English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

AS Kembali Serang Iran, Trump Sebut Kesepakatan Damai Masih Jauh

Geraldo Kofit · 1 Views

AS Kembali Serang Iran, Trump Sebut Kesepakatan Damai Masih Jauh

Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap target militer Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa belum ada kesepakatan damai yang mendekati final. Serangan terbaru disebut sebagai langkah defensif untuk melindungi pasukan AS dan jalur pelayaran penting di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia.

Pasar sebelumnya berharap negosiasi antara AS dan Iran akan menghasilkan kesepakatan yang dapat meredakan ketegangan geopolitik. Namun pernyataan Trump yang menegaskan belum adanya kesepakatan, ditambah aksi militer terbaru, kembali meningkatkan kekhawatiran investor terhadap risiko konflik yang lebih luas.

Ketika negosiasi damai belum menemukan titik terang dan aksi militer masih berlanjut, pasar cenderung mencari keamanan di emas dan mendorong kenaikan harga minyak. Fokus trader saat ini adalah apakah konflik akan mereda atau semakin memanas dalam beberapa 
hari ke depan. 

Calendar:

Calendar 28 May


WTI / OIL

wti

Analisa Teknikal  

Trend : Bullish

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, WTI berpeluang melanjutkan penguatan setelah muncul sinyal teknikal yang mendukung skenario bullish. Harga saat ini membentuk potensi pola Double Bottom dengan konfirmasi swing low kedua yang valid, yang mengindikasikan adanya peluang pembalikan arah dari tren turun menjadi naik.

Selain itu, indikator Stochastic menunjukkan Bullish Divergence, yang menandakan mulai melemahnya tekanan jual dan meningkatnya momentum beli. Selama harga mampu bertahan di atas area support, WTI berpotensi naik menuju area resistance 92.23 hingga 95.33. 


Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, harga WTI berpotensi mendapatkan dukungan apabila pasar kembali fokus pada prospek peningkatan permintaan energi global, terutama dari Amerika Serikat dan China sebagai dua konsumen minyak terbesar dunia. Selain itu, ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang membaik serta meningkatnya aktivitas industri dan transportasi dapat menjadi sentimen positif yang mendorong permintaan minyak mentah.

Di sisi lain, kebijakan pengurangan produksi dari OPEC+ dan potensi gangguan pasokan dari beberapa wilayah produsen minyak masih menjadi faktor yang dapat membatasi suplai di pasar. Kombinasi antara prospek permintaan yang membaik dan pasokan yang relatif ketat berpotensi mendukung kenaikan harga WTI, sejalan dengan sinyal bullish yang saat ini terlihat pada analisis teknikal. 


USD/JPY

usdjpy

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, USDJPY menunjukkan kecenderungan bullish setelah gagal melanjutkan penurunan dan tidak berhasil membentuk pola Rising Wedge yang sebelumnya berpotensi menjadi sinyal pelemahan. Sebaliknya, harga justru berhasil breakout resistance minor dan mendapat reaksi positif di area Moving Average 21 dan 50, yang kini berfungsi sebagai dynamic support.

Selain itu, indikator Stochastic masih bergerak naik dan belum menunjukkan sinyal pelemahan yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa momentum beli masih cukup kuat sehingga USDJPY berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area resistance terdekat di level 160.417 selama harga tetap bertahan di atas area support dinamis tersebut.

Analisa Fundamental  

Dari sisi fundamental, penguatan USDJPY masih didukung oleh perbedaan kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japan. Selama suku bunga di Amerika Serikat tetap berada pada level yang relatif tinggi, sementara Jepang masih mempertahankan kebijakan moneter yang lebih akomodatif, maka daya tarik aset berbasis Dolar AS cenderung lebih kuat dibandingkan Yen Jepang.

Selain itu, stabilnya imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) dan kuatnya data ekonomi Amerika Serikat dapat terus mendukung permintaan terhadap Dolar AS. Kondisi tersebut berpotensi menjaga tekanan pada Yen dan mendorong USDJPY melanjutkan penguatan, sejalan dengan sinyal bullish yang saat ini terlihat pada analisis teknikal dengan target kenaikan menuju area 160.417. 

 

EUR/USD 

eurusd

Analisa Teknikal

Trend : Bearish    

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, EUR/USD kembali tertahan oleh area Dynamic Resistance yang dibentuk oleh Moving Average 21 dan 50. Penolakan harga pada area tersebut menyebabkan terbentuknya swing high baru yang lebih rendah dari puncak sebelumnya, mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar.

Selama harga masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan 50, struktur bearish tetap terjaga dan peluang pelemahan lanjutan masih terbuka. Dengan kondisi tersebut, EUR/USD berpotensi melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 1.15746, dengan target 
support berikutnya berada di area 1.15038. 



Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap EUR/USD masih berpotensi berlanjut apabila Dolar AS tetap didukung oleh data ekonomi yang solid dan ekspektasi suku bunga yang relatif tinggi di Amerika Serikat. Kondisi tersebut dapat meningkatkan permintaan terhadap Dolar AS, terutama jika pasar menilai bahwa Federal Reserve masih akan mempertahankan kebijakan moneternya dalam waktu yang lebih lama.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi yang cenderung melambat di European Central Bank serta ketidakpastian prospek ekonomi kawasan Eropa dapat membatasi penguatan Euro. Kombinasi antara kuatnya Dolar AS dan melemahnya sentimen terhadap Euro berpotensi menjaga tekanan bearish pada EUR/USD, sejalan dengan analisis teknikal yang mengarah pada potensi penurunan menuju area support 1.15746 hingga 1.15038.


DOW / Dowjones

 dow
Analisa Teknikal  

Trend : Bearish  

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) menunjukkan koreksi yang cukup signifikan setelah gagal melanjutkan penguatan di atas area resistance kedua pada level 51.121. Kegagalan tersebut menjadi indikasi melemahnya momentum beli dan membuka peluang terbentuknya pola ABC Correction, yang sering muncul sebagai bagian 
dari fase koreksi dalam pergerakan harga.

Selama harga masih bergerak di bawah area resistance tersebut, tekanan jual berpotensi tetap mendominasi pasar. Kondisi ini membuka peluang bagi DJIA untuk melanjutkan pelemahan menuju area support terdekat di level 50.420, sekaligus menjadi level penting yang perlu diperhatikan sebagai target koreksi berikutnya. 


Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, potensi koreksi pada Dow Jones Industrial Average (DJI) dapat dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) setelah penguatan yang cukup panjang, terutama jika pelaku pasar mulai mengurangi eksposur pada aset berisiko. Sentimen ini dapat semakin kuat apabila muncul kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi, prospek laba perusahaan yang melemah, atau ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap berada pada level tinggi lebih lama dari perkiraan.

Selain itu, meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) dan menguatnya Dolar AS juga dapat mengurangi daya tarik pasar saham karena investor memiliki alternatif investasi yang dianggap lebih aman. Kombinasi faktor tersebut berpotensi mendorong tekanan jual pada DJI, sejalan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan peluang koreksi lanjutan menuju area support 50.420. 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.