English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Prospek Gencatan Senjata Rusia–Ukraina Dorong Euro Menguat

Lukman Haqeem · 549.6K Views

EUR/USD

image.png

Trend : Bullish | Timeframe : H1

Prospek Kesepakatan Rusia – Ukraina Akan Untungkan Euro

Euro menguat 0,25% terhadap dollar AS dimana pasangan EUR/USD menjadi $1,1675. Mata uang tunggal Eropa ini akan diuntungkan dari kesepakatan gencatan senjata di Ukraina. Pertemuan Trump-Putin dan kejelasan lebih lanjut tentang arah konflik Ukraina memiliki implikasi jangka panjang bagi euro daripada dolar. Ada kemungkinan bahwa hari ini mungkin merupakan langkah pertama menuju de-eskalasi, dan pasar mungkin akan berhati-hati untuk saat ini.

Dolar AS sendiri melemah karena investor tetap berhati-hati terhadap prospek suku bunga menjelang data harga impor, setelah angka-angka terbaru menunjukkan inflasi dapat meningkat dalam beberapa bulan mendatang. 

Selanjutnya pasar akan mencermati data ekonomi AS. Angka harga impor AS akan diawasi lebih ketat dari biasanya setelah data pada hari Kamis menunjukkan lonjakan harga produsen AS yang sangat tajam bulan lalu, yang mendorong dolar lebih tinggi. Pasar juga menunggu simposium Jackson Hole di minggu depan untuk mendapatkan petunjuk tentang langkah The Fed selanjutnya. Tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS, dikombinasikan dengan inflasi akibat tarif perdagangan, dapat menimbulkan dilema bagi arah penurunan suku bunga The Fed. Secara teknis, EUR/USD pada 1.1680 indikasi naik. 

Saran transaksi beli EUR/USD pada 1.1680 dengan target ke 1.1710 hingga ke 1.1730. Skenario pilihan adalah mengambil posisi jual dibawah 1.1670 dengan target ke 1.1640 hingga ke 1.1620. (LH)

 

XAUUSD 

image.png

Trend : Bearish | Timeframe : H1

Harga Emas Rebound Dalam Kisaran Perdagangan Yang Sempit

Harga emas berjangka sedikit menguat kembali, dimana harga bergerak dalam kisaran perdagangan yang sempit. Harga emas naik 0,1% ke $3.344 per troy ons, dengan volume yang relatif rendah. Dengan tidak adanya katalis, pergerakan harga emas diyakini akan bertahan di antara $3.300 dan $3.400. Pasar memerlukan sentimen kuat untuk memecah kebuntuan antara tekanan naik dan turun.

Sebelumnya, pemerintah AS telah menyatakan bahwa tarif emas batangan tidak akan diberlakukan. Hal ini secara signifikan mampu telah meredakan kepanikan pasar secara drastis. Sementara itu, perpanjangan penangguhan tarif AS-Tiongkok selama 90 hari, penghapusan pungutan atas barang-barang Jepang, dan arus masuk yang kuat ke ekuitas AS, semuanya telah membebani permintaan aset safe haven jangka pendek. 

Namun, ekspektasi kuat penurunan suku bunga AS pada bulan September dan kekhawatiran atas 
independensi Federal Reserve mempertahankan harga pada level yang kuat.

Secara teknis, harga emas pada 3.340 mengindikasikan penurunan. Saran transaksi adalah jual emas pada 3.340 atau lebih rendah dengan target ke 3.335, 3.325 hingga ke 3.305. 

Skenario lain adalah melakukan aksi beli emas pada 3.345 atau lebih tinggi dengan target ke 3.350, 3.360 hingga ke 3.380. (LH)

 

GBP/USD

image.png

Trend : Bullish | Timeframe : H1

Perekonomian Tumbuh Solid, Poundsterling Menarik Minat Beli

Poundsterling (GBP) menarik minat beli terhadap mata uang utama lainnya karena data Produk Domestik Bruto (PDB) dan manufaktur Inggris Raya (UK) yang optimis. Dengan demikian, perekonomian bertahan lebih baik dari yang diantisipasi. Ini menjadi sebuah skenario yang memungkinkan Bank of England (BoE) untuk menghindari penurunan suku bunga secara agresif, dan dengan demikian mendukung Pound Sterling.

Dalam pertemuan kebijakan moneter awal bulan ini, BoE menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,00% dan mempertahankan panduan ekspansi moneternya yang "bertahap dan hati-hati". Namun, keputusan ini sangat ketat karena empat dari sembilan anggota BoE memilih untuk mempertahankan suku bunga.

Pound Sterling menguat berusaha mendekati 1,3600 terhadap Dolar AS. Tren jangka pendek GBP/USD tetap bullish dengan bertahan diatas Exponential Moving Average (EMA) 20 hari, di 1,3445. Dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari menembus di atas 60,00, mengkonfirmasi kenaikan lebih lanjut. Potensi kenaikan akan mengincar level resisten kuat di 1.3790. Sebaliknya, aksi putar balik, akan mengincar level support kuat di 1.3400. 

Saran transaksi, GBP/USD pada 1.3550 isyaratkan kenaikan. Aksi beli dapat dilakukan pada 1.3550 dengan target ke 1.3580 hingga ke 1.3600. Skenario pilihan adalah melakukan aksi jual dibawah 1.3540 dengan target ke 1.3510 hingga ke 1.3490. (LH)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.