

Market Analysis
Wall Street Terkapar, Kekhawatiran Utang AI Hantam Saham Teknologi
NEW YORK, KOMPAS.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (23/6/2026) waktu setempat.
Indeks Nasdaq dan S&P 500 bahkan berakhir di level terendah dalam lebih dari sepekan setelah saham-saham semikonduktor tertekan akibat meningkatnya kekhawatiran investor terhadap belanja kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang didanai melalui utang.
Mengutip Reuters, Rabu (24/6/2026), indeks Dow Jones Industrial Average turun 47,22 poin atau 0,09 persen ke level 51.665,49.
Sementara itu, indeks S&P 500 anjlok 107,32 poin atau 1,44 persen ke level 7.365,47, dan Nasdaq Composite merosot 579,56 poin atau 2,21 persen ke level 25.587,04.
Di tengah pelemahan tersebut, enam dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500 masih berhasil mencatat penguatan.
Sektor barang konsumsi pokok menjadi sektor dengan kinerja terbaik setelah naik 1,8 persen.
Sebaliknya, tekanan terbesar datang dari sektor teknologi.
Indeks Philadelphia Semiconductor (SOX) anjlok 7,9 persen, sementara indeks sektor teknologi informasi S&P 500 turun 3,7 persen.
Saham Nvidia terkoreksi 4,1 persen dan Alphabet melemah 1 persen.
Adapun saham produsen chip seperti Intel, Marvell Technology, dan Advanced Micro Devices (AMD) merosot antara 5,8 persen hingga 9,4 persen.
Volume perdagangan di bursa saham Amerika Serikat mencapai 24,1 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata volume harian sebanyak 22,53 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.
“Beberapa berita akhir-akhir ini tentang AI menimbulkan pertanyaan mengenai seluruh pengeluaran yang dilakukan, termasuk belanja modal dan peningkatan kapasitas untuk semikonduktor,” ujar Thomas Martin, Senior Portfolio Manager di Globalt.
Kekhawatiran terhadap belanja AI yang didanai utang oleh perusahaan-perusahaan hyperscaler turut memicu aksi jual di pasar.
SpaceX milik Elon Musk, yang melantai di bursa pada bulan ini, juga masuk dalam daftar perusahaan berkapitalisasi besar yang memanfaatkan pasar obligasi untuk menghimpun dana.
Saham SpaceX naik 1 persen setelah sebelumnya melemah selama tiga sesi perdagangan berturut-turut.

