

Market Analysis
Tarif Trump dan Risiko Tenaga Kerja Picu Pelemahan Dolar AS

Gencatan senjata antara Israel dan Iran telah meningkatkan selera risiko para investor dan mengurangi permintaan aset-aset safe-haven, seperti Dolar AS. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun tajam ke dekat 98,10 dari tertinggi dua minggu 99,42 yang dicatat pada hari Senin (23/6).
Alasan lain di balik lemahnya Dolar AS adalah perubahan sikap dari para pejabat Federal Reserve (The Fed) mengenai prospek kebijakan moneter yang cenderung dovish. Pada hari Senin, Gubernur The Fed, Michelle Bowman, mengisyaratkan bahwa dia terbuka dengan memotong suku bunga secepat pertemuan kebijakan bulan Juli di tengah kekhawatiran yang meningkat pada pasar tenaga kerja. "Saatnya untuk mempertimbangkan penyesuaian suku bunga kebijakan, dan kami [The Fed] harus memberikan lebih banyak perhatian pada risiko-risiko negatif pada pasar tenaga kerja ke depan," kata Bowman.
Panduan kebijakan moneter dovish dari Bowman telah menyebabkan sedikit peningkatan dalam ekspektasi pasar pada penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Juli. Menurut alat CME FedWatch, probabilitas bagi The Fed untuk mengurangi suku bunga bulan depan telah meningkat menjadi 22,7% dari 14,5% yang tercatat pada hari Jumat.
Di kawasan Zona Euro, para pejabat Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) telah menjadi khawatir terhadap prospek ekonomi akibat kebijakan tarif yang diumumkan oleh Presiden AS, Trump. Beberapa pejabat ECB, termasuk Presiden Christine Lagarde, telah memperingatkan tentang risiko-risiko negatif pada pertumbuhan ekonomi dan menyebutkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan inflasi di dekat target 2%.
Pada hari Senin, Christine Lagarde mengatakan dalam pernyataan yang disiapkan di depan komite ekonomi parlemen Eropa bahwa data survei mengarah ke "beberapa prospek yang lebih lemah untuk aktivitas ekonomi dalam jangka pendek". "Risiko-risiko pada prospek pertumbuhan tetap condong ke sisi negatif," tambah Lagarde
Data PMI AS yang beragam dan pernyataan dovish dari pejabat Federal Reserve (Fed) memicu spekulasi tentang kemungkinan pemangkasan suku bunga pada bulan Juli.
Hal ini, bersama dengan kekhawatiran tentang memburuknya kondisi fiskal AS dan kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang tidak menentu, mendorong beberapa aksi jual Dolar AS (USD) untuk hari kedua berturut-turut. Ini, pada gilirannya, dapat memberikan dukungan bagi harga Emas.
Para pedagang mungkin juga memilih untuk menunggu kesaksian Ketua Fed Jerome Powell untuk petunjuk tentang jalur pemangkasan suku bunga dan menempatkan taruhan terarah baru di sekitar logam kuning yang tidak berimbal hasil.
Laporan bahwa Menteri Ekonomi Jepang Ryosei Akazawa sedang mengatur kunjungan ketujuhnya ke AS paling cepat pada 26 Juni memicu harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-Jepang menjelang batas waktu 9 Juli untuk tarif timbal balik AS yang tinggi.
Ini dianggap sebagai faktor lain yang mendukung JPY, yang tampaknya tidak terpengaruh oleh kesepakatan gencatan senjata Israel-Iran dan menunjukkan bahwa jalur yang paling mungkin bagi pasangan mata uang USD/JPY adalah ke sisi bawah.
Namun, para pedagang mungkin menahan diri dari menempatkan taruhan agresif dan memilih untuk menunggu kesaksian Kongres Ketua The Fed Jerome Powell.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.
