English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Pasar Jepang Libur, Yen Makin Tertekan

Lukman Haqeem · 938.3K Views

Pasar Jepang Libur, Yen Makin Tertekan

USD/JPY

usdjpy

Trend : Bullish | Timeframe 30M

Pasar Jepang Libur, Yen Makin Tertekan

Pasangan USD/JPY berkonsolidasi di area 154,10–154,20 setelah sempat menguat tajam dari kisaran 151,50 pada akhir pekan lalu. Kenaikan tersebut dipicu oleh sentimen hawkish dari Ketua The Fed, Jerome Powell, yang memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember tampaknya tidak mendesak dilakukan. 

Sementara itu, Bank of Japan (BoJ) tetap mempertahankan suku bunga di 0,5%, tanpa memberikan panduan waktu yang jelas mengenai kenaikan berikutnya. Kombinasi sikap kebijakan yang berbeda ini kembali memperlebar diferensial imbal hasil antara AS dan Jepang, sehingga menopang dolar terhadap yen. Pelaku pasar menunggu katalis baru dari data tenaga kerja AS yang akan dirilis pada akhir pekan ini. 

Secara teknikal, grafik memperlihatkan USD/JPY masih berada di atas area Fibonacci 0,786 (153,85), menandakan kekuatan tren bullish jangka pendek masih bertahan. Namun, momentum harga mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah gagal menembus level tertinggi di 154,45. Divergensi RSI pada kerangka waktu intraday turut memperkuat potensi koreksi minor menuju area support terdekat di 153,85 hingga 153,60, sebelum kemungkinan melanjutkan reli ke arah resistance 154,42–154,80.

Saran transaksi intraday hari ini, mengacu pada libur Jepang membuat pasar bergerak dalam rentang sempit ada potensi retracement teknikal. USD/JPY pada 154.10 isyaratkan kenaikan. Saran transaksi beli pada 154.10 atau lebih tinggi. Target terdekat di 154.40-60, target lanjutan ke 154.80. Skenario pilihan adalah melakukan aksi jual pada 154.00 atau lebih rendah. Target ke 153.70 -153.50. Target lanjutan ke 153.20. 

 

XAUUSD

xau

Trend : Bearish | Timeframe 30m

Gagal Melewati  Resisten Kuat, XAU/USD Berpeluang Koreksi Kembali

Harga emas (XAU/USD) saat ini bergerak di bawah $4.000, dalam fase konsolidasi setelah gagal menembus resistance kuat di area $4.020–$4.040. Struktur grafik memperlihatkan pola sideways dengan bias bearish ringan, di mana harga berkali-kali gagal mempertahankan momentum di atas area resistance psikologis tersebut.

Secara teknikal, area $3.940–$3.920 menjadi zona support penting, bertepatan dengan batas bawah dari kanal konsolidasi yang terbentuk sejak akhir pekan lalu. Jika harga menembus level ini, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju $3.880–$3.860, area yang sebelumnya menjadi titik pantulan signifikan. Sebaliknya, jika harga mampu bertahan di atas $3.980, peluang untuk menguji kembali $4.040 akan terbuka namun momentum penguatan tampak terbatas selama tidak ada katalis fundamental baru yang signifikan.

Pola candlestick terkini menunjukkan potensi terbentuknya descending triangle, yang menandakan tekanan jual masih mendominasi jangka pendek. RSI juga cenderung datar di kisaran 50, mendukung pandangan pasar yang belum memiliki arah kuat. Volume transaksi relatif menurun, mengindikasikan fase akumulasi sebelum arah berikutnya terkonfirmasi.

Bias intraday cenderung netral-ke-bearish, dengan fokus pada reaksi harga di zona $3.980–$4.020 sebagai penentu arah berikutnya. 

Saran transaksi adalah jual diabwah $4.000 dengan target $3.940, dengan stop loss di $4.060. Skenario Alternatif adalah melakukan aksi beli jika harga berhasil breakout valid di atas $4.060, dengan target $4.110, stop loss di $3.990. 

 

EUR/USD

eurusd

Trend : Bearish | Timeframe 30m

ECB Belum Bisa Memperketat Kebijakan Moneternya, Euro Lanjut Melemah

Pasangan EUR/USD melanjutkan tekanan bearish yang cukup dalam, diperdagangkan di sekitar 1.1514, mendekati level terendah intraday di area 1.1509. Tekanan jual ini mencerminkan dominasi dolar AS yang terus menguat di tengah sentimen pasar global yang berhati-hati dan masih menilai prospek kebijakan The Fed. Sementara itu, rilis data inflasi kawasan euro yang sedikit menurun turut memperkuat pandangan bahwa European Central Bank (ECB) belum memiliki ruang yang cukup untuk memperketat kebijakan moneternya dalam waktu dekat, sehingga memperlemah dukungan terhadap euro.

Dari sisi teknikal, grafik menunjukkan pola downtrend continuation yang kuat setelah gagal menembus retracement Fibonacci 0.618 di 1.1605. Pergerakan harga membentuk pola bearish flag yang kini berpotensi berlanjut ke bawah setelah breakout dari area konsolidasi sempit di kisaran 1.1560–1.1530. Area support utama saat ini berada di 1.1509–1.1490, dan penembusan di bawah zona ini bisa memperkuat tekanan jual dengan target teknikal berikut di 1.1465. Sementara itu, resistance terdekat berada di 1.1568 (Fibo 0.382) dan 1.1587 (Fibo 0.5) yang kini menjadi batas koreksi intraday.

Momentum harga masih condong negatif dengan RSI yang bergerak di area oversold ringan namun belum menunjukkan sinyal reversal kuat. Kondisi ini membuka peluang koreksi teknikal singkat ke area resistance minor sebelum melanjutkan penurunan lanjutan.

Saran transaksi adalah jual EUR/USD pada 1.1510 dengan target ke 1.1480 hingga 1.1460. Target lanjutan ke 1.1440. Skenario pilihan adalah melakukan aksi beli diatas 1.1520 dengan target ke 1.1550 hingga ke 1.1570. Target lanjutan ke 1.1590. 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.