English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Gencatan Senjata Timur Tengah Masih Bertahan, Tapi Respons Iran Bikin Pasar Waspada

Geraldo Kofit · 1 Views

Situasi di Timur Tengah masih berada dalam kondisi tegang meskipun gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran sejauh ini masih bertahan. Pemerintah AS saat ini sedang menunggu respons resmi Iran terhadap proposal terbaru untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali jalur penting seperti Selat Hormuz. Namun, di tengah proses diplomasi tersebut, kedua pihak masih saling melakukan tekanan militer dan ekonomi, sehingga pasar menilai perdamaian masih sangat rapuh.

Ketegangan semakin meningkat setelah adanya serangan terhadap kapal tanker dan ancaman balasan dari Iran jika AS kembali menyerang aset minyak mereka. Meski begitu, mediator seperti Pakistan dan Qatar terus mendorong negosiasi agar konflik tidak kembali membesar. Kondisi ini membuat market global bergerak hati-hati karena investor masih bingung apakah situasi benar-benar menuju damai atau justru hanya jeda sementara sebelum konflik berikutnya terjadi.

Bagi trader, kondisi ini berarti market masih sangat sensitif terhadap berita geopolitik. Harga minyak berpotensi tetap volatile karena risiko gangguan supply masih ada, sementara emas dan dolar AS bisa kembali menguat jika ketegangan meningkat lagi. Selama belum ada kesepakatan final antara AS dan Iran, pergerakan market kemungkinan   tetap   dipenuhi   fluktuasi   tinggi   dan   perubahan   sentimen   yang   cepat

 

Calendar:

Calendar September,  27.png

 

WTI / OIL

image.png

Analisa Teknikal

Trend :  Bullish

Timeframe : Daily

West Texas Intermediate (WTI) pada timeframe daily saat ini menunjukkan potensi untuk kembali menguat menuju area resistance. Secara teknikal, harga berhasil membentuk swing low dan mengalami rejection di area dynamic support yang berada pada kisaran
94.63 hingga 89.76. Kondisi ini menandakan bahwa tekanan beli masih cukup kuat dan tren    bullish    di    pasar    masih    tetap    terjaga.

Dengan struktur pergerakan tersebut, harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 105.39. Apabila momentum bullish tetap kuat dan terjadi penembusan lanjutan, maka target resistance berikutnya berada di level 110.90. Struktur harga saat ini menunjukkan bahwa peluang penguatan masih cukup dominan selama harga mampu bertahan di atas area support utama tersebut.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, potensi penguatan West Texas Intermediate (WTI) didukung oleh prospek permintaan energi global yang masih stabil di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi di beberapa negara konsumen utama seperti China dan United States. Peningkatan konsumsi energi dari sektor industri dan transportasi dapat memberikan dorongan positif terhadap harga minyak.

Di sisi lain, kebijakan pengendalian produksi dari OPEC+ juga menjadi faktor utama yang menjaga pasokan minyak tetap terbatas di pasar global. Selama produksi masih dikendalikan dan tidak terjadi lonjakan suplai yang signifikan, harga minyak cenderung mendapatkan dukungan untuk bergerak lebih tinggi.

Selain itu, faktor geopolitik di kawasan penghasil minyak turut mempengaruhi sentimen pasar. Ketegangan atau potensi gangguan distribusi pasokan energi dapat meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap ketersediaan minyak, sehingga mendorong harga naik. Pelemahan US Dollar juga dapat menjadi katalis tambahan karena membuat harga minyak lebih menarik bagi pembeli global.

 

USDJPY

image.png

Analisa Teknikal

Trend :  Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe daily, pasangan USD/JPY menunjukkan potensi untuk kembali bergerak naik secara signifikan. Hal ini didukung oleh beberapa faktor teknikal, salah satunya adalah terbentuknya pola Double Bottom yang menjadi sinyal pembalikan arah ke atas. Selain itu, harga juga berhasil membentuk swing low yang kuat pada area support di level 155.900 dan 155.018, yang menunjukkan bahwa tekanan beli mulai mendominasi pergerakan pasar.

Konfirmasi tambahan terlihat dari indikator stochastic yang bergerak naik menuju area overbought (jenuh beli), menandakan bahwa momentum bullish masih cukup kuat. Dengan kondisi tersebut, peluang kenaikan harga USD/JPY masih terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support utama yang telah terbentuk.

Analisa Fundamental 

Dari sisi fundamental, potensi penguatan USD/JPY pada timeframe daily didukung oleh perbedaan kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japan. The Fed masih cenderung mempertahankan suku bunga pada level tinggi untuk menjaga inflasi tetap terkendali, sementara BOJ masih mempertahankan kebijakan moneter yang relatif longgar. Perbedaan arah kebijakan ini menjadi faktor utama yang mendukung penguatan USD terhadap JPY.

Selain itu, kondisi ekonomi Amerika Serikat yang masih relatif solid — terutama dari sektor tenaga kerja dan konsumsi —turut menjaga permintaan terhadap Dolar AS. Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tetap tinggi juga meningkatkan daya tarik aset berbasis USD dibandingkan    Yen    Jepang.

Di sisi lain, Yen masih berpotensi tertekan karena pasar melihat BOJ belum melakukan perubahan kebijakan secara agresif. Selama tidak ada intervensi besar dari otoritas Jepang atau perubahan signifikan dalam kebijakan moneter BOJ, tekanan terhadap Yen masih cenderung bertahan.

 

EURUSD

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe daily, pasangan EUR/USD masih menunjukkan potensi penguatan yang cukup optimis. Harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 1.18233, dengan target lanjutan di 1.19139 apabila momentum bullish tetap terjaga.
Secara teknikal, pergerakan harga masih tertahan di atas dynamic support yang dibentuk oleh Moving Average (MA) 21 dan 50, yang hingga saat ini belum berhasil ditembus.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tren bullish masih kuat dan berpotensi berkembang menjadi primary trend yang lebih solid. Selain itu, indikator stochastic juga masih bergerak naik menuju area overbought (jenuh beli), yang menunjukkan bahwa momentum buyer masih mendominasi pergerakan harga meskipun potensi koreksi tetap perlu diwaspadai.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, potensi penguatan EUR/USD pada timeframe daily didukung oleh melemahnya Dolar AS serta meningkatnya optimisme terhadap kondisi ekonomi kawasan Eropa. Pasar mulai memperkirakan bahwa Federal Reserve akan lebih berhati-hati dalam mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi, terutama jika data inflasi dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat mulai menunjukkan perlambatan. Kondisi ini dapat menekan nilai USD    dan    memberikan    ruang    penguatan    bagi    EUR/USD.

Di sisi lain, Euro mendapat dukungan dari sikap European Central Bank yang masih cenderung menjaga kebijakan moneter tetap ketat untuk mengendalikan inflasi di kawasan Eropa. Selama inflasi belum sepenuhnya stabil, ECB berpotensi mempertahankan suku bunga pada level yang relatif tinggi, sehingga meningkatkan daya tarik Euro di mata investor.

Selain itu, membaiknya sentimen risiko global juga turut mendukung penguatan EUR, karena mata uang ini cenderung menguat dalam kondisi pasar yang lebih optimis (risk-on). Dengan kombinasi faktor-faktor tersebut, secara fundamental EUR/USD masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan, sejalan dengan gambaran teknikal yang menunjukkan tren bullish dan harga yang tetap bertahan di atas dynamic support Moving Average 21 dan 50.

 

DOW / Dowjones

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : Daily

Pada timeframe daily, indeks Dow Jones Industrial Average kembali menunjukkan tanda- tanda pelemahan setelah gagal menembus area resistance di level 50,040. Level psikologis tersebut beberapa kali mengalami false break, yang menandakan bahwa tekanan beli belum cukup kuat untuk mendorong harga bergerak lebih tinggi. Dari kondisi ini, harga membentuk swing high baru yang memperkuat potensi terjadinya pembalikan arah.

Secara teknikal, struktur pergerakan saat ini mulai mengarah pada pembentukan pola Double Top, yang merupakan sinyal bearish dan berpotensi memicu koreksi lebih lanjut. Selain itu, indikator stochastic juga menunjukkan pergerakan turun yang mengindikasikan meningkatnya tekanan jual. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang bergerak turun menuju support terdekat di level 49,076, dengan target lanjutan di 48,601 apabila tekanan bearish tetap berlanjut.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, potensi pelemahan pada Dow Jones Industrial Average dipengaruhi oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Investor mulai bersikap lebih hati-hati terhadap kemungkinan Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama apabila inflasi masih belum sepenuhnya terkendali. Kondisi ini dapat menekan pasar saham karena biaya pendanaan perusahaan tetap tinggi dan likuiditas pasar menjadi lebih terbatas.

Selain itu, kegagalan indeks menembus level psikologis penting di area 50,000 memicu aksi profit taking dari investor setelah reli sebelumnya. Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global serta ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung, sehingga minat terhadap aset berisiko cenderung menurun.

Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut menjadi faktor tekanan bagi pasar saham, karena investor mulai mengalihkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman dengan imbal hasil yang menarik. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat tekanan jual pada Dow Jones semakin terlihat.

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.