English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Saling Balas, AS dan Iran Targetkan Fasilitas Militer di Timur Tengah

Geraldo Kofit · 1 Views

Saling Balas, AS dan Iran Targetkan Fasilitas Militer di Timur Tengah

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah militer AS menyerang sejumlah lokasi radar dan pusat komando militer Iran. Serangan ini disebut sebagai respons atas tindakan Iran yang menembak jatuh drone milik AS di kawasan Teluk. Sebagai balasan, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang pangkalan militer Amerika yang digunakan untuk operasi terhadap Iran.

Aksi saling serang ini memperburuk kondisi gencatan senjata yang sebelumnya sudah rapuh. Di saat yang sama, pernyataan Presiden Donald Trump yang mengatakan Iran masih ingin membuat kesepakatan belum mampu meredakan kekhawatiran pasar karena konflik militer terus berlangsung di lapangan.

Calendar:

Calendar 2 June

WTI / OIL

wti

Analisa Teknikal

Trend: Bullish

Timeframe: H4 

Pada timeframe H4, WTI masih menunjukkan potensi pergerakan bullish setelah berhasil melakukan breakout dari pola Falling Wedge, yang umumnya merupakan pola kelanjutan atau pembalikan arah ke atas. Breakout tersebut menjadi indikasi bahwa momentum beli mulai kembali mendominasi pasar dan membuka peluang kenaikan yang lebih lanjut.

Namun, sebelum melanjutkan penguatan, harga berpotensi membentuk secondary trend atau koreksi sementara sebagai bagian dari proses retest dan konsolidasi. Selama harga tetap bertahan di atas area breakout, WTI berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 94.77, dengan target resistance berikutnya berada di level 99.45. 

 

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, harga WTI masih berpotensi mendapatkan dukungan dari prospek peningkatan permintaan energi global, terutama apabila aktivitas ekonomi dan sektor industri di negara-negara konsumen utama menunjukkan perbaikan. Sentimen positif terhadap pertumbuhan ekonomi global dapat meningkatkan ekspektasi konsumsi minyak, sehingga mendukung pergerakan harga dalam jangka menengah.

Selain itu, kebijakan pengendalian produksi dari OPEC+ dan potensi gangguan pasokan dari beberapa wilayah produsen minyak dapat menjaga kondisi pasar tetap ketat. Kombinasi antara prospek permintaan yang stabil dan pasokan yang terbatas berpotensi menjadi katalis positif bagi harga WTI, sejalan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan peluang kelanjutan kenaikan menuju area resistance 94.77 hingga 99.45 setelah fase koreksi sementara selesai.

 

USD / JPY

usdjpy

Analisa Teknikal

Trend: Bullish

Timeframe: H4

Pada timeframe H4, USDJPY masih berada dalam tren bullish yang cukup kuat. Pergerakan harga terus didukung oleh Moving Average 21 dan 50 yang berfungsi sebagai dynamic support, menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar dan belum ada tanda pelemahan yang signifikan.

Selama harga mampu bertahan di atas area support dinamis tersebut, USDJPY berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance 159.998, yang bertepatan dengan level Fibonacci Extension 161,8%. Jika momentum bullish tetap terjaga dan harga berhasil menembus area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan menuju resistance kedua di level 160.546, yang berada di sekitar Fibonacci Extension 261,8%, akan semakin terbuka.

 

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, penguatan USDJPY masih didukung oleh perbedaan kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japan. Selama suku bunga di Amerika Serikat tetap berada pada level yang relatif tinggi dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) bertahan kuat, Dolar AS cenderung tetap menarik dibandingkan Yen Jepang.

Selain itu, stabilnya data ekonomi Amerika Serikat dan masih terbatasnya ruang pengetatan kebijakan dari Bank of Japan dapat menjaga tekanan pada Yen. Kondisi tersebut berpotensi mendorong aliran dana tetap mengarah ke aset berbasis Dolar AS, sehingga mendukung kelanjutan tren bullish USDJPY, sejalan dengan analisis teknikal yang mengarah pada potensi kenaikan menuju area resistance 159.998 hingga 160.546.

 

EUR / USD

eurusd

Analisa Teknikal

Trend: Bearish

Timeframe: Daily

Pada timeframe Daily, EUR/USD kembali tertahan oleh area Dynamic Resistance yang dibentuk oleh Moving Average 21 dan 50. Penolakan harga pada area tersebut menyebabkan terbentuknya swing high baru yang lebih rendah dari puncak sebelumnya, mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar.

Selama harga masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan 50, struktur bearish tetap terjaga dan peluang pelemahan lanjutan masih terbuka. Dengan kondisi tersebut, EUR/USD berpotensi melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 1.15744

 

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap EUR/USD masih berpotensi berlanjut apabila Dolar AS tetap didukung oleh data ekonomi yang solid dan ekspektasi suku bunga yang relatif tinggi di Amerika Serikat. Kondisi tersebut dapat meningkatkan permintaan terhadap Dolar AS, terutama jika pasar menilai bahwa Federal Reserve masih akan mempertahankan kebijakan moneternya dalam waktu yang lebih lama.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi yang cenderung melambat di European Central Bank serta ketidakpastian prospek ekonomi kawasan Eropa dapat membatasi penguatan Euro. Kombinasi antara kuatnya Dolar AS dan melemahnya sentimen terhadap Euro berpotensi menjaga tekanan bearish pada EUR/USD, sejalan dengan analisis teknikal yang mengarah pada potensi penurunan menuju area support 1.15744.

 

DOW / Dowjones

dow

Analisa Teknikal

Trend: Bearish

Timeframe: H4

Pada timeframe H4, Dow Jones Industrial Average (DJIA) mulai menunjukkan tanda-tanda koreksi setelah gagal mempertahankan pergerakan di area puncak terbaru. Struktur harga saat ini membentuk potensi Double top, di mana harga telah membentuk lower high di bawah area Resistance 2 (51.238) dan kembali bergerak di bawah Resistance 1 (51.079). Kondisi ini mengindikasikan bahwa momentum bullish mulai melemah setelah reli yang cukup kuat dalam beberapa sesi sebelumnya.

Selain itu, indikator Stochastic terlihat bergerak turun dari area overbought, yang menunjukkan berkurangnya tekanan beli dan meningkatnya peluang koreksi jangka pendek. Selama harga masih tertahan di bawah area resistance, DJIA berpotensi melanjutkan penurunan menuju Support 1 di level 50.653, dengan target koreksi berikutnya berada di Support 2 pada level 50.416.

 

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, potensi koreksi pada Dow Jones Industrial Average (DJIA) dapat dipicu oleh meningkatnya kehati-hatian investor setelah indeks mencatat kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini sering mendorong aksi profit taking, terutama ketika harga mendekati area resistance penting dan belum mendapatkan katalis baru yang cukup kuat untuk melanjutkan penguatan.

Selain itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level yang relatif tinggi dapat menjadi faktor penekan bagi pasar saham. Imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) yang tetap tinggi cenderung mengurangi minat investor terhadap aset berisiko seperti saham. Kombinasi aksi ambil untung, tingginya yield obligasi, dan sikap hati-hati pelaku pasar berpotensi mendukung skenario koreksi pada DJIA, sejalan dengan analisis teknikal yang mengarah pada potensi penurunan menuju area 50.653 hingga 50.416.

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.