Harga emas berpotensi bergerak mixed pada sesi New York. Sentimen positif datang dari pelemahan dolar AS dan meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed setelah pasar mencermati data ekonomi terbaru.
Harga Emas Antam turun pada hari ini Selasa, 4 Agustus 2026, setelah harga emas dunia berakhir mixed.
Goldman Sachs memproyeksi harga minyak mentah jenis Brent akan tetap berada di kisaran US$ 80 hingga US$ 90 per barel hingga ada konfirmasi kesepakatan nuklir antara Amerika Serikat (AS)-Iran yang baru atau peningkatan serangan yang signifikan.
Kontrak berjangka (futures) indeks saham Amerika Serikat bergerak menguat seiring meningkatnya optimisme terhadap dimulainya negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran
Nikkei berpotensi melanjutkan penguatan setelah menyelesaikan secondary trend dan membentuk swing low yang kuat di support 62.626.
AUDUSD berpotensi melanjutkan penguatan setelah membentuk swing low yang kuat di support 0.69961 pada timeframe H4
Saham American Express (AXP) berpotensi melanjutkan penguatan setelah memasuki fase reversal dari bearish menjadi bullish.
WTI masih tertahan di support kuat 78.97 yang berpotensi menjadi area rebound. Sinyal ini didukung oleh Bullish Divergence pada indikator Stochastic,
Pergerakan Gold masih dipengaruhi oleh arah Dolar AS, imbal hasil US Treasury, serta ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Harga emas dunia ditutup naik pada perdagangan kemarin. Harga sang logam mulia sedang fluktuatif akhir-akhir ini.