

Market Analysis
Meta PHK 600 Pegawai di Unit AI, Ini Sebabnya
MEW YORK, KOMPAS.com - Meta akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 600 karyawan di unit kecerdasan buatan (AI). Hal ini sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memangkas lapisan organisasi dan beroperasi dengan lebih gesit.
Seperti dikutip dari CNBC, Kamis (23/10/2025), kabar ini dikonfirmasi oleh juru bicara Meta pada Rabu (22/10/2025) waktu setempat.
Pemangkasan tersebut diumumkan melalui memo dari Chief AI Officer Meta, Alexandr Wang, yang baru bergabung pada Juni lalu sebagai bagian dari investasi Meta senilai 14,3 miliar dollar AS di Scale AI.
Karyawan yang terkena PHK mencakup mereka yang bekerja di unit infrastruktur AI, Fundamental Artificial Intelligence Research (FAIR), serta berbagai posisi yang terkait dengan pengembangan produk.
Namun, unit TBD Labs—yang berisi banyak perekrutan baru kelas atas di bidang AI selama musim panas lalu—tidak terdampak oleh PHK ini.
Para karyawan di unit tersebut, yang berada di bawah pengawasan Wang, selamat dari gelombang pemangkasan ini. Hal ini menegaskan pertaruhan CEO Meta Mark Zuckerberg pada perekrutan baru yang mahal dibandingkan karyawan lama.
Di internal Meta, divisi AI disebut terlalu gemuk, dengan tim seperti FAIR dan kelompok berorientasi produk sering bersaing untuk mendapatkan sumber daya komputasi. Ketika tim baru bergabung untuk membentuk Superintelligence Labs, mereka mewarisi struktur AI Meta yang sudah berlebihan.
Langkah PHK ini dilakukan Meta untuk merampingkan divisi tersebut sekaligus memperkuat posisi Wang dalam mengarahkan strategi AI perusahaan.
Dalam beberapa bulan terakhir, Meta memang agresif merombak strategi AI-nya untuk mengejar ketertinggalan dari pesaing seperti OpenAI dan Google, dengan menggelontorkan miliaran dollar untuk proyek infrastruktur dan perekrutan talenta.
"Setelah PHK, jumlah tenaga kerja Meta Superintelligence Labs kini tinggal sedikit di bawah 3.000 orang," sebut sumber CNBC.
Meta memberi tahu sebagian karyawan bahwa 21 November akan menjadi hari terakhir mereka bekerja. Hingga tanggal itu, mereka masuk dalam “masa pemberitahuan tanpa bekerja” (non-working notice period).
“Selama periode ini, akses internal Anda akan dicabut, dan Anda tidak perlu melakukan pekerjaan tambahan untuk Meta,” sebut pesan tersebu.
“Anda dapat menggunakan waktu ini untuk mencari peran lain di Meta,” tambahnya.
Perusahaan juga menawarkan pesangon selama 16 minggu ditambah 2 minggu untuk setiap tahun masa kerja yang telah diselesaikan, dikurangi masa pemberitahuan.
CEO Mark Zuckerberg dikabarkan semakin frustrasi dengan kemajuan AI Meta, terutama setelah peluncuran model Llama 4 pada April lalu hanya mendapat tanggapan suam-suam kuku dari para pengembang.

