindikasikan perubahan tren dari bearish menjadi bullish.

Selama tidak terdapat data ekonomi yang secara signifikan memperkuat Dolar AS atau pernyataan Federal Reserve yang kembali bernada hawkish, peluang GBP/USD untuk melanjutkan kenaikan menuju area resistance 1.34269 dan selanjutnya 1.35086 masih tetap terbuka. Namun, trader tetap disarankan untuk memantau rilis data ekonomi penting dari Inggris dan Amerika Serikat, termasuk data inflasi, ketenagakerjaan, serta pernyataan pejabat bank sentral, karena faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas dan memengaruhi arah pergerakan harga.

 

XAUUSD / GOLD

image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bearish | Time Frame: H1

Pada time frame H1, Gold saat ini kembali berada dalam tekanan bearish setelah harga berhasil mencapai target secondary trend yang terbentuk sebelumnya. Memasuki sesi Asia Market, harga terlihat tertahan pada area swing high yang bertepatan dengan Moving Average 21 & 34, sehingga kedua indikator tersebut kembali berfungsi sebagai dynamic resistance yang cukup kuat untuk menahan laju kenaikan harga.

Penolakan (rejection) pada area resistance tersebut menunjukkan bahwa tekanan seller mulai kembali mendominasi pasar. Struktur harga juga masih membentuk rangkaian lower high, yang mengindikasikan bahwa tren turun pada time frame H1 masih belum berubah. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area Moving Average 21 & 34, peluang penurunan masih lebih dominan dengan target menuju area support terdekat yang sebelumnya menjadi titik pantulan harga.

Selain itu, indikator Stochastic mulai berbalik turun dari area atas, yang mengindikasikan momentum bullish mulai melemah dan tekanan jual berpotensi kembali meningkat. Dengan demikian, outlook jangka pendek hingga menengah masih cenderung bearish, selama harga tetap bergerak di bawah area dynamic resistance tersebut.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap Gold masih berpotensi berlanjut apabila sentimen pasar tetap mendukung penguatan Dolar AS. Ekspektasi bahwa Federal Reserve masih akan mempertahankan suku bunga pada level yang relatif tinggi, ditambah dengan stabilnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat, membuat permintaan terhadap Dolar AS tetap kuat sehingga membatasi ruang kenaikan harga emas.

Selain itu, pelaku pasar juga cenderung bersikap hati-hati menjelang rilis data ekonomi penting Amerika Serikat, seperti data inflasi, ketenagakerjaan, maupun pernyataan pejabat Federal Reserve. Selama data-data tersebut masih mendukung prospek ekonomi AS dan mempertahankan ekspektasi suku bunga tinggi, tekanan terhadap Gold diperkirakan tetap berlanjut.

Kondisi fundamental ini sejalan dengan analisa teknikal yang menunjukkan harga gagal melanjutkan secondary trend setelah tertahan di area Moving Average 21 & 34 sebagai dynamic resistance. Selama belum terdapat sentimen yang mampu melemahkan Dolar AS atau meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven, peluang Gold untuk kembali bergerak turun menuju area support sebelumnya masih lebih dominan, sejalan dengan tren utama pada time frame H1 yang masih berada dalam kondisi bearish.

 

EUR/USD

image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bullish | Time Frame: H4

Pada time frame H4, EUR/USD berpotensi melanjutkan penguatan secara signifikan setelah menunjukkan indikasi perubahan tren dari bearish menjadi bullish. Perubahan struktur harga ini mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai mendominasi dan membuka peluang bagi harga untuk melanjutkan kenaikan dalam beberapa sesi berikutnya.

Selain itu, harga saat ini sedang membentuk pola Falling Wedge, yang merupakan salah satu pola teknikal dengan kecenderungan bullish reversal. Saat ini harga masih berada dalam fase menunggu konfirmasi breakout. Apabila breakout berhasil terjadi dan harga mampu bertahan di atas area tersebut, maka EUR/USD berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area resistance terdekat di level 1.14501, dengan target berikutnya pada level 1.14812.

Dukungan tambahan juga datang dari indikator Stochastic yang telah keluar dari area oversold dan bergerak naik, mengindikasikan bahwa momentum beli mulai menguat. Selama harga mampu mempertahankan posisi di atas area breakout, outlook EUR/USD masih cenderung bullish dengan potensi melanjutkan penguatan menuju target resistance yang telah ditentukan.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, EUR/USD berpeluang melanjutkan penguatan apabila sentimen pasar mulai mengarah pada pelemahan Dolar AS dan meningkatnya optimisme terhadap prospek ekonomi kawasan Euro. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengadopsi kebijakan moneter yang lebih akomodatif, disertai potensi penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat, dapat mengurangi daya tarik Dolar AS dan memberikan ruang bagi Euro untuk menguat.

Di sisi lain, apabila data ekonomi kawasan Euro menunjukkan perbaikan, seperti meningkatnya aktivitas bisnis, inflasi yang stabil, atau pernyataan European Central Bank (ECB) yang cenderung mendukung kebijakan moneter yang tetap ketat, maka sentimen terhadap Euro berpotensi semakin positif. Perbedaan ekspektasi kebijakan moneter antara ECB dan Federal Reserve dapat menjadi katalis yang memperkuat momentum kenaikan EUR/USD.

Kondisi fundamental tersebut sejalan dengan analisa teknikal yang menunjukkan adanya indikasi perubahan tren dari bearish menjadi bullish serta potensi breakout dari pola Falling Wedge. Selama tidak terdapat rilis data ekonomi Amerika Serikat yang jauh lebih kuat dari ekspektasi atau pernyataan Federal Reserve yang kembali bernada hawkish, peluang EUR/USD untuk melanjutkan kenaikan menuju area resistance 1.14501 dan selanjutnya 1.14812 masih tetap terbuka. Namun, trader tetap disarankan untuk memantau rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat dan kawasan Euro karena faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas dan memengaruhi arah pergerakan harga dalam waktu singkat.

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.