English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

EURUSD Berpotensi Melanjutkan Tren Turun Akibat Menguatnya Dolar AS

Geraldo Kofit · 1 Views

EURUSD Berpotensi Melanjutkan Tren Turun Akibat Menguatnya Dolar AS

EUR/USD

eur

Analisa Teknikal

Trend: Bearish | Time Frame: H4

Pada time frame H4, pasangan mata uang EUR/USD masih menunjukkan dominasi tren bearish, yang terlihat dari struktur harga yang terus membentuk pergerakan turun dalam tren utamanya. Kenaikan harga yang sempat terjadi sebelumnya masih tergolong sebagai secondary trend atau koreksi sementara dan belum mampu mengubah arah primary trend yang masih cenderung melemah. Dengan kondisi tersebut, EUR/USD masih berpotensi melanjutkan penurunan menuju area support di level 1.13169, yang menjadi target pelemahan berikutnya apabila tekanan jual tetap berlanjut.

Sementara itu, indikator Stochastic saat ini berada di area oversold (jenuh jual), yang menandakan bahwa tekanan jual telah mencapai level yang cukup ekstrem. Kondisi ini membuka peluang terjadinya koreksi naik atau rebound teknikal dalam jangka pendek sebelum harga kembali mengikuti arah tren utamanya. Oleh karena itu, meskipun prospek pergerakan masih bearish, para trader perlu mewaspadai potensi pembalikan sementara yang dapat muncul akibat aksi profit taking atau berkurangnya momentum jual di area harga saat ini.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap EUR/USD masih berpotensi berlanjut seiring dengan kuatnya permintaan terhadap dolar AS yang didukung oleh ketahanan ekonomi Amerika Serikat. Data ekonomi yang solid, seperti pasar tenaga kerja yang tetap kuat, inflasi yang masih menjadi perhatian, serta aktivitas bisnis yang stabil, dapat memperkuat ekspektasi bahwa kebijakan moneter AS akan tetap relatif ketat. Kondisi tersebut cenderung mendukung penguatan dolar dan memberikan tekanan pada pergerakan EUR/USD.

Di sisi lain, kawasan Eropa masih menghadapi tantangan berupa pertumbuhan ekonomi yang relatif lebih lambat dan ketidakpastian terhadap prospek pemulihan ekonomi. Perbedaan outlook ekonomi dan kebijakan moneter antara Amerika Serikat dan Zona Euro menjadi faktor yang dapat membatasi ruang penguatan euro dalam jangka pendek. Sentimen ini sejalan dengan gambaran teknikal yang masih menunjukkan dominasi tren bearish dan peluang penurunan harga menuju area support yang telah diidentifikasi.

Namun demikian, posisi indikator Stochastic yang telah berada di area oversold mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mencapai titik jenuh. Kondisi ini dapat memicu aksi profit taking dari pelaku pasar atau mendorong munculnya sentimen positif jangka pendek yang berpotensi menghasilkan rebound teknikal. Oleh karena itu, meskipun bias utama EUR/USD masih cenderung bearish, peluang koreksi naik tetap perlu diwaspadai sebelum harga melanjutkan pergerakan sesuai tren utamanya.

 

GBP/USD

gbpusd

Analisa Teknikal

Trend: Bearish | Time Frame: H4

Pada time frame H4, pasangan mata uang GBP/USD masih menunjukkan tekanan bearish yang cukup signifikan. Harga belum mampu menembus area resistance di level 1.32224 and 1.32722, sehingga mengindikasikan bahwa kekuatan beli masih terbatas. Selain itu, harga membentuk swing high baru yang gagal melanjutkan kenaikan dan kembali tertahan oleh Moving Average 21 dan Moving Average 34, yang memperkuat indikasi bahwa tren turun masih mendominasi pergerakan saat ini.

Dengan kondisi tersebut, GBP/USD berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support terdekat di level 1.31628. Apabila tekanan jual semakin kuat dan harga berhasil menembus level support tersebut, maka peluang penurunan lebih lanjut menuju support berikutnya di level 1.30950 akan semakin terbuka. Sementara itu, indikator Stochastic masih bergerak di area oversold (jenuh jual) dan belum menunjukkan sinyal reversal atau perubahan tren yang meyakinkan. Hal ini menandakan bahwa momentum bearish masih cukup dominan, sehingga potensi penurunan harga masih perlu diwaspadai selama belum ada konfirmasi pembalikan arah yang lebih kuat.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, pelemahan GBP/USD berpotensi berlanjut apabila dolar AS tetap mendapatkan dukungan dari data ekonomi Amerika Serikat yang solid serta ekspektasi kebijakan moneter yang cenderung mempertahankan suku bunga pada level tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Kondisi tersebut dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar AS dan memberikan tekanan pada mata uang mayor lainnya, termasuk pound sterling.

Di sisi lain, ketidakpastian terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Inggris, perkembangan inflasi, serta arah kebijakan moneter bank sentral Inggris dapat membatasi penguatan pound. Jika pasar menilai bahwa prospek ekonomi Inggris lebih lemah dibandingkan Amerika Serikat, maka arus dana cenderung mengalir ke aset berbasis dolar AS. Sentimen fundamental tersebut sejalan dengan gambaran teknikal yang masih menunjukkan dominasi bearish pada GBP/USD, sehingga peluang penurunan menuju area support yang telah diidentifikasi tetap terbuka selama belum terdapat katalis positif yang mampu mendorong perubahan sentimen pasar secara signifikan.

 

XAUUSD / GOLD

xau

Analisa Teknikal

Trend: Bullish | Time Frame: H1

Pada time frame H1, harga Gold berpotensi mengalami rebound setelah mengalami tekanan jual yang cukup signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Saat ini, harga telah membentuk area bottom baru di sekitar level support 4050 dan 4070, yang mengindikasikan adanya upaya pasar untuk mempertahankan area tersebut sebagai zona permintaan. Selain itu, terbentuknya pola double bottom memberikan sinyal awal bahwa tekanan bearish mulai melemah dan membuka peluang terjadinya pembalikan arah ke atas.

Indikator Stochastic juga menunjukkan pergerakan naik menuju area overbought, sejalan dengan kenaikan harga yang sedang berlangsung. Kondisi ini semakin diperkuat oleh munculnya bullish divergence, yaitu ketika indikator membentuk higher low sementara harga mencetak lower low, yang sering kali menjadi sinyal awal perubahan momentum dari bearish menjadi bullish. Dengan kombinasi faktor-faktor tersebut, peluang penguatan harga Gold dalam jangka pendek masih cukup terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support yang telah terbentuk.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, potensi rebound pada Gold didukung oleh meningkatnya minat investor untuk melakukan aksi beli setelah harga mengalami koreksi yang cukup dalam dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini sering memicu aksi bargain hunting, di mana pelaku pasar mulai mengakumulasi posisi beli pada level harga yang dianggap lebih menarik. Selain itu, apabila muncul sentimen yang meningkatkan permintaan aset safe haven, seperti ketidakpastian ekonomi global, perlambatan pertumbuhan ekonomi, atau meningkatnya risiko geopolitik, maka Gold berpotensi memperoleh dukungan tambahan untuk melanjutkan penguatannya.

Di sisi lain, apabila ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar kembali menguat atau dolar AS mengalami pelemahan, maka hal tersebut dapat menjadi katalis positif bagi harga Gold. Kombinasi faktor fundamental tersebut sejalan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan terbentuknya pola pembalikan arah, sehingga peluang rebound dalam jangka pendek masih cukup terbuka selama sentimen pasar tetap mendukung pergerakan bullish Gold.

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.