

Market Analysis
Harga Minyak Tertekan oleh Ketidakpastian Impor dari China

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terus mengalami tekanan ditengah kekhawatiran pasar mengenai permintaan impor minyak dari China dan proyeksi penambahan pasokan. Kondisi pasar minyak saat ini menghadirkan tantangan untuk tren bullish, dengan kemungkinan harga mengalami penurunan lebih lanjut.
Pada hari Selasa (2/9), WTI diperdagangkan di sekitar $73,30, mencerminkan kondisi pasar yang bergejolak akibat kombinasi faktor ekonomi global. Salah satu faktor utama yang membebani harga WTI adalah melambatnya aktivitas manufaktur di China, negara pengimpor minyak terbesar di dunia. Data terbaru dari Biro Statistik Nasional menunjukkan bahwa Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur China turun menjadi 49,1 pada bulan Agustus, menandai level terendah dalam enam bulan terakhir. Angka ini jauh di bawah konsensus pasar, yang sebelumnya diperkirakan akan mencapai 49,5. Penurunan ini mencerminkan melemahnya permintaan minyak dari China, yang secara signifikan membebani harga WTI.
Calendar:

Emas terus terkoreksi turun akibat dari USD yang terus menguat. Saat ini Indeks Dollar Amerika ada di level tertinggi 2 minggu terakhir. Harga Emas sedang mencoba mengetest kembali harga terendahnya di minggu ini.
Kekhawatiran terhadap permintaan impor minyak dari China terus membebani harga WTI sampai saat ini. Pasokan yang di proyeksikan akan ditambah semakin membebani harga WTI.
Yen mencapai 147,10 per dolar pada perdagangan awal sesi Asia di hari Selasa. Berdasarkan dari kombinasi indikator Moving Average yang terbentuk saat ini menunjukan bahwa Trend Bullish semakin mendominasi. Lalu proyeksi harga untuk hari ini USD/JPY berpotensi naik.
Euro terakhir berada di $1,1060, tidak jauh dari level terendah dua minggu di $1,1042 yang dicapai pada sesi sebelumnya di hari Senin. Berdasarkan dari kombinasi indikator Moving Average yang terbentuk saat ini menunjukan bahwa Trend Bullish semakin memudar dalam waktu dekat. Lalu proyeksi harga untuk hari ini EUR/USD berpotensi turun.
Libur Buruh yang terjadi pada hari Senin kemarin membuat bursa di Wallstreet tidak begitu banyak bergerak. Berdasarkan dari kombinasi indikator Moving Average yang terbentuk saat ini menunjukan bahwa harga masih cenderung sideways. Lalu proyeksi harga untuk hari ini NAS11 / NASDAQ masih berpotensi turun.
Download segera aplikasi Dupoin #One-Stop Trading Platform agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya seputar dunia trading atau investasi lainnya, dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER
Investasi Derivatif melibatkan risiko kerugian yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda investasikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
Kebijakan Privasi
PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures untuk keperluan internal. PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h PT. Deu Calion Futures dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. DUPOIN FUTURES INDONESIA d/h
PT. Deu Calion Futures dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki risiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

