

Market Analysis
EURUSD Berpotensi Melemah, Dominasi USD Masih Jadi Tekanan Utama

XAUUSD / GOLD
Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : H4
Pada timeframe H4, XAU/USD masih berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support terdekat di level 4480. Secara teknikal, tekanan bearish kembali meningkat setelah harga membentuk swing high baru di area resistance dan gagal menembus Moving Average (MA) 21 yang berfungsi sebagai dynamic resistance.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum kenaikan masih terbatas dan seller kembali mendominasi pergerakan harga. Selain itu, indikator stochastic juga bergerak turun menuju area oversold (jenuh jual), yang memperkuat sinyal potensi penurunan lanjutan pada Gold.
Meski demikian, trader tetap perlu memperhatikan area resistance penting di level 4589 dan 4624. Apabila harga berhasil menembus kedua level tersebut ke atas, maka skenario pelemahan yang saat ini terbentuk berpotensi gagal dan membuka peluang perubahan arah pergerakan harga.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, potensi pelemahan XAU/USD pada timeframe H4 masih dipengaruhi oleh kuatnya US Dollar dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini membuat investor lebih tertarik pada aset berbasis USD dibandingkan emas, karena dinilai memberikan return yang lebih kompetitif dalam jangka pendek.
Selain itu, pasar masih memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama apabila data ekonomi Amerika Serikat tetap kuat, terutama dari sektor tenaga kerja dan inflasi. Ekspektasi tersebut terus mendukung penguatan USD dan menjadi tekanan utama bagi harga Gold.
Di sisi lain, sentimen pasar global yang cenderung stabil juga mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Ketika investor lebih optimis terhadap pasar saham dan pertumbuhan ekonomi, aliran dana biasanya berpindah dari Gold menuju aset berisiko lainnya.
Tekanan jual pada emas juga diperkuat oleh aksi profit taking setelah kenaikan sebelumnya gagal menembus area resistance penting dan tertahan di bawah Moving Average 21 pada timeframe H4. Hal ini sejalan dengan kondisi teknikal yang menunjukkan pembentukan swing high baru dan stochastic yang kembali mengarah turun menuju area oversold.
Namun demikian, pasar tetap perlu mewaspadai potensi perubahan sentimen apabila muncul ketidakpastian geopolitik atau pelemahan data ekonomi AS yang dapat kembali meningkatkan permintaan safe haven terhadap Gold. Oleh karena itu, area resistance 4589 dan 4624 menjadi level penting untuk menentukan apakah tekanan bearish masih berlanjut atau mulai melemah.
EUR/USD
Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : H4
Pada timeframe H4, pasangan EUR/USD masih bergerak dalam tren bearish yang cukup dominan. Setelah sebelumnya membentuk secondary trend sebagai fase koreksi kenaikan, harga kembali mengalami penurunan akibat tertahan oleh Moving Average (MA) 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic resistance.
Selain itu, terbentuknya swing high baru semakin memperkuat indikasi bahwa EUR/USD kembali melanjutkan primary trend bearish. Dengan kondisi tersebut, harga berpotensi bergerak turun menuju support terdekat di level 1.16075, dengan target support berikutnya di area 1.15749 apabila tekanan jual terus berlanjut.
Konfirmasi tambahan juga terlihat dari indikator stochastic yang masih mengarah ke bawah menuju area oversold (jenuh jual), menunjukkan bahwa momentum bearish masih searah dengan pergerakan candlestick dan tekanan jual yang terjadi saat ini.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, potensi pelemahan EUR/USD pada timeframe H4 masih didukung oleh kuatnya US Dollar di tengah ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. Selama data ekonomi Amerika Serikat tetap solid, terutama dari sektor tenaga kerja dan inflasi, USD masih berpotensi mempertahankan penguatannya terhadap mayoritas mata uang utama, termasuk Euro.
Di sisi lain, kondisi ekonomi kawasan Eropa masih menghadapi tantangan perlambatan pertumbuhan dan lemahnya aktivitas manufaktur. Hal tersebut membuat pasar mulai memperkirakan bahwa European Central Bank akan lebih berhati-hati dalam mempertahankan kebijakan moneter agresif, sehingga membatasi ruang penguatan Euro dalam jangka pendek.
Selain itu, meningkatnya sentimen risk-off di pasar global juga turut mendorong permintaan terhadap USD sebagai aset safe haven. Kondisi ini memberikan tekanan tambahan terhadap EUR/USD, terutama setelah harga kembali gagal menembus area dynamic resistance pada timeframe H4.
Aksi jual juga diperkuat oleh faktor teknikal setelah secondary trend selesai terbentuk dan harga kembali masuk ke dalam primary trend bearish. Hal tersebut sejalan dengan kondisi stochastic yang masih bergerak turun dan menunjukkan bahwa momentum pelemahan masih cukup dominan.
GBP/USD
Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : H4
Pada timeframe H4, pasangan GBP/USD masih berada dalam dominasi tren bearish. Pada perdagangan pagi tadi, harga sempat membentuk secondary trend sebagai fase koreksi kenaikan. Namun, pergerakan koreksi tersebut terlihat mulai selesai setelah harga tertahan oleh dynamic resistance yang dibentuk oleh Moving Average (MA) 21 dan kembali membentuk swing high baru.
Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan bearish masih cukup dominan dan membuka peluang bagi GBP/USD untuk melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 1.33083, dengan target support berikutnya di area 1.32276 apabila tekanan jual terus berlanjut.
Selain itu, indikator stochastic juga masih menunjukkan pergerakan turun menuju area oversold (jenuh jual). Arah stochastic yang sejalan dengan pergerakan harga saat ini semakin memperkuat sinyal potensi pelemahan lanjutan pada GBP/USD di timeframe H4.
Analisa Fundamental
Pada timeframe H4, pasangan GBP/USD masih berada dalam dominasi tren bearish. Pada perdagangan pagi tadi, harga sempat membentuk secondary trend sebagai fase koreksi kenaikan. Namun, pergerakan koreksi tersebut terlihat mulai selesai setelah harga tertahan oleh dynamic resistance yang dibentuk oleh Moving Average (MA) 21 dan kembali membentuk swing high baru.
Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan bearish masih cukup dominan dan membuka peluang bagi GBP/USD untuk melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 1.33083, dengan target support berikutnya di area 1.32276 apabila tekanan jual terus berlanjut.
Selain itu, indikator stochastic juga masih menunjukkan pergerakan turun menuju area oversold (jenuh jual). Arah stochastic yang sejalan dengan pergerakan harga saat ini semakin memperkuat sinyal potensi pelemahan lanjutan pada GBP/USD di timeframe H4.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

