English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Inflasi Selandia Baru Turun, Suku Bunga RBNZ Masih Bisa Naik

Geraldo Kofit · 1 Views

Global News

US Unemployment Claims Pasar Menantikan Sinyal Terbaru Kekuatan Tenaga Kerja AS

Pasar keuangan akan mencermati rilis US Initial Jobless Claims pada Kamis, 22 Oktober 2026, yang diperkirakan naik tipis menjadi 200 ribu klaim dari sebelumnya 199 ribu. Klaim yang tetap rendah menunjukkan tingkat PHK masih terkendali, meskipun perlambatan perekrutan mulai menjadi perhatian investor. Data ini menjadi indikator penting untuk menilai ketahanan pasar tenaga kerja dan prospek ekonomi AS.

Hasil rilis dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed. Klaim di bawah perkiraan berpotensi mendukung penguatan USD karena pasar tenaga kerja dinilai masih solid, sedangkan klaim yang lebih tinggi dapat menekan USD akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi. Namun, reaksi pasar juga akan dipengaruhi oleh data inflasi dan prospek kebijakan moneter. (Investing)

New Zealand Inflation Melambat, Namun Peluang Kenaikan Suku Bunga RBNZ Tetap Terbuka

Inflasi tahunan Selandia Baru pada kuartal III 2026 melambat menjadi 3,7% dari sebelumnya 4,1%, sementara inflasi kuartalan naik 0,7%, di bawah ekspektasi pasar sebesar 0,8%. Meski tekanan inflasi mulai mereda, angka tahunan masih berada di atas target Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) sebesar 1–3%. Tekanan harga dari bahan bakar dan biaya konstruksi juga masih menjadi perhatian.

Data yang lebih rendah dari perkiraan sempat menekan NZD, tetapi peluang kenaikan suku bunga RBNZ pada pertemuan pekan depan tetap kuat karena inflasi inti masih relatif tinggi. NZD berpotensi menghadapi tekanan jangka pendek akibat melambatnya    inflasi,    sementara    ekspektasi    kebijakan moneter yang lebih ketat dapat membatasi pelemahannya. (Reuters)

 

Calendar:

Calendar 9 Oct.png

 

 

Peringatan Risiko: Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi dan edukasi. Seluruh konten di atas tidak dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, ajakan, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen investasi apa pun.  Perdagangan aset finansial (Saham, Forex, Komoditas) melibatkan risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kehilangan modal. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari keputusan investasi pembaca. DYOR (Do Your Own Research) sangat disarankan

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.