

Market Analysis
7 Perbedaan Balance Dan Equity dalam Trading Forex

Dalam dunia trading forex, ada banyak istilah teknis yang perlu dipahami oleh setiap trader, terutama pemula. Dua di antaranya yang seringkali membingungkan namun sangat fundamental adalah Balance dan Equity.
Meskipun keduanya terkait erat dengan jumlah dana di akun trading Anda, mereka memiliki makna, fungsi, dan implikasi yang sangat berbeda, terutama saat Anda memiliki posisi trading yang sedang berjalan. Kesalahan dalam memahami perbedaan ini dapat menyebabkan salah perhitungan risiko, manajemen margin yang buruk, dan pada akhirnya, kerugian yang tidak perlu.
Artikel ini akan mengupas tuntas tujuh perbedaan krusial antara Balance dan Equity dalam trading forex. Dengan pemahaman yang jelas tentang kedua konsep ini, Anda akan dapat memantau kesehatan akun trading Anda dengan lebih akurat, mengelola risiko dengan lebih efektif, dan membuat keputusan trading yang lebih cerdas.
1. Definisi Dasar
Perbedaan paling mendasar antara Balance dan Equity terletak pada definisinya. Balance adalah jumlah total uang di akun trading Anda yang tersedia saat ini, tidak termasuk keuntungan atau kerugian dari posisi trading yang masih terbuka.
Ini adalah dana bersih yang Anda miliki setelah semua trade yang telah ditutup (baik profit maupun loss) dan semua deposit atau penarikan telah diperhitungkan. Balance hanya berubah ketika Anda menutup posisi, melakukan deposit, atau melakukan penarikan.
Di sisi lain, Equity adalah nilai real dari akun trading Anda pada saat ini, termasuk keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi dari posisi trading yang masih terbuka. Equity mencerminkan nilai akun Anda secara real-time jika semua posisi Anda ditutup pada saat itu juga. Ini adalah cerminan paling akurat dari kekayaan akun Anda pada momen tertentu.
2. Cara Perhitungan
Cara perhitungan Balance dan Equity juga berbeda secara signifikan. Balance dihitung dengan menjumlahkan semua deposit yang telah Anda lakukan, dikurangi semua penarikan, dan ditambah atau dikurangi semua keuntungan atau kerugian dari trade yang sudah ditutup. Ini adalah angka statis yang hanya berubah saat ada aktivitas finansial yang selesai.
Sementara itu, Equity dihitung dengan formula: Equity = Balance + Keuntungan/Kerugian Mengambang (Floating Profit/Loss) Keuntungan atau kerugian mengambang adalah keuntungan atau kerugian dari posisi trading Anda yang masih terbuka dan belum direalisasi. Angka ini terus berubah setiap detik seiring dengan fluktuasi harga pasar.
3. Sifat Perubahan
Balance memiliki sifat yang statis atau tidak berubah secara real-time kecuali ada tindakan finansial yang selesai. Misalnya, jika Anda memiliki Balance $1.000 dan membuka posisi trading, Balance Anda akan tetap $1.000 sampai posisi tersebut ditutup.
Sebaliknya, Equity memiliki sifat yang dinamis atau berubah secara real-time. Setiap kali harga aset yang Anda trade-kan bergerak, keuntungan atau kerugian mengambang Anda akan berubah, dan secara otomatis Equity Anda juga akan berubah. Ini adalah angka yang selalu berfluktuasi selama pasar buka dan Anda memiliki posisi terbuka.
4. Indikator Kesehatan Akun
Balance seringkali dianggap sebagai indikator modal awal yang tersedia untuk trading atau modal yang tersisa setelah semua trade ditutup. Ini penting untuk mengetahui berapa banyak dana yang bisa Anda tarik atau gunakan untuk membuka trade baru jika Anda tidak memiliki posisi terbuka.
Equity, di sisi lain, adalah indikator kesehatan akun real-time yang paling akurat. Ini menunjukkan berapa banyak uang yang sebenarnya Anda miliki di akun Anda saat ini, termasuk dampak dari trade yang sedang berjalan. Equity adalah angka yang digunakan broker untuk menghitung margin level dan menentukan apakah Anda berisiko mengalami margin call atau stop out.
5. Relevansi dengan Posisi Terbuka
Balance tidak terpengaruh oleh posisi trading yang masih terbuka. Keuntungan atau kerugian dari trade yang belum ditutup tidak akan terlihat pada Balance.
Equity sangat terpengaruh oleh posisi trading yang masih terbuka. Ini adalah metrik yang secara langsung mencerminkan dampak dari floating profit atau loss Anda. Jika Anda memiliki banyak posisi yang merugi secara mengambang, Equity Anda akan jauh lebih rendah dari Balance Anda.
6. Pengaruh Terhadap Margin Level dan Margin Call
Balance tidak digunakan secara langsung dalam perhitungan margin level atau penentuan margin call. Margin level dihitung berdasarkan Equity.
Equity adalah faktor kunci dalam perhitungan margin level (rasio Equity terhadap Used Margin). Ketika Equity Anda turun karena kerugian mengambang, margin level Anda juga akan turun. Jika margin level mencapai ambang batas kritis yang ditentukan oleh broker, Anda akan menerima margin call (peringatan untuk menambah dana atau menutup posisi) atau bahkan stop out (broker secara otomatis menutup posisi Anda yang merugi). Oleh karena itu, Equity adalah angka yang harus selalu dipantau oleh trader untuk menghindari margin call.
7. Ketersediaan untuk Penarikan
Dana yang dapat Anda tarik dari akun trading Anda biasanya didasarkan pada Free Margin Anda, yang merupakan bagian dari Equity. Anda tidak dapat menarik dana yang sedang digunakan sebagai Used Margin untuk posisi terbuka.
Secara umum, Anda hanya dapat menarik dana yang merupakan bagian dari Balance Anda setelah semua posisi ditutup dan tidak ada floating loss yang melebihi Balance.
Equity adalah gambaran total dana Anda, tetapi tidak semua Equity selalu tersedia untuk penarikan. Hanya Free Margin (Equity dikurangi Used Margin) yang dapat ditarik. Jika Equity Anda lebih rendah dari Balance karena floating loss, maka jumlah yang dapat ditarik akan lebih kecil, atau bahkan tidak ada sama sekali jika floating loss sangat besar.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

