

Market Analysis
Di Tengah Shutdown Pemerintah AS, Wall Street Cetak Rekor Tertinggi

NEW YORK, KOMPAS.com - Pasar saham Amerika Serikat (AS) atau yang biasa dikenal dengan Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Kamis sore waktu setempat (Jumat pagi WIB).
Tiga indeks utama AS ditutup pada rekor tertinggi pada hari Kamis karena investor mengabaikan kekhawatiran terkait penutupan (shutdown) pemerintah AS yang telah memasuki hari kedua.
Indeks S&P 500 naik tipis 0,06 persen hingga ditutup pada level 6.715,35. Indeks naik 0,3 persen pada puncak hari itu, mencapai rekor tertinggi intraday baru.
Lalu, indeks Dow Jones Industrial Average naik 78,62 poin, atau 0,17 persen, dan mengakhiri hari di level 46.519,72.
Sementara itu, indeks Nasdaq Composite naik 0,39 persen dan ditutup pada level 22.844,05. Indeks yang didominasi teknologi ini juga mencapai rekor intraday baru, didukung oleh kenaikan saham Nvidia yang juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa, karena investor terus membanjiri raksasa kecerdasan buatan itu.
Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan bahwa produk domestik bruto (PDB) AS mungkin terpukul akibat penutupan pemerintah yang sedang berlangsung. Komentarnya meningkatkan kekhawatiran investor bahwa kinerja ekonomi AS akan semakin terpukul jika penutupan pemerintah berlanjut lebih lama.
Harapan bahwa penghentian pendanaan federal akan berlangsung singkat dan dengan demikian membatasi dampak serius terhadap perekonomian mendorong tiga indeks saham utama AS ke zona hijau pada sesi sebelumnya, dengan S&P 500 ditutup di atas ambang batas 6.700 untuk pertama kalinya. Dow Jones juga mencatat rekor penutupan pada hari perdagangan sebelumnya.
Penutupan pemerintah dimulai setelah para petinggi Partai Demokrat dan Republik gagal memenuhi tenggat waktu pada hari Selasa untuk menyepakati kesepakatan yang akan menjaga pendanaan pemerintah.
Para anggota parlemen saling menyalahkan atas penghentian tersebut, sementara Partai Demokrat tetap teguh pada tuntutan mereka untuk menggunakan langkah tersebut guna memperpanjang keringanan pajak perawatan kesehatan bagi jutaan warga AS.
Meskipun pasar secara historis tidak terlalu terpengaruh oleh penutupan pemerintah, investor kini lebih memperhatikan penutupan ini mengingat kebijakan dan latar belakang makroekonomi yang lebih volatil, valuasi pasar yang tinggi dan tingkat konsentrasi di tengah reli yang dipicu oleh AI, serta kekhawatiran inflasi yang berkelanjutan.

