

Market Analysis
IHSG Dibuka Menguat 0,45% Jelang Pengumuman BI Rate

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (21/5/2025), dibuka menguat. Pada pukul 9.10, indeks mencatat kenaikan 31,65 poin atau setara dengan menguat 0,45% ke level 7.126.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat 2,14 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,65 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 133.708 kali.
Sebanyak 258 saham menguat, dan 163 saham melemah. Sementara, 196 saham tidak bergerak.
Mencermati analisis saham di perdagangan hari ini, Rabu (21/5/2025), BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG sedang menantikan hasil pengumuman tingkat suku bunga Bank Indonesia yang akan diadakan pada hari ini dengan support terdekat pada 7.038.
“Resistance IHSG 7.145,” sebut riset BRI Danareksa Sekurita
Kemarin, pelemahan terjadi disebabkan oleh pergerakan harga yang terbentur area penting garis MA–200 nya di 7.145 tersebut.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ERAA, UNIQ, dan TAPG.
Di sisi yang sama, Phintraco Sekuritas menyebut pasar akan mencermati hasil RDG BI di mana menurut konsensus BI akan menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5% pada pertemuan Mei 2025 dari 5,75% di April 2025, deposit facility rate ke 4,75% dari 5,0%, serta lending facility rate ke 6,25% dari 6,5%.
“Penurunan BI rate ini diprediksi sejalan dengan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ditengah penguatan nilai tukar rupiah dan laju inflasi yang terkendali.”
IHSG menguat dipicu oleh berita surplus APBN per April 2025 sebesar Rp4,3 triliun dari defisit Rp104,2 triliun di tiga bulan pertama 2025. Penguatan rupiah dan ekspektasi penurunan BI Rate juga menjadi faktor positif.
Secara teknikal, dengan indikator Stochastic yang menunjukkan pullback dan MACD yang cenderung sideways, diperkirakan IHSG konsolidatif pada rentang 7.050–7.180.
Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah SIDO, SMRA, ASRI, PWON, dan ANTM.
Kemudian MNC Sekuritas memaparkan, area penguatan IHSG saat ini diperkirakan akan menguji area 7.218–7.227.
“Kami memperkirakan, posisi pergerakan IHSG sudah berada di akhir wave (v) dari wave [a] pada label hitam. Hal tersebut berarti, penguatan IHSG sudah mulai terbatas dan rawan berbalik terkoreksi,” mengutip tulisan riset MNC Sekuritas.
Saham-saham pilihan versi MNC Sekuritas meliputi CLEO, PANI, PSAB, dan TLKM.
Sedangkan, ruang profit taking setelah IHSG naik signifikan dalam beberapa hari, melemahnya komoditas di hari ini, serta keluarnya dana asing setelah beberapa hari masuk ke pasar, menjadi sentimen pemberat IHSG di perdagangan hari ini, mengutip Panin Sekuritas.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” tulis riset harian Panin Sekuritas.
Jika hari ini IHSG melemah di bawah MA–5 7.060 sampai dengan support psikologis 7.000, maka ada kemungkinan IHSG melanjutkan pelemahan menuju support selanjutnya yaitu MA–20 dan MA–50 di 6.722–6.837.
“Area ini diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG demi tercipta trend naik yang solid.”

