

Market Analysis
Produksi Menurun, Cuaca Buruk, dan Risiko El Niño Dorong Kenaikan Harga Cacao
Analisa Teknikal
Trend : Bullish
Konsumsi domestik yang tumbuh dan kultur kopi di kota makin kuat pasar dalam negeri bisa menyerap sebagian produksi sehingga tidak sepenuhnya tergantung ekspor.
Berdasarkan kombinasi candlestick dan indikator Moving Average yang terbentuk saat ini menunjukan bahwa Trend Bullish menguat pada CC5.
Proyeksi pergerakan:
- Jika tekanan Bullish berlanjut, CC5 berpotensi naik hingga ke level 86.000-an untuk harga SPOT.
- Namun, jika harga gagal naik dan koreksi maka potensi penurunan terdekat ada di sekitar level 78.000-an pada harga REMOTE.
Analisa Fundamental
Produksi, Supply & Stok Global
- Menurut International Cocoa Organization (ICCO), untuk tahun musim 2024/25 global produksi biji kakao diperkirakan meningkat ke ~ 4.698 juta ton, naik +7.6% dari musim sebelumnya.
- Namun “grindings” (yaitu proses pengolahan biji kakao proxy untuk permintaan industri cokelat) justru diproyeksikan turun ke ~ 4.602 juta ton, −4.3% YoY.
- Stok akhir musim 2024/25 diperkirakan naik sedikit menjadi ~ 1.324 juta ton tapi rasio stok terhadap grindings masih relatif rendah (~ 28.8%) artinya pasokan masih lemah terhadap permintaan normal.
- Meskipun ada pemulihan produksi, pasar kakao global tetap berada dalam kondisi “rentan” terhadap gangguan pasokan (cuaca, penyakit, logistik) karena stok global belum membaik secara signifikan.
Harga Acuan & Ekspor Kakao Olahan
- Di Indonesia, pada Februari 2025, harga referensi (HR) biji kakao ditetapkan US$ 11.102,84 per metrik ton, naik dibanding bulan sebelumnya.
- Namun, laporan juga menunjukkan bahwa pada periode Mei 2025, HR ditetapkan di angka US$ 8.383,76/MT menunjukkan bahwa harga kakao global relatif fluktuatif dalam setahun terakhir.
- Meskipun harga biji kakao kadang fluktuatif, sektor pengolahan & ekspor kakao olahan di Indonesia menunjukkan daya saing & momentum yang cukup baik terutama pada segmen produk bernilai tambah tinggi.
Tren Global & Perubahan di Industri Cokelat
- Walaupun supply kakao global membaik sedikit pada 2024/25, permintaan (“grindings”) global diproyeksikan menurun menunjukkan melemahnya konsumsi atau pengolahan kakao oleh industri cokelat.
- Penurunan demand ini sebagian disebabkan “cost squeeze” biaya bahan baku & energi tinggi membuat margin industri pengolahan menipis, sehingga banyak produsen menahan atau menunda penggunaan kakao.
- Meskipun demikian, bagi negara penghasil/pengelola olahan kakao seperti Indonesia, situasi ini relatif bisa diimbangi dengan fokus pada produksi olahan premium atau produk bernilai tambah di mana pasar global maupun domestik tetap ada tawaran.
Risiko & Faktor Ketidakpastian
- Walaupun produksi global naik, stok relatif tipis + rasio stok terhadap konsumsi (grindings) masih rendah artinya pasar sensitif terhadap gangguan (cuaca, penyakit, transport/logistik).
- Volatilitas harga biji kakao tetap tinggi seperti terlihat fluktuasi HR Indonesia dalam 2025. Hal ini bisa menyulitkan perencanaan bagi petani, pengolah maupun eksportir.
- Turunnya demand global (grindings) menunjukkan bahwa sektor pengolahan/ cokelat sedang mengalami tekanan bisa mempengaruhi harga jangka pendek bahkan menengah.
- Tawaran substitusi atau tekanan di sisi konsumen (misalnya kenaikan harga produk cokelat akibat biaya kakao tinggi) bisa menurunkan konsumsi, terutama di pasar sensitif harga.
DISCLAIMER ON
Perdagangan Berjangka Multilateral melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

